Hehehehehe ditanya Apa alasannya untuk dapat mendiskwalifisir?, eh kabur muter2 ke strategi.
Sekarang mau bilang itu strategi Jokowi dan Prabowo ya? Kalau iya, ayo sana buktikan pakai fakta. Setelah ada fakta baru kedua capres ini didiskwalifikasi. Kalau ente tidak ada fakta, ini opini atau bukan? Hehehehehe. Nesare From: [email protected] <[email protected]> Sent: Friday, October 19, 2018 2:39 PM To: Gelora45 <[email protected]>; kh djie <[email protected]> Subject: Re: [GELORA45] Re:[temu_eropa] Soal Cinta Prabowo Masuk Surga, Cak Imin:,Emang Lu Malaikat Ha ha ha...mungkin juga kurang lebih begitu strateginya, pokoknya kandidat-kandidat nggak ikut ngomong mau diapakan?. On Friday, October 19, 2018, 10:47:37 AM PDT, kh djie <[email protected] <mailto:[email protected]> > wrote: Kalau mau ditindak, ya yang ngacau dengan omongannya. Cuma kalau yang omongannya ngacau ribuan orang bersama sama, mau diapakan ? On Fri, 19 Oct 2018 at 19:00, Jonathan Goeij [email protected] <mailto:[email protected]> [GELORA45] <[email protected] <mailto:[email protected]> > wrote: Hal ini kurang lebih sama dengan waktu Pilkada DKI tempo hari, yang ngomong "pendukung penista agama munafikun masuk neraka" dlsb itu juga bukan Anies-Sandi. Hal yg sama sekarang ini. Cuman membiarkan para pendukung pakai isue2 primordial gak mutu model begituan tanpa melarang ataupun men-denounce pernyataan itu sebetulnya apa bedanya dengan sang kandidat sendiri? ---In [email protected] <mailto:[email protected]> , <djiekh@.... <mailto:djiekh@...> > wrote : Yang ngomong "Cinta Prabowo masuk surga" bukan Prabowo sendiri. Yang ngomong "Jokowi titisan Allah" bukan Jokowi sendiri. Jadi baik Prabowo maupun Jokowi tidak dapat didiskwalifisir Apa alasannya untuk dapat mendiskwalifisir ? ---In <mailto:[email protected]> [email protected], <nesare1@... <mailto:nesare1@...> > wrote :
