*Sebelumnya pedagang eceran kecil (toko) tutup bisnis, karena disaingi oleh
supermarket dan mall, sekarang eceran raksasa bangkrut karena bisnis online
seperti Amazon. Makin hari makin kurang dibutuhkan tenaga kerja. Jadi
barangkali harus diperhatikan pertumbuhan demografi.*


http://sp.beritasatu.com/ekonomidanbisnis/sears-raksasa-ritel-as-bangkrut/126659


*Sears, Raksasa Ritel AS Bangkrut*
Selasa, 16 Oktober 2018 | 10:32

[WASHINGTON] Jaringan ritel Sears yang pernah mendominasi sektor ritel
Amerika Serikat (AS) mengajukan perlindungan kepailitan, Senin (15/10).
Kinerja penjualan perusahaan tersebut telah menurun sejak munculnya toko
belanja online Amazon, hingga perusahaan mengumumkan penutupan hampir 150
toko.

Pernyataan Sears Holdings Corporation menyebutkan, perusahaan dan beberapa
anak perusahaannya telah mengajukan petisi sukarela untuk bantuan, di bawah
Kode Kepailitan Bab 11 di Pengadilan Kepailitan AS untuk Distrik Selatan
New York.

Sears tenggelam dalam utang dan dilaporkan tidak mampu membayar US$ 134
juta utang yang telah jatuh tempo, dalam hari yang sama pernyataan pailit
disampaikan.

Chairman Sears Holdings Edward S Lampert mengatakan, pengajuan kepailitan
akan memberikan perusahaan fleksibilitas untuk memperkuat neraca
keuangannya. Juga memungkinkan perusahaan untuk mempercepat transformasi
strategis.

Sears menambahkan, pihaknya bermaksud melakukan reorganisasi untuk platform
toko yang lebih kecil. Strategi tersebut dikatakan akan membantu
menyelamatkan puluhan ribu lapangan kerja.

Berdasarkan laporan kepada Securities and Exchange Commission (SEC), Sears
per Februari tahun ini memiliki 89.000 karyawan. Jumlah tersebut sudah
berkurang drastis dibandingkan sekitar 350.000 pekerja sepuluh tahun lalu.

Sementara Lampert mengembalikan posisi kepemimpinannya dengan mengundurkan
diri sebagai CEO. Jabatan tersebut akan ditangani oleh eksekutif senior
lainnya yang masih bagian dari Kantor CEO yang baru. Sears menambahkan
telah menerima komitmen untuk US$ 300 juta dalam pembiayaan
debitur-in-possession dan sedang bernegosiasi untuk tambahan US$ 300 juta.

*Perintis Ritel*

Sears sudah menjadi perintis toko ritel yang menjual banyak jenis produk,
dengan sejarah panjang sejak berdiri pada 1886. Pada pertengahan abad
ke-20, Sears telah membangun kerajaan ritel raksasa di seluruh Amerika
Utara. Sears merupakan salah satu gerai *offline* yang jatuh karena lebih
banyak konsumen melakukan sebagian besar belanja lewat *online*.

Pada beberapa tahun terakhir, Sears telah menutup ratusan gerai di tengah
guncangan ritel yang disebabkan oleh kebangkitan Amazon dan pemain *e-commerce
*lainnya.

Perusahaan mengumumkan akan menutup 142 toko yang tidak menguntungkan
menjelang akhir tahun ini, di samping penutupan 46 toko yang diumumkan
sebelumnya pada November tahun lalu.

Selain Sears, perusahaan ritel mainan Toy "R" Us pada Maret lalu
mengumumkan menutup semua gerainya di AS. Sementara nama-nama besar
perusahaan ritel lainnya seperti Macy's dan JC Penney juga telah dipaksa
untuk menutup sejumlah lokasi dan memberhentikan banyak pekerja. Mal-mal
belanja di AS pada gilirannya terpaksa beralih ke toko ritel generasi baru,
makanan, dan hiburan, serta gym dan toko video game seperti Dave &
Buster's. [ID]

Kirim email ke