https://bali.antaranews.com/berita/131009/anggota-dpr-bbm-satu-harga-
terobosan-pembangunan
Anggota DPR: BBM satu harga
terobosan pembangunan
Sabtu, 18 Agustus 2018 18:44 WIB
Illustrasi- Sebuah mobil tangki mengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM)
melintasi kawasan Siantan usai dilepas Presiden Joko Widodo dari
Terminal BBM Pertamina Pontianak, Kalbar. Berdasarkan roadmap yang telah
ditetapkan pemerintah, Program BBM Satu Harga diwujudkan dengan
pendirian lembaga penyalur di wilayah 3T (tertinggal, terdepan, dan
terluar) yang ditargetkan 150 titik, terhitung dari tahun 2017 hingga
2019. (ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang)
Jakarta (Antaranews Bali) - Anggota Komisi II DPR Firman Subagyo
menyatakan bahwa program BBM Satu Harga yang telah diluncurkan
pemerintahan Presiden Joko Widodo merupakan salah satu terobosan
pembangunan yang berhasil.
"Banyak keberhasilan yang sudah tercapai dan Presiden berani melakukan
sebuah terobosan dalam pembangunan," kata Firman dalam rilis, Sabtu.
Menurut politisi Partai Golkar itu, indikator keberhasilan itu dapat
dilihat antara lain dari harga BBM yang setara antara Papua dengan
wilayah lainnya di Indonesia.
Sementara itu, Direktur Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan, Abdul
Halim mengatakan, program BBM Satu Harga terutama di kawasan perairan
pelosok merupakan hal yang dinilai sangat bermanfaat bagi nelayan
tradisional.
"Kebijakan (BBM Satu Harga) ini sangat bermanfaat untuk nelayan jika
dilaksanakan secara konsisten dan transparan," kata Abdul Halim.
Menurut Abdul Halim, program tersebut dinilai bermanfaat mengingat 60-70
persen ongkos produksi nelayan biasanya adalah untuk membeli BBM.
Abdul Halim juga menginginkan agar Pertamina dapat menyosialisasikan
berbagai program terkait dengan efisiensi pemakaian BBM dan teknologi
tepat guna.
Hal tersebut, lanjutnya, juga bermanfaat dalam rangka menghemat ongkos
produksi dan menjamin kelestarian ekosistem laut.
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Reforminer Institute Komaidi Notonegoro
menyarankan program BBM Satu Harga harus terus dilanjutkan dengan
memakai pembiayaan APBN agar tidak mengganggu keuangan PT Pertamina
(Persero).
"Saran saya silahkan dilanjutkan, tetapi dengan melalui mekanisme
penganggaran yang benar yaitu APBN," katanya ketika dihubungi Antara di
Jakarta, Rabu (26/7).
Komaidi mengatakan kalau tetap memakai anggaran Pertamina, maka program
BBM Satu Harga ke depannya bakal menggerus laba BUMN migas tersebut.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa secara kebijakan, tujuan program BBM
Satu Harga merupakan hal yang bagus dan mulia. (WDY)
Pewarta : *M Razi Rahman*
<https://bali.antaranews.com/berita/131009/anggota-dpr-bbm-satu-harga-terobosan-pembangunan#>
Editor: Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2018