https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4364752/susi-sedih-jabatan-mau-habis-pembaca-juga-ikut-mewek
Minggu, 30 Des 2018 20:15 WIB
Kaleidoskop 2018
Susi Sedih Jabatan Mau Habis, Pembaca
Juga Ikut Mewek
Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Share *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4364752/susi-sedih-jabatan-mau-habis-pembaca-juga-ikut-mewek#>
Tweet *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4364752/susi-sedih-jabatan-mau-habis-pembaca-juga-ikut-mewek#>
Share *0*
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4364752/susi-sedih-jabatan-mau-habis-pembaca-juga-ikut-mewek#>
24 komentar
<https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4364752/susi-sedih-jabatan-mau-habis-pembaca-juga-ikut-mewek#komentar>
Foto: Arif Syaefudin Foto: Arif Syaefudin
*Jakarta* - Berita berjudul "Mata Berkaca-kaca, Susi: 1 Tahun ke Depan
Mungkin Tak Lagi di KKP" menjadi berita paling menyedihkan bagi para
pembaca *detikFinance* di 2018. Hal itu tergambar dari emosi yang
diberikan pembaca terhadap berita yang dirangkum detikFinance sepanjang
2018.
Berita tersebut menceritakan ekspresi Menteri Kelautan dan Perikanan
(KKP), yang matanya berkaca-kaca saat berkunjung ke Pelabuhan Perikanan
Pantai (PPP) Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Pati.
Susi mengatakan jabatan yang ia emban saat ini, tidak lama lagi harus
dilepasnya. Matanya pun nampak berkaca-kaca, menegaskan masa tugasnya
tinggal setahun lagi. Berikut ini berita selengkapnya.
*Baca juga: *Menteri Susi Pantau Kerusakan Akibat Tsunami dari Langit
Banten
<https://finance.detik.com/readfoto/2018/12/24/175121/4357511/461/1/menteri-susi-pantau-kerusakan-akibat-tsunami-dari-langit-banten>
*Mata Berkaca-kaca, Susi: 1 Tahun ke Depan Mungkin Tak Lagi di KKP*
Sempat terjadi momen cukup mengharukan ketika Menteri Kelautan dan
Perikanan Susi Pudjiastuti berkunjung ke Pelabuhan Perikanan Pantai
(PPP) Bajomulyo, Kecamatan Juwana, Pati, Kamis (1/3/18).
Di hadapan para nelayan, Susi mengatakan jabatan yang ia emban saat ini,
tidak lama lagi harus dilepasnya. Matanya pun nampak berkaca-kaca,
menegaskan masa tugasnya tinggal setahun lagi.
"Satu tahun ke depan mungkin saya tidak lagi di KKP. Saat ini saya hanya
tidak ingin asing masuk ke laut Indonesia. Jabatan menteri kan ada
batasnya, saat ini saya hanya ingin bantu anda semua," ujarnya dengan
mata berkaca-kaca.
Ia mengingatkan laut Indonesia adalah milik nelayan Indonesia, maka
sudah seharusnya kelestarian laut dijaga.
"Sekarang saya bisa jaga, walaupun di sana sini masih ada kebocoran,
tapi paling tidak, tidak ada lagi ribuan kapal asing. Kalau ini
dibiarkan, masyarakat tidak mau beralih (alat tangkap), tetap saja
seperti ini, ya sudah saya tidak bisa bantu," kata Susi.
"Karena saudara-saudara nelayan ini tidak mau saya geser untuk mengisi
laut yang disana-sana, ada pejabat lain yang ingin asing jalan lagi, dan
saya tidak bisa jaga ini. Karena saya tidak akan menjabat lagi. Kalau
saudara-saudara nurut sama saya, sadar mau beralih alat tangkap, saya
akan kasih SIPI (Surat Izin Penangkapan Ikan) untuk menangkap di
perairan 718, saudara sudah aman," lanjutnya.
Susi mengibaratkan jabatan sebagai menteri layaknya ibu yang menaungi
anak-anaknya, dalam hal ini nelayan. Sedangkan sosok ibu sendiri
menurutnya memilik batas waktu dan hanya bisa turut menjaga selama waktu
yang dimilikinya.
"Nek gelem kan iso, nek ora yo rapopo. Ibu nyambut gawe sak isone sak
kuate, tapi waktunya ada limitnya," pungkas Susi. *(zlf/zlf)*
menteri susi <https://www.detik.com/tag/menteri-susi/> susi pudjiastuti
<https://www.detik.com/tag/susi-pudjiastuti/> menteri kelautan dan
perikanan <https://www.detik.com/tag/menteri-kelautan-dan-perikanan/>