Seruan Ketua MPR, Zulkifli Hasan patut disambut baik! Untuk sukseskan PEMILU 2019, jangan biarkan terjadi ricuh, gaduh apalagi perpecahan jelang PEMILU 2019! Boleh berbeda, TETAP BERSATU dan harmonis dalam persahabatan akrab kehidupan bermasyarakat, ...

TIDAK SALAH menyatakan, dalam negara DEMOKRASI, setiap warga berhak memilih dan menentukan pemimpinnya. Tapi, jalankanlah DEMOKRASI itu secara baik-baik, sebagaimana tujuan bersama TETAP pertahankan PERSATUAN dalam KESATUAN. Hindari gerak aksi yang menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan! Baikp-baik perhatikan setiap gerak-aksi dalam usaha kampanye, apapun kemasan yang dilakukan, CUKUP perkenalkan dan jual lah kebaikan dan keunggulan kandidat masing-masing yang diusung, TANPA harus menjelekkan apalagi menghujat lawan kandidat, ...!

Setelah kenyataan hanya 2 pasangan capres/cawapres yang resmi diajukan KPU, pasangan Jokowi-Maruf dan Prabowo-Sandi, sudah seharusnya TIDAK gunakan slogan #2019GantiPresiden yang menantang itu lagi! Kenapa harus ngotot gunakan #2019GantiPresiden??? Bagaimanapun juga slogan #2019GantiPresiden sedikit banyak menimbulkan perasaan diserang dan dengan sendirinya muncullah kelompok yang menentang, menolak di deklarasikan #2019GantiPresiden dibeberapa wilayah. Kalau saja niat GantiPresiden itu betul hanya akan dilakukan melalui pemilu 2019 yad., kenapa tidak gunakan seruan PILIHLAH Prabowo saja! Jadi, tidak dirasakan menyerang dan memusuhi pihak lawan disebelah sana, ...

Jadi, sudah BETUL pihak polisi membuat peraturan untuk HENTIKAN kegiatan-kegiatan yang membangkitkan kebencian, permusuhan makin TEGANG, demi pertahankan keamanan dan ketentraman, ...!



-------- 轉寄郵件 --------
主旨: [GELORA45] Zulkifli Hasan ingatkan tak boleh,ada keributan jelang Pemilu 2019
日期:     Wed, 5 Sep 2018 20:09:46 +0200
從:      Awind [email protected] [GELORA45] <[email protected]>

        

        




https://www.antaranews.com/berita/745440/zulkifli-hasan-ingatkan-tak-boleh-ada-keributan-jelang-pemilu-2019

Jakarta (ANTARA News) - Ketua MPR, Zulkifli Hasan, mengingatkan masyarakat agar tetap rukun menjelang Pemilu 2019, sehingga tidak perlu ada keributan, apalagi sampai bertentangan satu dengan yang lain.

"Pemilu itu seperti pemilihan kepala desa, semua saudara kita. Makanya tidak perlu ribut-ribut, tidak perlu berkelahi, dan jangan terpecah-belah," kata dia, dalam siaran pers yang diterima, di Jakarta  Rabu (6/9).

Yang suka terhadap Pak Jokowi, kata dia, silakan pilih Joko Widodo. Demikian juga yang menyukai Prabowo Subianto, silakan memilih Prabowo Subianto.

Yang penting tidak boleh ada ribut, apalagi perpecahan. Karena baik Jokowi maupun Prabowo, keduanya adalah putra terbaik bangsa Indonesia. Bahkan antara Jokowi dan Prabowo, keduanya berteman baik.

Pernyataan itu disampaikan dia, saat melaksanakan Dialog Empat Pilar dengan masyarakat Desa Pekon Marga Mulya kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tanggamus Lampung. Acara itu berlangsung di lapangan Desa Pekon Marga Mulya, Rabu (5/9). Dialog Empat pilar, itu kerja sama MPR dengan Karang Taruna Peking Marga Mulya.

Dalam negara demokrasi, kata dia, rakyat memiliki hak untuk menentukan pemimpinnya. Karena itu, masyarakat tidak boleh menjual murah kekuasaan untuk menentukan pemimpinnya itu. Tidak boleh menentukan pilihannya, hanya berdasar uang transport, kerudung, atau nasi kotak semata.

"Kenali benar siapa yang akan dipilih, jangan sampai menyesal di belakang hari. Kenali siapa temannya, asal-usulnya dan juga sepak-terjangnya. Semua itu penting untuk menentukan kepemimpinan pada masa yang akan datang," kata dia.

Pewarta: Jaka Sugiyanta
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018









---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke