Dukung Prabowo, Tokoh Betawi ini beri peringatan ke Erick Thohir. Belum
berkuasa
sudah beri peringatan, apalagi kalau sudah berkuasa . Bisa dibayangkan
apa yang akan
terjadi di negara yang bernama NKRI ini kalau yang berkuasa orang2
seperti itu.
AA
https://news.detik.com/berita/d-4212152/dukung-prabowo-tokoh-betawi-ini-beri-
peringatan-ke-erick-thohir
Jumat 14 September 2018, 17:40 WIB
Dukung Prabowo, Tokoh Betawi Ini Beri
Peringatan ke Erick Thohir
Audrey Santoso - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4212152/dukung-prabowo-tokoh-betawi-ini-beri-peringatan-ke-erick-thohir#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-4212152/dukung-prabowo-tokoh-betawi-ini-beri-peringatan-ke-erick-thohir#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4212152/dukung-prabowo-tokoh-betawi-ini-beri-peringatan-ke-erick-thohir#>
271 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-4212152/dukung-prabowo-tokoh-betawi-ini-beri-peringatan-ke-erick-thohir#>
Dukung Prabowo, Tokoh Betawi Ini Beri Peringatan ke Erick Thohir Erick
Thohir (Grandyos Zafna/detikcom)
<https://news.detik.com/berita/d-4212152/dukung-prabowo-tokoh-betawi-ini-beri-peringatan-ke-erick-thohir#>
<https://news.detik.com/berita/d-4212152/dukung-prabowo-tokoh-betawi-ini-beri-peringatan-ke-erick-thohir#>
<https://news.detik.com/berita/d-4212152/dukung-prabowo-tokoh-betawi-ini-beri-peringatan-ke-erick-thohir#>
<https://news.detik.com/berita/d-4212152/dukung-prabowo-tokoh-betawi-ini-beri-peringatan-ke-erick-thohir#>
*Jakarta* - Budayawan Betawi, Ridwan Saidi, hadir dalam deklarasi
dukungan dari kelompok emak-emak kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.
Ia lalu memberi peringatan kepada ketua Tim Kampanye Nasional Joko
Widodo-Ma'ruf Amin, Erick Thohir
<https://www.detik.com/tag/erick-thohir/?_ga=2.60712942.2128400704.1536895087-662448606.1526031187>.
"Ketika Erick Thohir masih kecil, saya sudah bersahabat dengan Ma'ruf
Amin. Saya pergi ke rumah beliau itu rumahnya di Lorong 27. Pada suatu
malam saya sekitar jam delapan malam mencari-cari rumah beliau, gelap
itu zaman kan belum ada pembangunan PLN," ujar Ridwan Saidi di kediaman
Djoko Santoso, Jalan Bambu Apus Raya Nomor 100, Jakarta Timur, Jumat
(14/9/2019).
Sebelum memberi peringatan kepada Erick Thohir, Ridwan mengungkapkan
hubungannya dengan Ma'ruf dan Jokowi. Ia bercerita saat mendatangi
Ma'ruf saat masih muda dulu.
*Baca juga: *Sandiaga: Erick Thohir Nangis Saya Jadi Cawapres Prabowo
<https://news.detik.com/read/2018/09/14/112548/4211378/10/sandiaga-erick-thohir-nangis-saya-jadi-cawapres-prabowo>
"Tahu-tahu saya lihat dari kejauhan ada titik api, saya ikuti titik api
ini mudah-mudahan saya bisa tanya sama orang ini, saya masuk
tahu-tahunya Ma'ruf Amin lagi/ngerokok/, rokoknya Minak Djinggo, kalau
/diisep/ apinya meletik-letik kayak kereta yang di Jawa zaman Belanda
punya," tuturnya.
Ridwan mengaku rindu bertemu dengan Ma'ruf Amin. Ia bernostalgia
mengisahkan ceritanya soal bakal cawapres Jokowi itu. Ridwan juga
berbicara soal kebiasaan Ma'ruf mengenakan sarung.
"Saya ingin ketemu, /udah/ kangen/bener/ karena kalau ketemu kita cuma
bercanda-canda /aja/. Saya nggak/ngerti/ dari mana itu gagasan /ngelipet
/sarung di dada. Karena pengalaman empirik saya/ngiket/ sarung di
/puser/ itu lebih kenceng. Jadi Pak Eric Thohir nggak takutlah, kita
persahabatan," kata Ridwan.
Kemudian ia juga mengisahkan soal hubungannya dengan Jokowi. Hal
tersebut dimulai ketika Waketum Gerindra Fadli Zon mengajak bertemu
dengan Jokowi saat Pilgub DKI 2012. Saat itu, Gerindra mengusung Jokowi
bersama Basuki T Purnama (Ahok).
Dukung Prabowo, Tokoh Betawi Ini Beri Peringatan ke Erick ThohirRidwan
Saidi dan Buni Yani. (Audrey Santoso/detikcom)
"Saya ajukan syarat kalau dia mau didukung sebagai Gubernur DKI, syarat
saya dia bubarkan Akademi Jakarta, 9 orang yang diangkat sejak '69
sampai /gini/ hari makan gaji buta, kerjaan nggak ada, kemampuan
berpikir nggak ada. Itu nggak dilakoni, ya sudah," kisah Ridwan.
Saat Jokowi terpilih sebagai Gubernur DKI, ia lalu diundang ke Balai
Kota DKI. Ridwan mengaku sudah tak sreg lagi terhadap Jokowi tapi tetap
datang ke kantor Balai Kota DKI meski hanya sebentar.
"Delapan menit saya bangun saja dan habis itu dia saya hajar
terus-menerus sampai /gini/ hari. Mendingan saya keluar dari ruangan
Balai Kota," ucapnya.
Ridwan lalu memberi nasihat untuk Erick Thohir, yang kini berada di kubu
Jokowi-Ma'ruf. Ia memperingatkan Erick tidak berbicara mengenai strategi
pemenangan, meski kini didapuk sebagai ketua timses.
"Persahabatan jalan terus. Tapi saya ingin beri catatan kepada Erick
Thohir, dia jangan/ngomong/ strategi, strategi itu militer. Karena
strategi adalah perencanaan jangka jauh yang terdiri dari sejumlah
taktik," jelas Ridwan.
*Baca juga: *Saat Erick Thohir Jadi Sasaran Serangan
<https://news.detik.com/read/2018/09/12/185925/4209058/10/saat-erick-thohir-jadi-sasaran-serangan>
"Perang itu politik dengan senjata. Politik itu perang tanpa senjata.
Dia jangan /ngomong/ strategi, jangan menyentuh istilah yang dia tidak
kuasai. Mendingan dia/ngomong/ bakpau, siomay, sekba. Itu Erick Thohir,"
tambahnya.
Ridwan mengungkap soal pilihannya konsisten mendukung Prabowo. Ia juga
memberi pujian untuk cawapres Prabowo, Sandiaga Uno.
"Hatinya bersih Pak Prabowo itu. Dia selalu membicarakan orang-orang
dalam konteks yang bagus. Mudah-mudahan 2019 jodoh beliau dengan
wakilnya Sandiaga Uno. Kesan saya, dia cerdas dengan kerlingan
/matanye/. Nampaknya dia cerdas, Sandiaga Uno dan bisa menyesuaikan diri
di mana pun," papar Ridwan.
Ia mengungkap alasannya ikut hadir dalam deklarasi dukungan kelompok
Melati Putih Indonesia (MPI) kepada Prabowo-Sandiaga. Ridwan menyebut
para pendukung Prabowo itu sebagai orang-orang yang berniat Indonesia
menjadi lebih bagus.
"Setidak-tidaknya kalaupun perut kita ini masih belum kenyang, masih
lapar karena uang Rp 100 ribu itu /kagak/ lengkap beli sarapan, kurang,
apalagi saya/tambahin/ pakai rokok. Jadi yang saya terusik dengan rezim
sekarang menghina kecerdasan manusia," tutupnya.
**Prabowo Dekati Suara Gusdurian, Apa Kata Kubu Jokowi? Simak Videonya:
**
*(elz/bar)
*