*Menkeu Filipina: Filipina-Tiongkok Berhubungan Rukun Tetangga*
2018-11-14 10:52:32
http://indonesian.cri.cn/20181114/212a51ff-61da-68f1-72f1-c64ffa4ddaa8.html
Atas undangan Presiden Filipina Rodrigo Duterte, Presiden Tiongkok Xi
Jinping akan mengadakan kunjungan kenegaraan ke Filipina. Untuk pertama
kali Presiden Xi Jinping mengadakan kunjungan kenegaraan ke Filipina dan
juga merupakan kunjungan kenegaraan perdana pemimpin Tiongkok ke
Filipina selama 13 tahun ini. Menteri Keuangan Filipina Carlos Dominguez
III dalam wawancaranya dengan wartawan CRI menyatakan sambutan atas
kunjungan Presiden Xi, dan mengapresiasi hubungan Tiongkok-Filipina
serta kerja sama ekonomi dan perdagangan kedua negara.
Dominguez berpendapat, kunjungan Presiden Xi mempunyai arti penting, dan
mencerminkan semakin mendalam dan eratnya hubungan kedua negara.
Sejak Duterte terpilih sebagai presiden, hubungan Filipina-Tiongkok
mengalami kemajuan besar, dan mencapai prestasi besar di bidang-bidang
pariwisata, moneter, perdagangan, dan infrastruktur. Dominguez
menyatakan, kini unsur utama yang mengekang perkembangan Filipina ialah
ketinggalan taraf pembangunan infrastruktur, sedangkan kerja sama
Tiongkok-Filipina sangat bermanfaat bagi Filipina untuk menanggunangi
kemiskinan dan memperbaiki kehidupan rakyat.
Dominguez menjelaskan dengan mengambil contoh tentang bantuan Tiongkok
terhadap fasilitas irigasi Filipina, dikatakannya bahwa bantuan tersebut
telah meningkatkan volume produksi bahan pangan setempat, juga membantu
Metro Manila dalam memperbaiki syarat penyuplaian air, serta
menyejahterakan kehidupan rakyat Filipina. Dia mengatakan, Tiongkok juga
membantu Filipina dalam membangun banyak rel kereta api, hal ini tidak
hanya memperbaiki syarat transportasi, juga akan meningkatkan laju
logistik komoditas dalam negeri, menurunkan biaya transportasi, dan
mendorong perkembangan ekonomi Filipina.
Diberitakan, selama kunjungan Presiden Xi di Filipina, kedua negara akan
menandatangani serangkaian persetujuan kerja sama dengan melingkupi
bidang-bidang moneter dan pembangunan infrastruktur. Dominguez
menyatakan, kini volume perdagangan kedua negara sangat besar, apabila
diadakan transaksi langsung dengan peso Filipina dan yuan RMB, akan
menghemat biaya kedua pihak, sementara mendorong hubungan ekonomi
perdagangan bilateral.
RMB merupakan mata uang yang kuat dan dapat diterima. Tiongkok adalah
mitra dagang terbesar bagi Filipina, kedua negara tidak perlu mengadakan
perhitungan melalui mata uang pihak ketiga, sebaiknya diadakan transaksi
secara langsung.
Pada 30 Oktober yang lalu Philippine Renminbi Trading Community (PRTC)
didirikan, dengan disponsori oleh Bank of China cabang Manila dan
diikuti oleh 13 bank utama Filipina. Dengan bimbingan dan pengawasan
Bank of Philippine, PRTC akan mendirikan pasar transaksi langsung antar
yuan RMB dengan peso Filipina, mewujudkan pertukaran langsung RMB-Peso,
menyelesaikan sejarah transaksi valuta asing via dolar AS. Pasar
transaksi tersebut diperakirakan mulai beroperasi pada akhir November
tahun ini.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com