Dari yang disebut dalam video Koo Tjay Sing ,Kwee Kek Beng dan Liem Koen
Hian:
Putera Prof. Koo Tjay Sing adalah Prof.Dr.Mr. Koo Swan Sik, ahli Hukum
International, tinggal di Belanda.
Putera2 Kwee Kek Beng adalah Ir. arsitek Kwee Hin Goan, tinggal di Belanda
dan Journalist Kwe Hin Houw, meninggal di Jerman.
Saudara dari Liem Koen Hian adalah Mr. Liem Koen Seng, pembela masalah
landreform dulu di jawa Barat.

---------- Forwarded message ---------

*... atau disembunyikan*


*Museum Peranakan Tionghoa, Apa Sih Isinya ?*
https://www.youtube.com/watch?v=O05D0dDoO9o&feature=youtu.be


*Dari Universitas Semarang ke Univesitas Diponegoro*

Universitas Semarang yg kemudian berganti nama menjadi Universitas
Diponegoro adalah salah satu universitas terbesar di Jawa Tengah.
Guru Besar nya pun dari berbagai etnis diantaranya adalah Prof Ko Tjay Sing
dan Dr Han Bing Hoo , ini artinya orang Tionghoa sudah care pada bidang
Pendidikan. Dan hebatnya lagi Universitas tsb didirikan diatas tanah milik
Oei Tiong Ham seorang Hartawan Tionghoa semarang yg terkenal.
Guru Besar yang rela tak bergaji, bahkan menyumbang.
Dengan biaya yang dikumpulkan dari sumbangan pribadi kalangan orang Jawa
dan Tionghoa yang tak terhitung banyaknya, disertai semangat bahu membahu,
berdirilah Universitas Semarang. Setelah berdiri, semangat membangun daerah
dengan penuh keikhlasan juga tak berkurang, tidak sedikit diantara tenaga
pengajar yang rela tidak menerima gaji untuk pengabdiannya, antara lain Mr
Ko Tjay Sing (Guru Besar) dan Mr Han Bing Hoo. Prof Ko Tjay Sing adalah
seorang pengacara sangat terkenal, yang pada tahun 1928 berhasil
menyelesaikan studinya di Leiden.
Tahun 1961, senat universitas menyepakati dijadikannya universitas menjadi
negeri dan berubah nama menjadi Universitas Diponegoro.
Tak boleh dilupakan juga, bahkan wajib diingat, jika kampus kebanggaan
orang Jawa Tengah ini, berdiri diatas tanah milik hartawan Tionghoa asal
Semarang, yaitu Oei Tiong Ham... Dahsyat kan?

                                                               read more
https://id-id.facebook.com/TiongHoa.Indonesia/posts/universitas-semarang-yg-kemudian-berganti-nama-menjadi-universitas-diponegoro-ad/10156637143427258/


Selasa, 11 Juli 2017
*Putri Pendiri Undip Dikukuhkan Jadi Guru Besar*
 Sementara itu, Prof. Han Ay Lie mengakui sosok Rektor Undip sedemikian
dekat dengan sang ayah karena pernah menjadi mahasiswanya ketika di FH
Undip.
"Ayah membidani universitas (Undip) sekitar 1956. Saya kembali meneruskan
rintisan ayah saya," kata sosok kelahiran Semarang, 9 November 1956
tersebut.
"Saya masih inget kata-kata ayah saya. Ketika itu Mas Yos (Rektor, red.)
bertamu. Ayah saya bilang, suatu hari dia akan jadi rektormu," kata Han Ay
Lie.
https://jateng.antaranews.com/detail/putri-pendiri-undip-dikukuhkan-jadi-guru-besar.html

July 12, 2017

*Undip Kukuhkan Guru Besar bidang Beton   *
http://www.kampussemarang.com/undip-kukuhkan-guru-besar-bidang-beton/

Kirim email ke