https://news.detik.com/berita/d-4323676/saling-tuduh-rai-gedek-maling-tak-tahu-malu?tag_from=
wp_cb_detikPemilu_hl&_ga=2.211049557.1936074468.1543512477-405100661.1543512477
Kamis 29 November 2018, 21:05 WIB
Saling Tuduh Rai Gedek, Maling Tak Tahu
Malu
Tim Detikcom - detikNews
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4323676/saling-tuduh-rai-gedek-maling-tak-tahu-malu?tag_from=wp_cb_detikPemilu_hl&_ga=2.211049557.1936074468.1543512477-405100661.1543512477#>
Tweet
<https://news.detik.com/berita/d-4323676/saling-tuduh-rai-gedek-maling-tak-tahu-malu?tag_from=wp_cb_detikPemilu_hl&_ga=2.211049557.1936074468.1543512477-405100661.1543512477#>
Share *0*
<https://news.detik.com/berita/d-4323676/saling-tuduh-rai-gedek-maling-tak-tahu-malu?tag_from=wp_cb_detikPemilu_hl&_ga=2.211049557.1936074468.1543512477-405100661.1543512477#>
78 komentar
<https://news.detik.com/berita/d-4323676/saling-tuduh-rai-gedek-maling-tak-tahu-malu?tag_from=wp_cb_detikPemilu_hl&_ga=2.211049557.1936074468.1543512477-405100661.1543512477#>
Saling Tuduh Rai Gedek, Maling Tak Tahu Malu Prabowo Subianto (Lamhot
Aritonang/detikcom)
*Jakarta* - Prabowo Subianto
<https://www.detik.com/tag/prabowo-subianto/?_ga=2.192202990.516761863.1543457582-662448606.1526031187>
berbicara tentang elite bangsa Indonesia yang punya rai gedek
<https://www.detik.com/tag/politik-rai-gedhek/?_ga=2.192202990.516761863.1543457582-662448606.1526031187>
(tidak tahu malu) karena suka /nyolong/ tapi mukanya sok tak berdosa.
Pernyataan capres nomor urut 02 ini membuat kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin
dan Prabowo-Sandiaga Uno saling lempar tuduhan.
Pernyataan Prabowo soal rai gedek disampaikan di hadapan ribuan warga
Muhammadiyah DIY di Hotel Prima Jalan Magelang Km 11, Sleman, Rabu
(28/11/2018). Awalnya Prabowo mengaku mengetahui rakyat saat ini sedang
sangat tidak suka pada pemimpin-pemimpin yang korupsi. Menurutnya,
rakyat sekarang tidak bodoh lagi. Bahkan orang-orang di pelosok-pelosok
semua punya /gadget./ Mereka tahu sekarang dan mengerti apa yang terjadi
pada bangsanya.
"Mereka tahu elite di Jakarta itu /pinter /tapi juga suka /minterin/,
/pinter... pinter mlintir, pinter... pinter nyolong/. Untuk /nyolong/
itu harus /pinter /dan nekat, dan mukanya tebal, apa istilah orang Jawa?
(Prabowo bertanya ke hadirin, lalu serempak dijawab: 'rai gedek'. Lalu
Prabowo melanjutkan orasi). Rai gedek," kata Prabowo
<https://www.detik.com/tag/prabowo-subianto/?_ga=2.192202990.516761863.1543457582-662448606.1526031187>,
di Hotel Prima Jalan Magelang Km 11, Sleman, Rabu (28/11/2018).
"Saya lihat elite-elite di Jakarta itu rai gedek
<https://www.detik.com/tag/politik-rai-gedhek/?_ga=2.192202990.516761863.1543457582-662448606.1526031187>
/bener/, mukanya itu lo, seolah-olah /ndak/ berdosa. Padahal rakyat
nggak bodoh, rakyat tahu," lanjutnya.
Kubu Jokowi pun menanggapi pernyataan Prabowo. Wakil Sekretaris Tim
Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni, menilai Prabowo
sedang menyindir dirinya sendiri.
*Baca juga: *PDIP: Elite Rai Gedhek Subur di Era Soeharto
<https://news.detik.com/read/2018/11/29/130433/4322748/10/pdip-elite-rai-gedhek-subur-di-era-soeharto>
"Pak Prabowo sedang menyindir diri sendiri, ya? Atau menyindir keluarga
Cendana dalam kasus Yayasan Supersemar?" kata Raja Juli, yang juga
Sekjen PSI itu, Rabu (28/11).
Partai Gerindra pun menjelaskan maksud pernyataan sang ketum soal elite
bangsa yang punya rai gedek (tak tahu malu) suka mencuri. Anggota Badan
Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade, menyebut seharusnya pernyataan
Prabowo dijadikan introspeksi bagi semua pihak.
"Pak Prabowo itu bicara karena keprihatinan beliau terhadap pernyataan
Ketua KPK (Agus Rahardjo) kemarin ya, yang korupsi sekarang ini sudah
/warning/. Beliau prihatin korupsi sekarang nggak berhenti-henti, makin
merajalela. Bahkan hari ini pun ada OTT hakim PN Jaksel. Ini harusnya
jadi introspeksi," ungkap Andre.
Partai pendukung Jokowi
<https://www.detik.com/tag/jokowi/?_ga=2.24748414.516761863.1543457582-662448606.1526031187>,
Hanura, menduga Prabowo sedang menyinggung Presiden RI ke-2 Soeharto,
yang merupakan mantan mertua eks Danjen Kopassus itu. Ketua DPP Hanura
Inas Nasrullah menuding Prabowo tegas melemparkan tudingan kepada
Soeharto lewat pernyataannya.
"Apakah ini merupakan pengakuan dan tudingan bahwa Soeharto juga rusak
mentalnya? Kalau iya, kok tega-teganya Prabowo menista dan menghujat
ayah kandung Titiek Soeharto (Siti Hediati Hariyadi) dan Tommy Soeharto
(Hutomo Mandala Putra)," ungkap Inas.
*Baca juga: *Politik Genderuwo Vs Rai Gedhek
<https://news.detik.com/read/2018/11/29/110127/4322518/10/politik-genderuwo-vs-rai-gedhek>
"Walaupun sudah bercerai dengan Titiek Soeharto, bukankah mereka
tersebut sekarang ini sekutu Prabowo dalam Pilpres 2019? Artinya, secara
terang-terangan Prabowo menuding kepribadian Soeharto rusak, sehingga
menyebabkan korupsi merajalela hingga menjadi penyakit yang merongrong
kehidupan bangsa hingga hari ini," imbuhnya menyindir.
Sementara itu, menurut sekutu Gerindra, PAN, rai gedek yang dimaksud
Prabowo ditujukan kepada elite yang sering mencitrakan diri seolah-olah
bersih. Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo menyebut
pernyataan Prabowo tersebut tidak merujuk ke satu-dua orang, melainkan
kepada kalangan elite politik dan bisnis.
"Di antara yang 'bermain' ini ada yang sering mencitrakan diri
seolah-olah bersih. Dugaan saya, merekalah yang dimaksud Prabowo. Bahasa
Jakarta-nya, '/gue/ kan tahu kelakuan /elo/, kok /elo /sok bersih',"
kata Dradjad.
Kemudian Partai NasDem mengomentari soal rai gedek dengan pernyataan
sindiran kepada Prabowo. Ketua DPP Partai NasDem Irma Suryani Chaniago
mengatakan rai gedek itu orang yang masih /ngotot/ menjadi presiden
padahal sudah berkali-kali gagal.
"Biasanya yang disebut rai gedek itu orang yang sudah berkali-kali
pingin jadi presiden tapi selalu gagal, tapi masih /ngotot/ maju," sebut
Irma.
Kemudian Partai Golkar justru menyinggung PKS dari pernyataan Prabowo
itu. Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syaidzily mengungkit soal mantan
anggota DPR dari Fraksi PKS, Yudi Widiana, yang pernah menggunakan kode
bahasa Arab dalam kasus suap pembangunan jalan di Maluku dan Maluku Utara.
"Bukan hanya tidak malu atau rai gedek, yang korupsinya menggunakan
kode-kode bahasa agama juga, Pak. Pakai bahasa /liqo/ dan juz segala
macam. Bahkan masih ada yang tidak mau mengundurkan diri dari jabatan
sebagai salah satu pimpinan legislatif dan sudah ditetapkan tersangka,
saat ini belum mau mundur dari jabatannya," ucap Ace.
Tak terima dengan pernyataan Golkar, PKS balik menyerang partai yang
besar di era Orde Baru <https://www.detik.com/pemilu> tersebut. PKS
menyebut Golkar perlu becermin.
"Sepertinya dia (Golkar) perlu /ngaca /pakai cermin besar. Mungkin dia
lupa siapa juara dan /runner-up/ partai yang dianggap paling korup dan
paling banyak kepala daerahnya ditangkap KPK," sebut Direktur
Pencapresan PKS Suhud Alynudin.
"Mungkin dia juga lupa kader partai mana yang korupsi pengadaan Alquran?
Sebaiknya semua melakukan muhasabah agar Revolusi Mental yang
dicanangkan Pak Jokowi tidak sekadar slogan kampanye," tegas Suhud.
*(elz/fdn)*
politik rai gedhek <https://www.detik.com/tag/politik-rai-gedhek/>
prabowo subianto <https://www.detik.com/tag/prabowo-subianto/> jokowi
<https://www.detik.com/tag/jokowi/> prabowo-sandiaga
<https://www.detik.com/tag/prabowo-sandiaga/> jokowi-ma'ruf amin
<https://www.detik.com/tag/jokowi-ma'ruf-amin/> pilpres 2019
<https://www.detik.com/tag/pilpres-2019/>