*HTI Respons soal Panji Khilafah dalam Aksi #2019GantiPresiden*
*Ihsan Dalimunthe*, CNN Indonesia | Selasa, 28/08/2018 09:03 WIB
Bagikan :
HTI Respons soal Panji Khilafah dalam Aksi #2019GantiPresidenJubir HTI
Ismail Yusanto menduga ada peran kontra intelijen yang berusaha
menggiring opini bahwa gerakan #2019GantiPresiden bukan murni aspirasi
rakyat. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)
Jakarta, CNN Indonesia -- Juru bicara *Hizbut Tahrir Indonesia
<https://www.cnnindonesia.com/tag/hizbut-tahrir-indonesia>*(HTI) Ismail
Yusanto menepis tudingan yang dilontarkan kubu pendukung pemerintah
*Joko Widodo <https://www.cnnindonesia.com/tag/jokowi>*dan Gerakan
Pemuda Anshor soal aksi 2019 ganti presiden ditunggangi kelompoknya.
"Itu tudingan yang ngawur dan salah besar," tegas Ismail
kepada/CNNIndonesia.com/, Selasa (28/8).
Tudingan tersebut kata Ismail telah melecehkan masyarakat dan pelopor
gerakan*#2019GantiPresiden
<https://www.cnnindonesia.com/tag/2019-ganti-presiden>*. Kubu pro
pemerintah diyakini Ismail sedang menggiring opini sesat seolah-olah
gerakan 2019 ganti presiden tidak punya aspirasi sendiri dan mudah
diperintah oleh kelompok tertentu.
Lihat juga:
Kubu Jokowi Tuding HTI Tunggangi #2019GantiPresiden
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180827173213-32-325280/kubu-jokowi-tuding-hti-tunggangi-2019gantipresiden/>
Ismail meyakini keberadaan spanduk ataupun bendera HTI di tengah-tengah
deklarasi ganti presiden di setiap daerah adalah ulah intelijen. Dia
menjamin tidak ada instruksi ataupun keinginan anggota HTI untuk
memasang spanduk ataupun membawa bendera saat aksi.
"Jadi itu kontra intelijen. Ada yang sengaja memasang untuk mengecilkan
peran gerakan 2019 ganti presiden. Kami tidak pernah bawa bendera HTI
atau pasang spanduk khilafah atau negara Islam Indonesia. Itu kerjaan
orang tidak bertanggung jawab," ungkap Ismail.
Lebih lanjut, Ismail menekankan anggota HTI masih menjadi bagian dari
masyarakat Indonesia yang memiliki keinginan dan harapan di pemilu
presiden (pilpres) 2019 mendatang.
Lihat juga:
Kontra Intelijen Dituding Kaitkan HTI dan #2019GantiPresiden
<https://www.cnnindonesia.com/nasional/20180827194637-32-325324/kontra-intelijen-dituding-kaitkan-hti-dan-2019gantipresiden/>
Sebagai bagian dari umat yang memiliki aspirasi yang sama, kata Ismail,
anggota HTI juga ingin menjalankan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI)
yang menegaskan pemimpin yang ingkar janji tidak layak memimpin republik
ini.
Tak hanya itu, Ismail juga mengungkapkan anggota HTI ikut mendukung
gerakan #2019GantiPresiden karena menurut mereka rezim saat ini sudah
berbuat zalim terhadap gerakan dakwah dan ormas umat Islam.
Pihaknya kemudian mengkritisi sikap Presiden Jokowi sampai hari ini
tidak mau berkomentar soal banyaknya persekusi terhadap warganya terkait
aksi 2019 ganti presiden.
"Rakyatnya dipersekusi tapi presiden diam saja. Itu artinya dia setuju
rakyatnya berkonflik," pungkas Ismail.
Ilustrasi. HTI membantah pasang bendera dan spanduk pro khilafah di aksi
2019 ganti presiden. (CNN Indonesia/Tiara Sutari)
Logo PKS dan HTI memang terpampang pada sejumlah spanduk deklarasi
#2019GantiPresiden di sejumlah lokasi di Pontianak, Kalimantan Barat dan
juga di Surabaya Jawa Timur.
Selain memuat slogan #2019GantiPresiden serta foto Mardani dan Neno
Warisman, dalam spanduk itu juga memuat tulisan 'saatnya khilafah
ditegakkan'.
Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyatakan
ada aktivitas kontra intelijen di balik pemasangan spanduk
#2019GantiPresiden berlogo HTI dan PKS di sejumlah lokasi di Pontianak,
Kalimantan Barat.
Menurutnya, pemasangan spanduk itu ditujukan untuk mendiskreditkan
kampanye #2019GantiPresiden.
"Saya melihat ini kontra intelijen. Ada yang melakukan untuk
mendiskreditkan," ujar Mardani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (27/8).
<https://twitter.com/ulinyusron/status/1033961373556850688/photo/1>
View image on Twitter
<https://twitter.com/ulinyusron/status/1033961373556850688/photo/1>View
image on Twitter
<https://twitter.com/ulinyusron/status/1033961373556850688/photo/1>
<https://twitter.com/ulinyusron>
IG: ulinyusron*✔*@ulinyusron
<https://twitter.com/ulinyusron>
<https://twitter.com/ulinyusron/status/1033961373556850688>
Mereka mau ganti sistem negara. Kalau ini salah coba tes beranikah
Prabowo-Sandi menyatakan Bubarkan HTI? Pasti gak berani, karena
dendam HTI pada Jokowi secara sadar dikapitalisasi untuk dukung
Prabowo. Massa HTI jg secara sadar rela diperalat Prabowo. Kongsi
sama2 sadar!
2:16 PM - Aug 27, 2018
<https://twitter.com/ulinyusron/status/1033961373556850688>
* 207 <https://twitter.com/intent/like?tweet_id=1033961373556850688>
* 319 people are talking about this
<https://twitter.com/ulinyusron/status/1033961373556850688>
Twitter Ads info and privacy <https://support.twitter.com/articles/20175256>
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com