https://nasional.tempo.co/read/1137326/kata-polri-dan-wapres-jk-soal-kaca-anti-peluru-gedung-dpr/full&view=ok
<https://nasional.tempo.co/read/1137326/kata-polri-dan-wapres-jk-soal-kaca-anti-peluru-gedung-dpr/full&view=ok>
Kata Polri dan Wapres JK Soal Kaca Anti Peluru
Gedung DPR
Reporter:
Antara
Editor:
Juli Hantoro
Rabu, 17 Oktober 2018 17:45 WIB
0 komentar
<https://nasional.tempo.co/read/1137326/kata-polri-dan-wapres-jk-soal-kaca-anti-peluru-gedung-dpr/full&view=ok#comments>
000
#
#
#
#
Petugas menunjukkan barang bukti senjata yang digunakan tersangka
terkait dengan kasus peluru nyasar ke gedung DPR, Senayan, dalam
keterangan pers pengungkapan kasus peluru nyasar di Polda Metro Jaya,
Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018. Polisi menyita dua pucuk senjata jenis
Glock 17 dan AKAI beserta pelurunya. ANTARA
<https://statik.tempo.co/data/2018/10/16/id_742970/742970_720.jpg>
Petugas menunjukkan barang bukti senjata yang digunakan tersangka
terkait dengan kasus peluru nyasar ke gedung DPR, Senayan, dalam
keterangan pers pengungkapan kasus peluru nyasar di Polda Metro Jaya,
Jakarta, Selasa, 16 Oktober 2018. Polisi menyita dua pucuk senjata jenis
Glock 17 dan AKAI beserta pelurunya. ANTARA
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto
menyatakan usulan DPR untuk memasang kaca film antipeluru di Gedung DPR
<https://nasional.tempo.co/read/1137206/dua-proyektil-peluru-kembali-ditemukan-di-gedung-dpr>perlu
dikaji terlebih dahulu karena terkait anggaran.
Baca juga: *Penembakan di DPR, Begini Kronologi Kejadian Menurut Saksi
<https://nasional.tempo.co/read/1136566/penembakan-di-dpr-begini-kronologi-kejadian-menurut-saksi/full&view=ok>*
"Nanti itu perlu dikaji lebih dalam, karena ini menyangkut anggaran
pembangunan," ujar dia, di Jakarta, Rabu.
Menurutnya, hal yang perlu dikaji seperti efektivitas apabila Gedung DPR
dilapisi kaca film antipeluru.
Selain itu, adanya opsi lapangan tembak yang perlu diperbaiki dengan
diberi lapisan penahan juga perlu dikaji.
Setyo yang juga Ketua Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia
(Perbakin) DKI Jakarta menegaskan menembak adalah olahraga yang aman
selama standar operasional prosedur (SOP) dijalankan dengan benar.
"Tetapi kemarin ada dia (tersangka) mencoba-coba dengan alat tertentu
yang seharusnya tidak boleh dilakukan, itu ya terjadilah risiko tembakan
nyasar kemana-mana," ujar Setyo.
Dua tersangka yang merupakan pegawai negeri sipil (PNS) itu diketahui
bukanlah anggota Perbakin, setelah dicek di Polda Metro Jaya.
Menanggapi rencana DPR untuk memasang kaca film antipeluru di Gedung
DPR, Wapres Jusuf Kalla menilai hal itu terlalu berlebihan karena dapat
menelan biaya mahal untuk pemasangannya.
Baca juga: *Ruang Kerja Dua Anggota DPR Ditembak
<https://nasional.tempo.co/read/1136535/ruang-kerja-dua-anggota-dpr-ditembak>*
"Wah, itu berlebihan, kaca antipeluru berlebihan. Mahal sekali itu kaca
antipeluru. Di rumah saya cuma satu kamar saja yang antipeluru, tempat
kamar saya saja, lain-lainnya tidak karena mahal. Apalagi keseluruhan
(gedung DPR) dikasih, Masya Allah, bagaimana bisa jadi. Tidak ada di
dunia ini yang begitu," ujarnya pula.
Menurut Wapres, pengawasan di tempat latihan menembak milik PB Perbakin
sebaiknya ditingkatkan, sehingga tidak mengarahkan sasarannya ke Gedung
DPR
<https://nasional.tempo.co/read/1136604/polisi-sebut-peluru-di-gedung-dpr-nyasar-dari-lapangan-tembak>.