Gitaris Seventeen Bakal Dimakamkan di Tidore
CNN Indonesia | Senin, 24/12/2018 11:16 WIBBagikan :    Grup musik Seventeen 
(Detikcom/Muhammad Ridho)Jakarta, CNN Indonesia -- Jenazah gitaris grup musik 
Seventeen, Herman Sikumbang, bakal dimakamkan di kampung halamannya di Tidore 
Kepulauan, Maluku Utara. Dia menjadi satu di antara ratusan korban tewas 
tsunami Selat Sunda yang menerjang kawasan pantai Kabupaten Pandeglang, Banten 
dan Lampung Selatan, Lampung, Sabtu (22/12).

Sejak Minggu (23/12) sore, kediaman orang tua Herman Sikumbang tampak ramai 
didatangi sanak keluarga besarnya. Mereka menyiapkan pemakaman serta melakukan 
pengajian.

"Kami sudah menyiapkan pemakaman Herman Sikumbang, tepatnya di belakang rumah," 
ujar sang ayah, Syahril Sikumbang di Tidore, Maluku Utara, Senin (24/12), 
melansir Antara. Rencananya, jenazah bakal dimakamkan pada Senin sore setelah 
tiba dari Jakarta.



| 
Lihat juga:
 Cerita Krisyanto Jamrud Lolos dari Terjangan Tsunami |


Jenazah diterbangkan dari Jakarta menggunakan pesawat Batik Air dan dijadwalkan 
tiba di Bandara Babullah Ternate pada sekitar pukul 16.00 WIT untuk kemudian 
dimakamkan di belakang kediaman keluarganya di Tidore.

Syahril mengatakan, dia bersama keluarga tak memiliki firasat apa-apa soal 
kepergian sang anak. Keberadaan Seventeen mengisi acara di gathering PLN 
Transmiri Jawa Barat-Banten saja baru diketahui saat kabar soal tsunami 
menerjang tersebar.

Bagi Syahril, Herman adalah anak yang penurut. Hampir setiap satu kali dalam 
tiga hari Herman menelepon sang ibu. Herman juga getol menanyakan kabar 
keluarga di Tidore maupun Ternate. Tak cuma itu, dia juga kerap bercerita soal 
pengalaman-pengalamannya dari panggung ke panggung di berbagai kota.


| 
Lihat juga:
 Duka Cak Imin untuk Gitaris Seventeen Korban Tsunami |


Selain meniti karier di dunia musik, Herman juga tengah mencoba peruntungan di 
kancah politik. Dia tercatat sebagai salah satu calon legislatif dari Partai 
Kebangkitan Bangsa (PKB) Dapil Maluku Utara.

Pria kelahiran Tidore, 17 Maret 1982 itu meninggalkan seorang istri dan dua 
orang anaknya yang masih balita. (Antara/asr) 

Kirim email ke