https://www.antaranews.com/berita/737697/presiden-ajak-kembali-pada-
semangat-persatuan-dan-kepedulian
Presiden ajak kembali pada
semangat persatuan dan
kepedulian
Kamis, 16 Agustus 2018 10:12 WIB
Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla
(kanan) bersiap menyampaikan Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR
2018 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis
(16/8/2018). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo mengajak seluruh anak-anak
bangsa untuk kembali pada semangat persatuan Indonesia serta
semangat kepedulian dan berbagi pada sesama anak bangsa tanpa
membeda-bedakan asal usul suku, agama, ataupun golongan.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat menyampaikan pidato Presiden RI di
depan Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2018 di Ruang Rapat Paripurna Gedung
Nusantara MPR/DPR/DPD RI Senayan, Jakarta, Kamis, menegaskan bahwa
semangat persatuan dan kepedulian akan membawa kejayaan Indonesia.
"Saya yakin, jika bangsa Indonesia mau tetap bersatu, berbagi, dan
peduli pada sesama anak bangsa maka Indonesia bukan lagi hanya sekadar
nama ataupun gambar sederetan pulau di peta dunia, melainkan menjadi
sebuah kekuatan yang disegani oleh bangsa-bangsa lain di dunia," katanya.
Presiden juga yakin dengan semangat persatuan, peduli, dan berbagi,
ditambah dengan kerja bersama, Indonesia akan mampu menghadapi seluruh
tantangan masa depan, mencapai prestasi bangsa hingga menjadi Indonesia
maju yang gemilang.
Pada kesempatan itu, hadir Wapres Jusuf Kalla dan Hj Mufidah Kalla,
Ketua, para Wakil Ketua, dan para Anggota MPR RI, Ketua, para Wakil
Ketua, dan para Anggota Lembaga-Lembaga Negara, para Menteri Kabinet
Kerja dan Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Presiden Ketiga
Republik Indonesia BJ Habibie, dan Presiden Kelima Republik Indonesia
Megawati Soekarnoputri.
Hadir pula Mantan Wapres Try Sutrisno dan Boediono, serta para Duta
Besar negara sahabat.
*Baca juga: Presiden: ada momentum saat perbedaan politik disingkirkan
<https://www.antaranews.com/berita/737691/presiden-ada-momentum-saat-perbedaan-politik-disingkirkan>*
Pewarta: Hanni Sofia
Editor: Sigit Pinardi
COPYRIGHT © ANTARA 2018