Pesan Ahok di Buku: Pemimpin Itu Soal Mentalitas, Kapasitas dan..

Reporter:


       Imam Hamdi

Editor:


       Dwi Arjanto

Jumat, 17 Agustus 2018 06:31 WIB

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat diwawancarai TEMPO di Balai Kota Jakarta, 27 Agustus 2015. Dok.TEMPO/FrannotoBasuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat diwawancarai TEMPO di Balai Kota Jakarta, 27 Agustus 2015. Dok.TEMPO/Frannoto

*TEMPO.CO*,*Jakarta*-Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama aliasAhok<https://metro.tempo.co/read/1117822/kenapa-buku-kebijakan-ahok-mahal-ini-pertimbangannya>mempunyai pesan bagi warga yang mau membeli buku karyanya yang baru diluncurkan di Gedung Filateli, Jakarta Pusat, Kamis, 16 Agustus 2018.

Buku setebal 331 halaman tersebut berjudul KebijakanAhok <https://www.tempo.co/tag/ahok>.

*Baca :Hari Ini Ahok Luncurkan Buku di Gedung Filateli, Apa Saja Isinya? <https://metro.tempo.co/read/1117799/hari-ini-ahok-luncurkan-buku-di-gedung-filateli-isinya-apa-saja>*

"Kepada yang terhormat pembeli buku saya. Terima kasih atas dukungannya, dengan membeli buku ini merupakan salah satu bentuk kontribusi kepada saya agar bisa melanjutkan memperjuangkan kebenaran, kejujuran, perikemanusiaan dan keadilan sosial. Salam BTP, Ahok, Mako Brimob Agustus 2018," kata Ahok melalui tulisan tangannya di bukunya.

Dalam buku tersebut juga ada kutipan pernyataan Ahok lainnya. Salah satunya Ahok, menulis bahwa pemimpin bukan masalah jabatan atau kedudukan, namun masalah mentalitas, kapasitas dan integritas.

Menurut staf Ahok, Mahdiah, buku tersebut ditulis Ahok untuk warga yang mau terjun ke dunia politik. Terutama mereka yang ingin masuk ke lembaga legislatif maupun eksekutif. "Buku ini berdasarkan kebijakan yang pernah dibuat Ahok, yang bisa menjadi pelajaran untuk semua orang," ucap Mahdiah, Kamis 16 Agustus 2018.

*Simak juga :*
*Anies: Pegawai Rayakan 17 Agustus di Lingkungan Masing-masing* <https://metro.tempo.co/read/1117859/anies-pegawai-rayakan-17-agustus-di-lingkungan-masing-masing>

Buku tersebut telah dicetak sebanyak 5 ribu ekslempar. Adapun buku tersebut dijual secara dalam jaringan atau daring di situs Basuki Tjahaja Purnama atau di media sosial @timbtp.

Buku KebijakanAhok <https://metro.tempo.co/read/1117373/sikapi-maruf-amin-tahun-depan-ahok-pastikan-waktu-kebebasannya>dibandrol seharga Rp 1 juta untuk satu ekslempar. Mahdiah mengatakan hasil penjualan buku tersebut bakal didonasikan untuk warga yang meminta pertolongan kepada Ahok. "Sebab, meski berada di dalam penjara masih banyak warga yang meminta bantuan kepada Pak Ahok," demikian Mahdiah.





















 Begini Buku Ahok Disusun Bertahap dari Tulisan Tangan di Penjara



Reporter:


       Imam Hamdi

Editor:


       Dwi Arjanto

Jumat, 17 Agustus 2018 06:06 WIB
0KOMENTAR <https://metro.tempo.co/read/1117843/begini-buku-ahok-disusun-bertahap-dari-tulisan-tangan-di-penjara/full&Paging=Otomatis#comments>
000
#
#

#


#



Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. TEMPO/Subekti <https://statik.tempo.co/data/2017/12/26/id_672213/672213_720.jpg>

Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. TEMPO/Subekti

*TEMPO.CO*,*Jakarta*- Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaya Purnama meluncurkan buku dengan judul Kebijakan Ahok di Gedung Filateli, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Kamis siang, 16 Agustus 2018.

Peluncuran buku secara sederhana dihadiri beberapa tokoh, termasuk mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat yang pernah menjadi wakilAhok <https://metro.tempo.co/read/1117667/beredar-undangan-peluncuran-buku-inikah-kejutan-dari-ahok>.

*Baca :Hari Ini Ahok Luncurkan Buku di Gedung Filateli, Isinya Apa Saja? <https://metro.tempo.co/read/1117799/hari-ini-ahok-luncurkan-buku-di-gedung-filateli-isinya-apa-saja>*

Staf Ahok, Sakti Budiono mengatakan buku ini merupakan karya yang dibuatnya untuk persiapan orang yang mau masuk ke lembaga legislatif maupun eksekutif.

Buku setebal 331 halaman ini merupakan pemikiran Ahok yang dituangkannya dalam tulisan tangan selama di penjara. Isi buku ini merupakan kebijakan yang pernah dilakukannya selama mengabdi di lembaga legislatif maupun eksekutif.

Sakti mengatakan selama di penjara Ahok hampir setiap hari menulis. Nah, dirinya bersama staf Ahok lainnya saban pekan selalu datang untuk mengambil tulisan tangan tersebut.

Mantan Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menunjukan buku karya Basuki Tjahaja Putnama berjudul Kebijakan Ahok di Gedung Filateli, Sawah Besar, Jakarta Pusat, 16 Agustus 2018. TEMPO/Imam Hamdi

"Buku itu kami susun berdasarkan dari tulisan tangan yang diserahkan Pak Ahok sendiri," tutur Sakti tentang buku yang bersampul foto lanskap udara Lapangan Banteng, Jakarta Pusat yang sudah direvitalisasi tersebut.

Ahok divonis bersalah atas dakwaan penistaan agama di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Auditorium Kementerian Pertanian, Jalan Harsono RM, Ragunan, Jakarta Selatan.

Ahok didakwa telah menyatakan perasaan permusuhan, kebencian, atau penghinaan terhadap suatu atau beberapa golongan rakyat Indonesia oleh jaksa penuntut umum (JPU).

*Simak pula :*
*Pergub Kenaikan Tarif Rusunawa Dicabut, Ini Arahan Anies Baswedan* <https://metro.tempo.co/read/1117750/pergub-kenaikan-tarif-rusunawa-dicabut-ini-arahan-anies-baswedan>

Atas tindakannya, Ahok didakwa dengan pasal berlapis, yakni Pasal 156a atau Pasal 156 KUHP. Namun jaksa menilai Ahok terbukti dalam dakwaan alternatif kedua, yakni menghina golongan tertentu.

Ahok <https://metro.tempo.co/read/1117618/siang-ini-ahok-akan-blak-blakan-bicara-soal-kebijakannya>diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun atau pidana denda paling banyak Rp 4.500. Jaksa menuntut Ahok dipidana penjara selama 1 tahun dengan masa percobaan selama 2 tahun.



---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke