Empat Tahun Jokowi-JK, Ekonomi Tumbuh 7% Sebatas Mimpi
Sabtu , 20 Oktober 2018 | 08:55
http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/4251/empat_tahun_jokowi_jk__ekonomi_tumbuh_7__sebatas_mimpi
Empat Tahun Jokowi-JK, Ekonomi Tumbuh 7% Sebatas Mimpi
Sumber Foto kompas.com
Jokowi dan Jusuf Kalla
POPULER
Rupiah Dibuka Melemah Pagi Ini
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/4251/ekonomi/read/4237/%22>Indeks
Saham Turun 0,14%
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/4251/ekonomi/read/4246/%22>Dolar
AS Tembus Rp 15.000, Jokowi Effect Nggak Ngefek
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/4251/ekonomi/read/4252/%22>Empat
Tahun Jokowi-JK, Ekonomi Tumbuh 7% Sebatas Mimpi
<http://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/4251/ekonomi/read/4251/%22>
Listen to this
JAKARTA - Sejak memimpin Indonesia Oktober 2014, Presiden Joko Widodo
(Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memiliki target tinggi
dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Jokowi-JK memasang target
pertumbuhan ekonomi di level 7%.
Target itu juga tercantum dalam rencana pembangunan jangka menengah
nasional (RPJMN), namun ternyata target itu sulit tercapai. Bahkan,
pertumbuhan ekonomi Indonesia sejak 2014 tidak pernah menembus target
yang sudah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), Senin (5/2/2018), sejak
2014 ekonomi nasional hanya mampu tumbuh di level 5,02%, angka ini jauh
dari asumsi dasar yang dipasang pemerintah dalam APBN yakni sebesar 5,5%.
Kemudian di 2015 ekonomi tumbuh di bawah 5%, tepatnya 4,79%, padahal
targetnya 5,7%. Pada 2016 target pertumbuhan ekonomi 5,1%, tapi
realisasinya 5,02%.
Selanjutnya, pemerintah juga tidak bisa merealisasikan pertumbuhan
ekonomi di level 5,2% pada 2017. Sepanjang tahun lalu, laju pertumbuhan
ekonomi nasional berada di level 5,07%.
Untuk 2018, pemerintah menargetkan ekonomi tumbuh 5,2%, pemerintah
optimistis target pertumbuhan ekonomi 2018 bisa mencapai 5,2-5,3%.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan realisasi pertumbuhan
ekonomi kuartal-I 2018 5,17% dan kuartal-II 2018 5,27% didongkrak oleh
konsumsi, investasi, belanja pemerintah, dan ekspor.
"Sampai hari ini saya akan sampaikan dari sisi pertumbuhan ekonomi kita
masih mencatat suatu momentum yang sangat positif semester I 5,17%,
bahkan kuartal II 5,27% itu didukung semua sisi demand konsumsi,
investasi, government spending, ekspor meskipun impor juga meningkat,"
jelas Sri Mulyani dalam acara Economic Outlook 2019 yang dihadiri para
ekonom di Kuningan Jakarta, Rabu (3/10/2018) seperti dikutip/detik.com./
Pada kuartal III 2018 dia memproyeksi ekonomi Indonesia masih tumbuh di
sekitar atau di atas 5,17%. Secara akumulatif, dia memperkirakan ekonomi
Indonesia tumbuh 5,2 hingga 5,3% di 2018."Jadi secara keseluruhan 2018
full year growth 5,2-5,3%. 5,3% adalah diskusi kita dengan parlemen,
tapi lihat dinamika kuatal I dan II mungkin outlook 5,2%," katanya.
Menarik untuk ditunggu apakah target tersebut bisa tercapai atau justru
kembali gagal seperti tahun-tahun sebelumnya. Ya masih kita tunggu saja!
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com