https://www.antaranews.com/berita/745440/zulkifli-hasan-ingatkan-tak-boleh-
ada-keributan-jelang-pemilu-2019
Zulkifli Hasan ingatkan tak boleh
ada keributan jelang Pemilu 2019
Rabu, 5 September 2018 22:41 WIB
Ketua MPR, Zulkifli Hasan, berbicara tentang persatuan masyarakat
menjelang Pemilu 2019. Persatuan dan kesatuan Indonesia harus selalu
dijaga dan dipelihara dalam kondisi apapun. (MPR)
.... itu seperti pemilihan kepala desa, semua saudara kita. Makanya tidak
perlu ribut-ribut, tidak perlu berkelahi, dan jangan terpecah-belah...
Jakarta (ANTARA News) - Ketua MPR, Zulkifli Hasan, mengingatkan
masyarakat agar tetap rukun menjelang Pemilu 2019, sehingga tidak perlu
ada keributan, apalagi sampai bertentangan satu dengan yang lain.
"Pemilu itu seperti pemilihan kepala desa, semua saudara kita. Makanya
tidak perlu ribut-ribut, tidak perlu berkelahi, dan jangan
terpecah-belah," kata dia, dalam siaran pers yang diterima, di Jakarta
Rabu (6/9).
Yang suka terhadap Pak Jokowi, kata dia, silakan pilih Joko Widodo.
Demikian juga yang menyukai Prabowo Subianto, silakan memilih Prabowo
Subianto.
Yang penting tidak boleh ada ribut, apalagi perpecahan. Karena baik
Jokowi maupun Prabowo, keduanya adalah putra terbaik bangsa Indonesia.
Bahkan antara Jokowi dan Prabowo, keduanya berteman baik.
Pernyataan itu disampaikan dia, saat melaksanakan Dialog Empat Pilar
dengan masyarakat Desa Pekon Marga Mulya kecamatan Kelumbayan, Kabupaten
Tanggamus Lampung. Acara itu berlangsung di lapangan Desa Pekon Marga
Mulya, Rabu (5/9). Dialog Empat pilar, itu kerja sama MPR dengan Karang
Taruna Peking Marga Mulya.
Dalam negara demokrasi, kata dia, rakyat memiliki hak untuk menentukan
pemimpinnya. Karena itu, masyarakat tidak boleh menjual murah kekuasaan
untuk menentukan pemimpinnya itu. Tidak boleh menentukan pilihannya,
hanya berdasar uang transport, kerudung, atau nasi kotak semata.
"Kenali benar siapa yang akan dipilih, jangan sampai menyesal di
belakang hari. Kenali siapa temannya, asal-usulnya dan juga
sepak-terjangnya. Semua itu penting untuk menentukan kepemimpinan pada
masa yang akan datang," kata dia.
Pewarta: Jaka Sugiyanta
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018