https://nasional.tempo.co/read/1126495/yenny-wahid-mengaku-kecewa-dengan-pilpres-2019/full&view=ok
Yenny Wahid Mengaku Kecewa dengan Pilpres
2019
Reporter:
Pribadi Wicaksono (Kontributor)
Editor:
Juli Hantoro
Jumat, 14 September 2018 14:26 WIB
Yenny Wahid. TEMPO | Rini K
<https://statik.tempo.co/data/2018/04/21/id_699834/699834_720.jpg>
Yenny Wahid. TEMPO | Rini K
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Putri kedua Abdurrahman Wahid alias Gus Dur,
Yenny Wahid
<https://pilpres.tempo.co/read/1126384/didekati-jokowi-dan-prabowo-yenny-wahid-risiko-jomblo-politik>mengaku
cukup kecewa dengan pemilu presiden 2019 karena tak ada perwakilan
perempuan yang maju sebagai calon presiden maupun calon wakil presiden.
Baca juga: Yenny Wahid Bakal Gelar Silaturahmi Nasional Kader Gus Dur
<https://nasional.tempo.co/read/1126274/yenny-wahid-bakal-gelar-silaturahmi-nasional-kader-gus-dur>
"Saya sesalkan tak ada wakil perempuan yang jadi capres atau cawapres
2019," ujar Yenny Wahid ditemui di sela Sidang Umum ke-35 ICW dan Temu
Nasional Seribu Organisasi Perempuan Indonesia, di Yogyakarta, Jumat 14
September 2018.
Padahal jika bicara soal kesetaraan gender, ujar Yenny, banyak sekali
perempuan Indonesia yang sangat pantas untuk bersaing dalam peta politik
nasional. Yenny maklum jika perempuan di Indonesia saat ini belum bisa
leluasa berkiprah di panggung politik karena masih banyak faktor yang
menghalanginya.
Kaum perempuan di Indonesia menurutnya masih harus mengalahkan berbagai
kungkungan agar bisa mendapatkan nominasi atau tiket maju capres atau
cawapres.
Meski tak ada perwakilan perempuan dalam pilpres 2019 nanti, Yenny
mengaku masih cukup terobati dengan sejumlah tokoh perempuan di bidang
politik yang menurutnya cukup menginsiprasi dalam menggapai kedudukan
tinggi di pemerintahan.
Baca juga: Agar Anak Gus Dur Mau Gabung, Sandiaga Hindari Politik
Identitas
<https://nasional.tempo.co/read/1125402/agar-anak-gus-dur-mau-gabung-sandiaga-hindari-politik-identitas>
Misalnya, Yenny mengaku salut dengan langkah Gubernur Jawa Timur
Khofifah Indar Parawansa.
"Bu khofifah sampai tiga kali maju sebagai gubernur sampai akhirnya
berhasil, perjuangannya sangat menginspirasi," ujar Yenny Wahid.
Yenny
<https://nasional.tempo.co/read/1126333/yenny-wahid-sampaikan-isi-pertemuannya-dengan-prabowo>Wahid
<https://nasional.tempo.co/read/1126333/yenny-wahid-sampaikan-isi-pertemuannya-dengan-prabowo>mengimbau
pada ribuan perempuan yang hadir dalam acara itu untuk tak gentar
menghadapi tekanan ketika memutuskan bergerak di bidang politik.
Menurutnya perempuan Indonesia merasa nomor dua karena selama ini masih
terpengaruh dengan pemikiran dan hegemoni-hegemoni bahwa kaum perempuan
subjek nomor dua setelah laki-laki.
"Kalau mau kursi politik, perempuan harus berani merebutnya," ujarnya.