Ngomong karo wong gendeng iso dadi gendeng.

RE: [GELORA45] Banyak Guru Honorer Pensiun dengan Gaji Rp 150 Ribu


---In [email protected], <nesare1@...> wrote :


Minta ampun GOBLOKnya masih ngeyel!!!

Nulis yg enggak2 pakai wangsit atau pangsit sih hehehehe!!!!

 

Kalau kami hidup didunia nyata pake’ informasi:

https://eligibility.com/unemployment/where-do-unemployment-benefit-funds-come-from

 

The U.S. Department of Labor’s Unemployment Insurance program is funded through 
unemployment insurance taxes paid by employers and collected by the state and 
federal government. 

Employers pay federal taxes of 6 percent on the first $7,000 in annual income 
earned by every employee. Employers who pay on time get a tax break at 5..4 
percent.

The amount collected by each state varies as does the amount of income it is 
collected on—the first $7,000 to $34,000 an employee earns each year, depending 
on the state. States create their tax systems based on the costs needed to 
cover their unemployment claims. Contrary to popular belief, employees are very 
rarely required to pay into unemployment insurance.. There are only three 
states—Arkansas, New Jersey and Pennsylvania—that ask employees to contribute 
and only in specific situations.

 

Disini dikasih tahu: duit berasal dari employers/perusahaan. Ente bilang dari 
state?!! Lalu disini dibilang karyawan sangat jarang bayar (hanya 3 states yg 
suruh karyawan bayar utk situasi tertentu), tetapi ente bilang itu haknya krn 
sudah membayar?!

 

Gimana jadinya pendapat ente bertolak belakang sama informasi ini?

 

Hehehehe dasar GOBLOK! Sudah gak ngerti bacotnya gede lagi!

Nesare

 

 

From: [email protected] <[email protected]> 
Sent: Monday, December 10, 2018 12:55 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Banyak Guru Honorer Pensiun dengan Gaji Rp 150 Ribu

 

 

Unemployment benefit adalah salah satu benefit ketika seseorang jadi karyawan, 
untuk itu employer membayar unemployment insurance taxes (untuk th 2018 sebesar 
6%). Dari unemployment tax itu sebagian besar dibayar ke state (sekitar 5.4%) 
dan sisanya ke federal (sekitar 0.6%). Masing2 state yg mengurus 
administrasinya dan membayar unemployment claims. Seandainya ada resesi dan 
dana state tidak mencukupi bisa mengambil uang dari federal (untuk dikembalikan 
lagi) ataupun pinjam uang dari sumber2 lain seperti mengeluarkan bonds misalnya.

 

Jadi disini pada waktu keadaan normal unemployment funds itu menumpuk, pada 
saat resesi tidak mencukupi dan menyebabkan states pinjam ke federal.

 

Hal2 diatas sudah dijelaskan dari awal dan tidak ada yang diralat, dan 
merupakan hak karyawan yang kena lay-off ataupun dipecat sesuai dengan 
eligibility-nya.

 

Tidak semua yang dipecat memang eligible terima unemployment income, mereka 
yang misconduct tidak eligible. Otak udang yang tidak mampu mengikuti 
perkembangan teknologi biarpun sudah di-training ber-kali2 misalnya dan dipecat 
karenanya ya eligible, tetapi si Kepala Besar Otak Udang yang abusing me-maki2 
guoblok dlsb diskriminatif dan bejat sehingga dipecat ya tidak eligible. Sudah 
tentu si Kepala Besar Otak Udang yang dipecat dan ditolak unemployment 
benefit-nya bisa menuntut kepengadilan, disini pengadilan yang akan memberi 
judgment.

 

 

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Oh masih gak ngaku salah ya?

 

Koq bisa gak salah? Ente jelas2 salah bilang duit unemployement benefit dari 
state. Lalu diralat dari employer setelah ane kasih tahu krn mau berargumen 
karyawan yg dipecat bukan pengemis. Wong jelas2 karyawan yg dipecat ini tidak 
taruh/bayar duit sama sekali ke unemployment benefit dan hanya sebagian duitnya 
berasal dari employer/perusahaannya, koq bisa disebut hak nya? Negara ente itu 
negara kapitalis GOBLOK.

 

Betul2 masih gak mau terima kesalahannya! Ini ane kasih tahu lagi ya: duit 
unemployement benefit yg diterima oleh seorang karyawan yg dipecat itu masuk 
taxable income artinya: sipenerima harus bayar pajak atas duit yg diterima. 
Lapornya kemana tahu? Lapornya ke FEDERAL bukan STATE GOBLOK!!!!

Ini artinya apa tahu? Artinya itu duitnya FEDERAL makanya dipajakin sama 
FEDERAL.

 

Jangan2 ente ini ngibul bayar pajak ya? Bisa ditangkap loh ente ini. Hati2 
sok2an diwarkop begini, tahu2 dibaca sama IRS negara ente bisa kena audit 
hehehehehehe.

 

Masih ngeyel?

 

Nesare

 

 

From: [email protected] <[email protected]> 
Sent: Monday, December 10, 2018 11:32 AM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Banyak Guru Honorer Pensiun dengan Gaji Rp 150 Ribu

 

 

Memang siapa yang marah?

Anda Kepala Besar Otak Udang itu suatu kenyataan.

 

Tidak ada kesalahan, anda hanya mempermalukan diri sendiri dengan mem-bolak 
balik perkataan. Saya tidak ada waktu dan tidak perlu ikut campur mempermalukan 
diri anda sendiri.

 

 

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Koq marah marah begini?!

Jangan marah kalau memang salah.

Sebagai democrat yg ngerti etika dan moral, harus menerima kalau salah.

Jelas2 ane bener kan, ente itu bukan democrat apalagi registered democrat!!! 
Ente itu republiken sama2 dgn Trump yg asbun walaupun salah!!!!!!

 

Hehehehe

Nesare

 

 

From: [email protected] <[email protected]> 
Sent: Monday, December 10, 2018 11:08 AM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Banyak Guru Honorer Pensiun dengan Gaji Rp 150 Ribu

 

 

Kepala Besar Otak Udang!

 

---In [email protected], <nesare1@...> wrote :

Betul2 GOBLOK!

Unemployment benefit yg di FUTC itu bukan semuanya dari premi yg dibayar 
perusahaan/employer GOBLOK!!!!

Kalau semuanya dibayar oleh employer, ngapain state dan federal harus ikut2an 
GOBLOK!!!!!

 

Jelas2 sekali ente gak ngerti sama sekali.

Jelas sekali ente yg kacau balau mencampur adukkan duit SS dan duit 
unemployment benefit. Sedangkan yg diomongin adalah duit nya unemployment 
benefit dan baru sekarang sadar ttp tetap ngeyel mau bilang premi yg dibayar 
oleh employer/perusahaan adalah hak nya karyawan?!!

Jelas sekali ente gak ngerti masalah cost and expenses dalam bisnis.

 

Kelihatan sekali jalan pikirannya ente yg GOBLOK itu dan minta ampun ngeyel 
nya!!!!!

Sudah jelas2 salah masih berkutet mau benar!

Democrat macem apa kayak gini?!! Ente itu persis Trump hehehehehehe!!!

 

Nesare

 

 

From: [email protected] <[email protected]> 
Sent: Monday, December 10, 2018 10:28 AM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: RE: [GELORA45] Banyak Guru Honorer Pensiun dengan Gaji Rp 150 Ribu

Kirim email ke