Kita semua konco bin sahabat. On Thu, Dec 20, 2018 at 8:13 PM Jonathan Goeij [email protected] [GELORA45] <[email protected]> wrote:
> > > Perusahan milik Sandiaga Uno, Cawapres nomor urut 02, PT Saratoga > Investama Sedaya Tbk (SRTG) menjual seluruh kepemilikan sahamnya di PT Batu > Hitam Perkasa, Kamis (12/12) lalu > > Pembeli saham tersebut adalah PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) dan PT > Toba Bara Energi. > > Perusahaan ini adalah milik Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman > Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, yang > merupakan pendukung Presiden Jokowi. > ... > Jenderal TNI (Purn) Luhut Pandjaitan adalah pebisnis pemilik PT Toba > Sejahtra. Dia memiliki 99,98% saham Grup PT Toba Sejahtra. > .... > > Perusahaan Sandiaga Uno Dibeli Luhut Panjaitan > <https://www.senayanpost.com/perusahaan-sandiaga-uno-dibeli-luhut-panjaitan/> > <https://www.senayanpost.com/author/miftahulum/>M Ulum > <https://www.senayanpost.com/author/miftahulum/> 15 jam ago > > > Sandiaga Uno > > JAKARTA, SENAYANPOST.com – Meski berbeda pilihan politik, Sandiaga Uno dan > purnawirawan Jenderal Luhut Binsar Panjaitan nyatanya tak menghalangi > keduanya menjalin transaksi bisnis. > > Perusahan milik Sandiaga Uno, Cawapres nomor urut 02, PT Saratoga > Investama Sedaya Tbk (SRTG) menjual seluruh kepemilikan sahamnya di PT Batu > Hitam Perkasa, Kamis (12/12) lalu > > Pembeli saham tersebut adalah PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) dan PT > Toba Bara Energi. > > Perusahaan ini adalah milik Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman > Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, yang > merupakan pendukung Presiden Jokowi. > > > Diberitakan tribunnews, Batu Hitam Perkasa merupakan pemegang 5% saham di > PT Paiton Energy yang mengoperasikan dua unit pembangkit listrik komersial > bertenaga batubara dengan kapasitas 615 megawatt (MW) di Probolinggo, Jawa > Timur. > > BACA JUGA: Lepas Ratusan Juta Lembar Saham, Sandi Raup Rp567 M > <https://www.senayanpost.com/lepas-ratusan-juta-lembar-saham-sandi-kantongi-rp567-m/> > > Perusahaan ini juga mengoperasikan satu unit pembangkit bertenaga batubara > berkapasitas 815 MW dengan teknologi boiler bersistem supercritical. > > Selain itu Batu Hitam Perkasa merupakan pemegang 5% saham di Minejesa > Capital BV, perusahaan penerbitan obligasi global untuk kepentingan Paiton > Energy. > > “Saratoga Investama Sedaya telah menjual seluruh kepemilikan sahamnya di > Batu Hitam Perkasa sebesar 16,7% dengan nilai total setara USD9 juta,” kata > Head of Legal and Corporate Secretarial Division Saratoga Investama melalui > keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) beberapa waktu lalu. > > BACA JUGA: Sandi Harus Laporkan Dana Kampanye Rp 500 M Hasil Jual Saham > <https://www.senayanpost.com/sandi-harus-laporkan-dana-kampanye-rp-500-m-hasil-jual-saham/> > > Ia mengklaim bahwa perusahaan milik pengusaha dan cawapres Sandiaga Uno > ini melepas kepemilikan saham di Batu Hitam Perkasa dalam rangka > menyelesaikan siklus investasi perusahaan. > > Namun, ia tidak memberikan keterangan detail terkait siklus investasi > tersebut. > > > Lalu bagaimana langkah selanjutnya dari Toba Bara Sejahtera dan Toba > Energy setelah resmi mengambil alih saham Batu Hitam Perkasa dari Saratoga > Investama Sedaya? > > Direktur Toba Bara Sejahtera Pandu Patria Sjahrir menyebut, pihaknya akan > mengubah fokus perusahaan dari perusahaan pertambangan batubara menjadi > perusahaan energi yang terintegrasi atau integrated energy corporation. > > Namun, ia belum mau memberikan keterangan lebih lanjut mengenai rencana > tersebut, termasuk mengenai berapa belanja modal atau capital expenditure > (capex) yang akan dianggarkan. > > “Nanti akan kami infokan secara spesifik ke publik,” tegas dia. > > Asal tahu saja, Paiton Energy yang didirikan pada tahun 1994 merupakan > pemasok 6% kebutuhan energi listrik di Pulau Jawa dan Bali. > > Pemegang saham Paiton Energy yakni Mitsui (45,5%), Nebras Power (35,5%), > JERA (14%) dan Batu Hitam Perkasa yang kini dialihkan ke Toba Bara > Sejahtera dan Toba Bara Energy (5%). > > Jenderal TNI (Purn) Luhut Pandjaitan adalah pebisnis pemilik PT Toba > Sejahtra. Dia memiliki 99,98% saham Grup PT Toba Sejahtra. > > Sebelum berbinsis karirnya di militer, ia adalah seorang jenderal bintang > empat Komando Pasukan Khusus Angkatan Darat (Kopassus AD) > > > Dalam situs resmi perusahaan, Grup Toba Sejahtra terbagi ke dalam 6 anak > usaha yang terdiri dari Toba Coal and Mining, Toba Oil and Gas, Toba Power, > Toba Perkebunan dan Kehutanan, Toba Industri dan Toba Property and > Infrastructure. > > Anak usaha tersebut terbagi lagi menjadi 16 perusahaan yang bergerak di > berbagai sektor. > > Berikut struktur Grup PT Toba Sejahtra dan anak usah : > > 1. Toba Coal and Mining > > – PT Toba Bara Sejahtra Tbk (TOBA) > > PT Toba Bara Sejahtra merupakan anak perusahaan yang keseluruhan saham nya > dimiliki oleh PT Toba Sejahtra. Toba Bara memiliki 3 anak perusahaan > pertambangan batubara di Kalimantan Timur. > > Anak-anak perusahaan Toba Bara bekerja sama dengan kontraktor-kontraktor > tambang terkemuka Indonesia seperti Petrosea dan SIS untuk memastikan bahwa > rencana penambangan berjalan tepat waktu dan meminimalisasi biaya > pengembangan yang meningkat. > > – PT Admira Baratama Nusantara > > PT Adimitra Baramata Nusantara merupakan konsesi pertambangan seluas 2.990 > hektare yang berlokasi di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. > > Memulai operasinya pada 2008 dan berhasil melakukan pengiriman komersilnya > pada tahun yang sama. > > Produksi hasil tambang diperkirakan mencapai 3,6 juta metric ton batu bara > pada 2011 dan diharapkan dapat terus bertambah di tahun-tahun berikut yang > akan didapat melalui penambahan kontraktor pertambangan dan pengeluaran > modal infrastruktur. > > – PT Indomining > > PT Indomining terletak di lahan konsesi seluas 683 ha yang berlokasi di > Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, dan telah memulai operai komersil > pertamanya pada 2007. > > Produksinya mencapai sekitar 1,5 juta MT batu bara per tahun dan > diharapkan dapat terus bertambah di tahun-tahun berikut. > > > Serupa dengan PT Adimitra Baratama Nusantara, tambang milik PT Indomining > berlokasi di dekat dermaga anak Sungai Mahakam, sehingga menghasilkan biaya > produksi yang sangan kompetitif. > > – PT Trisensa Mineral Utama > > PT Trisensa Mineral Utama merupakan konsesi pertambangan seluas 3.414 ha > yang berlokasi di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. > > Saat ini sedang dilakukan pengeboran dan perencanaan tambang, dan produksi > awal telah dimulai pada 2011. > > – PT Kutai Energi > > PT Kutai Energi adalah konsesi pertambangan terbesar PT Toba Sejahtra, > terdiri dari 6.932 ha daerah di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. > > Konsesi, yang mulai beroperasi dan produksi komersial pada 2010 kini > mengalami pengembangan lebih lanjut dan perencanaan, produk diperkirakan > akan meningkat pesat selama beberapa tahun mendatang. > > 2. Toba Oil and Gas > > – PT Energi Mineral Langgeng > > Blok di Madura Tenggara dengan luas 4.567 km2 ini diberikan kepada PT > Energi Mineral Langgeng pada 5 Mei 2009. > > Rasio keberhasilan eksplorasinya diperkirakan mencapai 40% total risiko > potensi sumber daya yang dapat diperbaiki diperkirakan mencapai 2 miliar > barel minyak, 593 miliar kaki kubik gas alam dan 36 jutaan barel kondensat. > > – PT Fairfield Indonesia > > PT Fairfield Indonesia didirikan pada 2005 dan merupakan perusahaan > bersama dengan Fairfield Nodal, perusahaan seismik Amerika Serikat. > > Perusahaan ini dilengkapi dengan teknologi dan kapasitas yang diperlukan > untuk menangani baik data seismik 2 dimensi dan 3 dimensi dan proyek-proyek > di kedalaman termasuk di darat, zona transisi dan pengolahan data kelautan. > > 3. Toba Perkebunan dan Kehutanan > > – PT Tritunggal Sentra Buana > > Melalui PT Tritunggal Sentra Buana, PT Toba Sejahtra melakukan usaha > patungan dengan Wilmar Plantations dan memiliki saham minoritas sebesar 25% > atas perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di Saliki, Kalimantan Timur. > > Perkebunan Saliki memiliki total lahan seluas 12.000 ha dengan total lahan > Hak Guna Usaha (Izin Operasi) sebesar 5.759 ha. > > > Perkebunan Saliki juga dilengkapi dengan alat giling yang dapat mengolah > hasil panen minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dari perkebunan > sendiri maupun milik para petani di sekitar. > > – PT Admira Lestari > > PT Adimitra Lestari didirikan pada 2005. Pada tahun 2008, perusahaan ini > menerima Izin Usaha Pengelolaan Hasil Kayu (IUPHHK) yang berlaku selama 45 > tahun untuk 52.100 ha hutan produktif di Nunukan, Kalimantan Timur. > > – PT Perkebunan Kaltim Utama I > > PT Toba Bara Sejahtera Tbk (TOBA) pada 19 Juni 2013, telah membeli > mayoritas saham dalam PT Perkebunan Kaltim Utama I. > > PT Perkebunan Kaltim Utama memiliki total luas lahan sebesar 8.633 ha dan > lahan yang sudah ditanam seluas 2.896 ha. Izin Penanaman ini akan habis > pada 2036 mendatang. > > Pada April 2009, PT Adimitra Lestari telah memulai produksi komersilnya. > > 4. Toba Industri > > – PT Smartias Indo Gemilang > > PT Smartias Indo Gemilang didirikan pada 2007 lalu. Operasinya melibatkan > penjualan dan distribusi KWH meter elektrik prabayar dalam bentuk Smart > Card atau STS Meter Token untuk listrik perumahaan yang disediakan oleh > Perusahaan Listrik Negara (PLN). > > Fitur prabayar ini memungkinkan para pelanggan PLN untuk mengelola dan > menghemat tagihan listrik mereka dengan baik. Selain itu, fitur ini juga > dapat meningkatkan kerja PLN dalam melayani pelanggan dan operasionalnya > secara lebih efisien, sementara dalam waktu yang bersamaan dapat > menghindari adanya pemutusan hubungan listrik akibat adanya tagihan yang > belum terbayar. > > – PT Rakabu Sejahtra > > PT Rakabu Sejahtra didirikan pada 2009 dan memiliki pabrik yang berlokasi > di Solo, Jawa Tengah. > > PT Toba Sejahtra memiliki saham minoritas dalam pabrik yang memproduksi > berbagai furnitur olahan kayu dalam bentuk rangka pintu, lantai, dan > lain-lainnya ini. > > Produk-produk tersebut banyak dijual untuk pasar ekspor. > > – PT Kabil Citranusa > > Melalui PT Kabil Citranusa, PT Toba Sejahtra memiliki saham minoritas > dalam 147 ha lahan industri yang berlokasi di Batam, Kepulauan Riau. > > Perusahaan ini didirikan pada 2002 serta dirancang untuk memenuhi > kebutuhan industri gas dan minyak.. > > 5. Toba Property and Infrastructure > > – PT Toba Pengembang Sejahtra > > Perusahaan properti ini memiliki lokasi di kawasan bisnis Megakuningan. > Toba Pengembang Sejahtra memiliki luas lahan sebesar 1,7 ha. > > Perusahaan ini memiliki rencana proyek pada kuartal III/2013 untuk > melakukan penanaman tiang pancang atau ground breaking gedung. > > Pada Kuartal III/2015 direncanakan gedung Tower A telah selesai dibangun > dan menyusul Tower B. > > 6. Toba Power > > – PT Pusaka Jaya Palu Power > > PT Pusaka Jaya Palu Power adalah perusahaan swasta pertama di Indonesia > yang berhasil membangun pembangkit listrik tenaga uap. > > Terletak di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, perusahaan ini memulai > operasinya sejak 2007 dan saat ini telah mampu memproduksi 2×15 MW dengan > rencana ekspansi hingga 40 MW pada 2013. > > Power Purchase Agreement (PPA) dengan PLN ditandatangani pada 2007 untuk > periode 25 tahun. > > Untuk mendukung masyarakat lokal, pemerintah Kota Palu memiliki sebagian > kecil saham dari pembangkit tenaga listrik ini. > > – PT Kartanegara Energi Perkasa > > PT Kartanegara Energi Perkasa telah menandatangani Power Purchase > Agreement (PPA) dengan PLN pada 18 April 2011 untuk pengembangan PLTG > Senipah di Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur. > > Pembangkit listrik ini akan mampu memproduksi 2×41 MW (satu siklus) yang > dimulai pada Desember 2012, dengan meningkatkan angka produksinya menjadi > 2×60 MW (siklus gabungan) yang direncanakan pada 2013. > > Perjanjian penyediaan gas alam telah ditandatangani pada Juni 2009. (MU) > > >
