Kombinasi antara mutu partai dan sistem pemilu 
yang berlaku terbukti hanya menghasilkan korupsi 
lintas partai.
-
Bupati Cianjur Yang Dicokok KPK Sering Gonta-GantiPartai
 
RABU, 12DESEMBER 2018 , 16:12:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO 

RMOL.Bupati Cianjur Irvan Rivano Muchtar baru saja ditangkap Komisi 
PemberantasanKorupsi (KPK) dalam sebuah operasi tangkap tangan (OTT).
Irvanterjaring OTT karena diduga menerima duit suap anggaran pendidikan. Suap 
itudikumpulkan kepala sekolah se-Kabupaten Cianjur untuk diberikan kepada Irvan.

Uang sebesar Rp 1,5 miliar disita dalam OTT ini. KPK juga menangkap 5 
oranglainnya.

Berdasarkan penelusuran redaksi, Irvan merupakan anak dari mantan 
BupatiCianjur, Tjetjep Muchtar Soleh. Dia juga dikenal sering bergonta-ganti 
partai.

Irvan merupakan kader Partai Demokrat saat menjabat sebagai anggota DPRD 
JawaBarat di periode 2014 hingga 2019 lalu. Dia kemudian keluar dari barisan 
partaibesutan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu saat maju di Pilkada 2015 
lalu. Irvan melabuhkan hati ke Partai Golkar. Dia diusung Golkar, PKB, dan PBB 
dipilkada. Hasilnya, Irvan sukses menjadi pengganti ayahnya.

Tak lama kemudian, Irvan ikut jejak ayahnya yang menjabat sebagai 
pemimpinPartai Nasdem Cianjur. Di Nasdem, Irvan menjabat sebagai Ketua Garda 
Pemuda(GP) Nasdem Jawa Barat.
[ian]

Kirim email ke