https://news.detik.com/berita/d-4192167/andi-arief-atau-bawaslu-yang-malas-usut-mahar-pilpres-
rp-1-triliun
Jumat 31 Agustus 2018, 20:05 WIB
Andi Arief atau Bawaslu yang 'Malas' Usut
Mahar Pilpres Rp 1 Triliun?
Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4192167/andi-arief-atau-bawaslu-yang-malas-usut-mahar-pilpres-rp-1-triliun#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-4192167/andi-arief-atau-bawaslu-yang-malas-usut-mahar-pilpres-rp-1-triliun#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4192167/andi-arief-atau-bawaslu-yang-malas-usut-mahar-pilpres-rp-1-triliun#>
50 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-4192167/andi-arief-atau-bawaslu-yang-malas-usut-mahar-pilpres-rp-1-triliun#>
Andi Arief atau Bawaslu yang Malas Usut Mahar Pilpres Rp 1 Triliun? Andi
Arief (Muhammad Adimaja/Antara Foto)
*Jakarta* - Tudingan 'malas' membumbui drama penghentian laporan dugaan
mahar Rp 1 triliun dari Sandiaga Uno ke PAN dan PKS untuk posisi calon
wakil presiden Prabowo Subianto. Andi Arief selaku informan utama dalam
perkara menyebut Bawaslu RI malas menyelidiki dugaan seserahan politik
tersebut.
Keterangan Andi Arief
<https://www.detik.com/tag/andi-arief/?_ga=2.180958055.1533574145.1535682348-487655751.1535682347>,
yang merupakan Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, amat
dibutuhkan Bawaslu guna membuka terang laporan yang diajukan Frits Bramy
Daniel, Wakil Ketua Umum LSM Federasi Indonesia Bersatu, pada 14 Agustus
2018. Dua kali dipanggil, Andi Arief mangkir.
"Komentar saya, Bawaslu nggak serius dan pemalas," kata Andi Arief,
Jumat (31/8/2018).
*Baca juga: *Disebut Pemalas, Bawaslu: Yang Nggak Serius Andi Arief
<https://news.detik.com/read/2018/08/31/132452/4191271/10/disebut-pemalas-bawaslu-yang-nggak-serius-andi-arief>
Andi punya alasan mengapa dirinya memilih absen dari panggilan Bawaslu.
Dia pulang kampung ke Lampung lantaran kesehatan orang tuanya yang
menurun. Lebih dari itu, Andi pernah bercerita sedang dalam bahaya
lantaran mengaku diancam elite partai politik tertentu.
Staf Khusus Presiden Bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam pada era
Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono itu sempat menawarkan
opsi-opsi agar Bawaslu tetap bisa meminta keterangan darinya.
"Pertama, /video call/. Cara ini bisa membantu saya memberi klarifikasi.
Kedua, saya menulis klarifikasi yang saya tanda tangani. Ketiga, saya
melakukan klarifikasi di Bawaslu Lampung," jelas Andi.
*Baca juga: *Mahar Rp 1 T Sandi Tak Bisa Dibuktikan, Andi Arief: Bawaslu
Pemalas
<https://news.detik.com/read/2018/08/31/104640/4190990/10/mahar-rp-1-t-sandi-tak-bisa-dibuktikan-andi-arief-bawaslu-pemalas>
Versi cerita Andi Arief, usul dirinya tak digubris Bawaslu
<https://www.detik.com/tag/tudingan-mahar-rp-1-triliun/?_ga=2.180958055.1533574145.1535682348-487655751.1535682347>.
Walhasil, laporan yang telah teregistrasi dengan nomor
01/LP/PP/RI/00.00/VIII/2018 pada 16 Agustus 2018 itu terhenti lantaran
Bawaslu gagal mendapatkan keterangan Andi.
Lain Andi Arief, lain Bawaslu. Bagi Bawaslu, Andi Arief yang tak serius
dalam perkara ini.
"Aturannya memang klarifikasi di sini, bukan di sana. Berarti ini yang
nggak serius ini Pak Andi Arief, bukan kami," ujar anggota Bawaslu RI
Rahmat Bagja.
Siapa yang malas dalam perkara dugaan mahar dari Sandi ini?
*(gbr/van)*