http://sp.beritasatu.com/home/mahfud-md-masyarakat-harus-jaga-toleransi/126639
*Mahfud MD: Masyarakat Harus Jaga Toleransi* Senin, 15 Oktober 2018 | 10:41 [YOGYAKARTA] Mantan Ketua MK, sekaligus Ketua Parampara Praja DIY Mahfud MD mengingatkan bahwa sejak tahun 2005 DI Yogyakarta mendapat predikat sebagai *city of tolerance*. Namun belakangan ini, banyak kasus intoleransi terjadi wilayah Yogyakarta. Hal itu disampaikan Mahfud menanggapi perusakan properti sedekah laut di pantai Baru, Dusun Ngentak, Poncosari, Srandakan, Bantul, DI Yogyakarta, Sabtu (13/10) dini hari. Mahfud menyebutkan, tolerasi sudah dirumuskan oleh para pendiri bangsa melalui ideologi Pancasila dan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Ia juga meminta agar masyarakat tetap menjaga toleransi dengan baik, demi terwujudnya Indonesia yang aman, damai, sejahtera, dan berketuhanan. Menjelang Pemilu 2019, kata Mahfud, fenomena intoleransi kembali muncul di Indonesia terutama yang mengait-ngaitkan dengan agama. Proses demokrasi lewat Pemilu seringkali menimbulkan kerawanan. Bahkan di media sosial (medsos) terjadi semacam perang. Fenomena itu terlihat sejak Pemilu 1999, Pemilu 2014 hingga saat ini. Masing-masing pendukung (rakyat) saling menjagokan pilihannya. Oleh karenanya, Mahfud berharap aparat keamanan harus bekerja lebih baik lagi dalam menjaga kondusifitas bangsa. Dia juga meminta agar para provokator diawasi. Ketua Pusat Studi Pancasila UGM, Heri Santoso mengatakan karakteristik masyarakat Yogya sangat terbuka menerima pluralisme, toleransi, dan sikap gotong royong dalam kebhinekaan. "Kekuatan budaya di Yogyakarta, mampu melokalisir setiap bentuk intoleransi yang muncul sehingga tidak meluas," katanya. Menurutnya, sedekah laut tersebut, bagian dari ritual budaya yang sudah ada di tengah masyarakat Jawa, dan tidak bertentangan dengan moral agama. Sehingga salah jika tradisi nenek moyang dianggap menyimpang. [152] Berita Terkait - Mahfud MD: Saya Tak Bisa Jadi Ketua Tim Kampanye Jokowi-Ma'ruf <http://sp.beritasatu.com/home/mahfud-md-saya-tak-bisa-jadi-ketua-tim-kampanye-jokowi-maruf/125631>
