https://tirto.id/tuntut-bubarkan-banser-nu-massa-mau-bertemu-jokowi-c858
<https://tirto.id/q/sosial-budaya-cR3>
Tuntut Bubarkan Banser NU, Massa
Mau Bertemu Jokowi
Puluhan anggota Banser NU bersiaga melakukan pengamanan di depan Gedung
PBNU, Jakarta, Jumat (26/10/2010). Mereka mengantisipasi adanya aksi
Bela Tauhid yang rencananya akan dilakukan di depan kantor PBNU.
tirto.id/Andrey Gromico
<https://tirto.id/tuntut-bubarkan-banser-nu-massa-mau-bertemu-jokowi-c858>
Puluhan anggota Banser NU bersiaga melakukan pengamanan di
depan Gedung PBNU, Jakarta, Jumat (26/10/2010). Mereka
mengantisipasi adanya aksi Bela Tauhid yang rencananya akan
dilakukan di depan kantor PBNU. tirto.id/Andrey Gromico
Oleh: Felix Nathaniel - 1 November 2018
/Massa aksi bela tauhid menuntut pemerintah untuk memproses hukum pelaku
pembakaran bendera di Garut./
tirto.id <https://tirto.id/> - Massa aksi bela tauhid jilid II akan
menggelar aksi di Istana Negara hari Jumat (2/11/2018). Salah satu
peserta aksi dari GNPF Ulama, Damai Hari Lubis menyatakan bahwa massa
ingin menuntut proses hukum kepada pembakar bendera hitam berkalimat
tauhid di peringatan Hari Santri Nasional di Limbangan, Garut, Jawa Barat.
Damai menegaskan bahwa, setelah salat berjamaah di Masjid Istiqlal,
massa akan berjalan menuju Istana Negara. Mereka berharap akan ada
perwakilan dari pemerintah, utamanya Presiden Joko Widodo untuk menemui
perwakilan massa.
"Kita berharapnya begitu. Atau perwakilan dari pemerintah," kata Damai
pada /Tirto/, Kamis (1/11/2018).
Meski demikian, ia tidak keberatan apabila Jokowi tidak ada asalkan
aparat penegak hukum mengabulkan tuntutan massa, yakni menerapkan pidana
pada ormas pembakar bendera berkalimat tauhid dengan UU Ormas. Ormas
yang dimaksud Damai adalah Barisan Ansor serbaguna (Banser) Nahdlatul
Ulama.
"Yang penting kita menyampaikan saja aspirasi," tegasnya.
Dia menilai bahwa beberapa pihak termasuk pemerintah menganggap masalah
itu sudah diselesaikan dengan pertemuan beberapa ormas Islam dengan
Wakil Presiden Jusuf Kalla. Namun Damai belum berpikiran demikian karena
sampai sekarang pihak yang menuntut pidana malah tidak dihndang, yakni
GNPF Ulama.
"Itu aneh kan, mestinya kan orang yang minta masalah itu diselesaikan
dengan hukum [yang diundang]," katanya lagi.
Baca juga:
* GNPF Ulama Klaim 20 Ribu Massa Hadir di Aksi Bela Tauhid 211
<https://tirto.id/gnpf-ulama-klaim-20-ribu-massa-hadir-di-aksi-bela-tauhid-211-c855>
* Slamet Maarif Sebut Aksi Bela Tauhid Atas Instruksi Rizieq
<https://tirto.id/slamet-maarif-sebut-aksi-bela-tauhid-atas-instruksi-rizieq-c8PH>
* Dave Laksono Sebut Aksi Bela Tauhid Sengaja Untuk Menyerang NU
<https://tirto.id/dave-laksono-sebut-aksi-bela-tauhid-sengaja-untuk-menyerang-nu-c8H8>
Baca juga artikel terkait AKSI BELA TAUHID
<https://tirto.id/q/aksi-bela-tauhid-q7a?utm_source=internal&utm_medium=lowkeyword>
atau tulisan menarik lainnya Felix Nathaniel
<https://tirto.id/author/felix?utm_source=internal&utm_medium=topauthor>
(tirto.id - Sosial Budaya)
Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Yandri Daniel Damaledo
"Kita berharapnya begitu. Atau perwakilan dari pemerintah," kata Damai
pada Tirto.