*Pembinaan Komunitas Senasib Sepenanggungan Tiongkok-Afrika*
2018-09-04 11:22:38
http://indonesian.cri.cn/20180904/347cb5ff-d05e-1c23-5c0e-2cc06081a66f.html
Dalam acara pembukaan KTT Beijing Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika
(FOCAC) 2018, Presiden Tiongkok Xi Jinping menyampaikan pidato yang
berjudul: Bergandengan Tangan dan Senasib Sepenenanggungan demi
Perkembangan Bersama. Pidato itu berisi teori dan langkah baru yang akan
diambil Tiongkok demi masa depan Tiongkok-Afrika. Pidato tersebut
merupakan cetak biru perkembangan hubungan Tiongkok-Afrika.
Tiongkok dan Afrika selalu adalah komunitas senasib sepenanggungan.
Demikian disampaikan Presiden Xi Jinping di sela-sela kunjungannya di
Afrika pada lima tahun yang lalu. Penyimpulan itu berlandaskan pada
pengalaman sejarah, tugas pembangunan bersama dan kepentingan strategis
kedua pihak. Sejak Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika pertama pada 2000,
volume perdagangan Tiongkok dan Afrika telah meningkat 17 kali lipat,
investasi Tiongkok di negara-negara Afrika meningkat 100 kali lipat.
Kerja sama dan menang bersama menjadi unsur utama dalam hubungan
Tiongkok-Afrika pada abad ke-21.
Saat ini, Tiongkok tengah giat melakukan reformasi dan keterbukaan demi
merealisasi target pembangunan yang ditetapkan dalam Laporan Kongres
Nasional ke-19 PKT. Sementara itu, Afrika telah menyusun Agenda 2063
untuk mewujudkan industrialisasi, pluralisasi industri dan integrasi.
Akan tetapi, dunia tengah menghadapi transformasi besar-besaran, di mana
proteksionisme dan unilateralisme semakin meningkat, sehingga unsur
ketidakpastian dan instabilitas terus bertambah. Dalam latar belakang
itulah, Tiongkok dan Afrika telah menunjukkan keinginan kuat untuk
meningkatkan kerja sama. Kedua pihak juga memiliki tanggung jawab dan
kewajiban untuk bersama-sama memelihara perdagangan bebas serta sistem
multilateral global. Pembinaan komunitas senasib sepenanggungan
Tiongkok-Afrika yang lebih erat serta pemaduan perkembangan Tiongkok
dengan bantuan terhadap perkembangan Afrika menjadi kebutuhan zaman
sekarang.
Forum Kerja Sama Tiongkok-Afrika sudah berusia 18 tahun. Forum ini
melepaskan mentalitas Zero Sum Game dan membuka jalan kerja sama yang
saling menguntungkan, sehingga telah menciptakan contoh bagi pembinaan
komunitas senasib sepenanggungan umat manusia. Justru seperti apa yang
dikatakan oleh Presiden Gabon bahwa kesuksesan hubungan Tiongkok dengan
negara-negara Afrika adalah hubungan itu adalah tulus dan langsung, apa
lagi penuh dengan kepercayaan dan kehormatan.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com