Gulangyu sudah termasuk acara yang dikunjungi Reunie TFI (ex ITB-er). Menarik adalah mengunjungi rumah salah satu ex raja Gula Oei Tjoe(Oei Ek Tjoe) dari Semarang, pendiri dari CES (Chinese English School), filantroop yang bangun jalan kereta api Xiamen, perusahaan air minum Xiamen, perusahaan telekom , pendiri Bank Import Eport untuk Chinese overseas, dan sekolahan2. Yang lainnya adalah rumah dari raja kayu Lie Tjeng Tjoan dari Filipina. Baru sekali ketemu dengan lie Tjeng Tjoan, Oei Tjoe langsung bantu Lie Tjeng Tjoan dirikan bank dan stor modal. Hanya dari dengar nama baik orang dan pujian teman2nya ttg. Lie Tjeng Tjoan.. Mungkin ya di jaman itu orang tidak menipu orang yang bantu.Di jaman itu orang suka bantu orang lain yang pandai kerja dan saling bantu, hingga hubungan baik jadi turun temurun. Jaman itu orang laki2 yang jujur, pandai kerja, ditawari orang kaya, diambil mantu. Tan Kah kee ambil Lee kong Chian, kepala pabriknya jadi menantu, dinikahkan dengan puterinya yang tertua.
On Thu, 18 Oct 2018 at 22:02, Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote: > > > Ini ada keterangan dari China.org, klik aja utk membaca lengkap: > > Gulangyu -- A Piano Island > <http://www.china.org.cn/english/travel/110241.htm> > > Gulangyu Island is known as the piano island because people here love the > piano. As early as 1913, students in schools run by foreigners started > learning the piano. The enthusiasm for music later spread to more ordinary > people on the island. Many piano families have since then come into being > and produced accomplished musicians. > > Located five minutes by boat from Xiamen, Gulangyu is really a > Shangri-la-like tourist attraction. No road vehicles are allowed here, > bicycles are the only means of transportation. In recent years, some > battery-powered sightseeing vehicles commute from the beach to the port, as > more and more people come to Gulangyu sanatorium to recuperate. > > No tourist can afford to miss one attraction located on the island -- the > nation's largest piano museum. > > > > On Thursday, October 18, 2018, 12:29:25 PM PDT, Jonathan Goeij < > [email protected]> wrote: > > > Kalau tidak salah didekat Xiamen ada pulau kecil yang namanya "Hometown of > Piano" 鋼琴之鄉 Gāngqín zhī xiāng atau juga disebut "Island of music" 音樂之島 Yīnyuè > zhī dǎo > > Mungkin Bung Djie atau Bung Chan bisa kasih keterangan lebih lanjut. > > > ---In [email protected], <bhjo@...> wrote : > > Bung Djie, > > Kami sekarang baru Reunion di Xiamen, RRT. Kami kira2 200 orang dan > majoritas adalah mantan bagian teknik dari ITB dari jaman dulu yg > berdomisili di Amerika, Eropa (Holland, Germany, Swiss, Belgium) dan > Australia. Walaupun begitu mereka mengagumi "kehebatan"Tiongkok. Tiongkok > hebat infrastucture dan kemajuannya walaupun Xiamen adalah bukan kota nomor > satu terbesar di Tiongkok dan tidak terkenal di Luar Negeri, Kota2 di > Kanada atau kota2 di Amerika kalah deh dgn. Tiongkok., > > Panitia Logistic nya adalah Dr. Anthony Tjio adalah kenalan Bung Djie.. > Harap kasih saran apa yg. mesti dilihat di Xiamen karena kami masih > beberapa hari disana. > > Salam, > BH Jo > > > > >
