*Li Keqiang Gelar Pembicaraan dengan Perdana Menteri Belanda*
2018-10-16 10:27:53
http://indonesian.cri.cn/20181016/f2361553-e7c2-b588-e3c6-e50859bc6eae.html
图片默认标题_fororder_李吕特
Perdana Menteri Tiongkok Li Keqiang menggelar pembicaraan dengan Perdana
Menteri Belanda Mark Rutte di Den Haag, Belanda hari Senin kemarin (15/10).
Li Keqiang menilai positif hubungan Tiongkok-Belanda serta kemajuan
positif yang tercapai melalui kerja sama yang saling menguntungkan. Ia
menyatakan, Tiongkok dan Belanda kerap kali melakukan kontak tingkat
tinggi. Presiden Tiongkok Xi Jinping dan Raja Belanda Willem Alexander
Claus George Ferdinand telah melakukan kunjungan timbal balik sehingga
dengan kuat mendorong perkembangan kemitraan kerja sama menyeluruh
Tiongkok-Belanda. Di tengah situasi internasional yang kompleks saat
ini, Tiongkok bersedia berupaya bersama Belanda untuk menjaga
multilateralisme dan perdagangan bebas melalui kerja sama pragmatis yang
lebih terbuka, dalam rangka mengeluarkan sinyal positif kepada dunia
bahwa Tiongkok dan Belanda serta Tiongkok dan Eropa akan berupaya
bersama untuk memelihara ketertiban internasional yang berlandaskan pada
peraturan serta mendorong liberalisasi dan fasilitasi perdagangan dan
investasi.
Li Keqiang menunjukkan, Tiongkok bersedia meningkatkan komunikasi dan
koordinasi dengan Belanda mengenai reformasi Organisasi Perdagangan
Dunia. Tiongkok dengan tegas mendukung pelaksanaan perjanjian perubahan
iklim Paris, dan akan terus mencurahkan tenaganya untuk menunaikan
komitmennya. Tiongkok bersedia bercermin pada pengalaman Belanda dalam
menghadapi penuaan masyarakat untuk mendirikan mekanisme kerja sama di
bidang-bidang urbanisasi, keperawanan pada orang lanjut usia serta
teknologi terkait energi bersih.
Mark Rutte menyatakan, Belanda mementingkan hubungan dengan Tiongkok,
bersedia memperkokoh kepercayaan politik dan meningkatkan kerja sama
pragmatis dengan Tiongkok. Ia mengusulkan kedua pihak terus menggali
potensi dalam bidang ekonomi sirkulatif, urbanisasi, kota cerdas serta
kerja sama di pasar pihak ketiga dan penanganan perubahan iklim. Mark
Rutte berharap kedua negara dapat berbagi pengalaman terkait perawatan
orang lansia, pelatihan personel dan kedokteran elektronik. Belanda
berharap mempererat komunikasi dan koordinasi dengan Tiongkok di
berbagai mekanisme multilateral, termasuk PBB dan G-20 dalam rangka
bersama-sama memelihara multilateralisme dan sistem perdagangan bebas
yang berlandaskan pada peraturan.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com