Kok jadi anak buahnya jendral kardus. Apa sekarang sudah dapat bagian kardus ?
Pada tanggal Sen, 31 Des 2018 pukul 16.20 Awind [email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis: > > > > owi-sumbangkan-matanya-untuk-novel-baswedan/full&view=ok > Andi Arief: Jokowi Sumbangkan Matanya Untuk > Novel Baswedan > Reporter: Dewi Nurita > Editor: Syailendra Persada > Senin, 31 Desember 2018 12:00 WIB > [image: Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief seusai > menghadiri perayaan hari jadi Partai Demokrat yang ke-17 dan ulang tahun > Susilo Bambang Yudhoyono yang ke-69 di Jalan Mega Kuningan Timur VII, > Jakarta Selatan, Ahad, 9 September 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri.] > <https://statik.tempo.co/data/2018/09/09/id_732475/732475_720.jpg> > > Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Andi Arief seusai menghadiri > perayaan hari jadi Partai Demokrat yang ke-17 dan ulang tahun Susilo > Bambang Yudhoyono yang ke-69 di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta > Selatan, Ahad, 9 September 2019. TEMPO/Budiarti Utami Putri. > > *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Politikus Demokrat Andi Arief > menyindir Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang dinilai tidak mampu > menuntaskan kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan > <https://www.tempo.co/tag/novel-baswedan>. Hal tersebut diungkapkan > aktivis 1998 itu membalas sindiran soal kasus penculikan 1998 yang > membawa-bawa nama calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto. > > Baca: Novel Baswedan Sebut Banyak Pegawai KPK Alami Teror > <https://nasional.tempo.co/read/1142106/novel-baswedan-sebut-banyak-pegawai-kpk-alami-teror> > > "Jika masih ada yang yang berkoar soal penculikan atau pembunuhan masa > lalu, sebaiknya besok pagi lihat mata Novel Baswedan. Tanyakan pada sebelah > matanya, Jokowi ngapain aja?," cuit Andi Arief lewat akun twitter-nya > @AndiArief, kemarin. > > Menurut Andi, Jokowi lebih baik menyumbangkan matanya kepada Novel > Baswedan karena selama ini hanya menutup mata terhadap kekerasan yang > terjadi pada penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu. > > "Orang yang kejam itu adalah orang yang tahu dan punya kewenangan > mengungkap masalah tetapi memilih diam. Dimana kejamnya? mementingkan > jabatannya ketimbang keadilan," cuit anggota Badan Pemenangan Nasional > Prabowo-Sandi ini. > > Sudah setahun lebih sejak Novel Baswedan diserang orang tak dikenal pada > April 2017. Novel disiram menggunakan air keras seusai salat subuh di > Masjid Al-Ihsan. Namun, hingga kini, polisi belum juga menangkap pelaku > penyerangan. > > Simak: Ditanya Kasus Penganiayaan Novel Baswedan, Begini Jawaban Jokowi > <https://nasional.tempo.co/read/1152148/ditanya-kasus-penganiayaan-novel-baswedan-begini-jawaban-jokowi/full&view=ok> > > Koalisi masyarakat terus mendesak Presiden Jokowi mengungkap kasus > penganiayaan itu dengan membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) kasus > Novel > Baswedan <https://www.tempo.co/tag/novel-baswedan>. Namun, Presiden > Jokowi tak kunjung membentuk TPGF. Dia mengatakan, masih mempercayakan > pengungkapan kasus tersebut kepada Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito > Karnavian. > > > ------------------------------ > > - Andi Arief <https://www.tempo.co/tag/andi-arief> > - TGPF Novel Baswedan <https://www.tempo.co/tag/tgpf-novel-baswedan> > - Novel Baswedan <https://www.tempo.co/tag/novel-baswedan> > - Jokowi <https://www.tempo.co/tag/jokowi> > > > > > > =============== > > > > https://nasional.tempo.co/read/1160275/andi-arief-jokowi-tuntaskan-dulu-novel-baswedan > - > baru-bicara-ham/full&view=ok > Andi Arief: Jokowi Tuntaskan dulu Novel > Baswedan, Baru Bicara HAM > Reporter: Dewi Nurita > Editor: Syailendra Persada > Senin, 31 Desember 2018 12:22 WIB > [image: Terpampang spanduk ungkapan kekecewaan KPK kepada Presiden Jokowi > terkait 16 bulan kasus penyiraman Novel Baswedan , Jumat 21 Juli 2018 > /TEMPO-TAUFIQ SIDDIQ] > <https://statik.tempo.co/data/2018/07/27/id_722020/722020_720.jpg> > > Terpampang spanduk ungkapan kekecewaan KPK kepada Presiden Jokowi terkait > 16 bulan kasus penyiraman Novel Baswedan , Jumat 21 Juli 2018 /TEMPO-TAUFIQ > SIDDIQ > > *TEMPO.CO <http://TEMPO.CO>*, *Jakarta* - Politikus Demokrat Andi Arief > menilai kubu calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi hanya > memanfaatkan isu penculikan 1998 menjadi komoditas dalam Pemilihan Presiden > atau Pilpres 2019. > > Baca: Andi Arief: Jokowi Sumbangkan Matanya Untuk Novel Baswedan > <https://nasional.tempo.co/read/1160268/andi-arief-jokowi-sumbangkan-matanya-untuk-novel-baswedan> > > Sementara, ujar aktivis 1998 itu, ada kasus penyiraman air keras terhadap > Novel Baswedan yang berada di depan mata dan belum bisa diselesaikan Jokowi > selama empat tahun pemerintahannya. > > "Kubu Jokowi hanya menjadikan kasus penculikan 1998 sebagai komoditas > politik. Menurut saya, selesaikan dulu yang di depan mata soal Novel, > buktikan ada komitmen soal penegakan HAM, anti-kekerasan, dan lainnya," > ujar Andi saat dihubungi Tempo pada Senin, 31 Desember 2018. > > Sebagai salah satu aktivis 1998 yang pernah ditangkap oleh Tim Mawar > pimpinan Prabowo Subianto, Andi pernah membela Ketua Umum Gerindra itu > dengan menyebut kejadian pada 1998 itu bukanlah penculikan tetapi > penangkapan. Andi menganggap aksi penangkapan tersebut bukanlah inisiatif > pribadi dari Prabowo yang menjabat Komandan Jenderal Kopassus saat itu. > > Menurutnya, tak masuk akal aksi yang melibatkan sejumlah instansi negara > seperti TNI dan Polri tanpa sepengetahuan Panglima ABRI. Namun, menjelang > pilpres 2019, dia menyatakan tak akan menjelaskan apapun untuk membela > Prabowo terkait peristiwa 1998 itu. "Saya menolak jadi komoditas politik," > ujar dia. > > Kendati demikian, dia menyatakan akan terus menagih penyelesaian hukum > kasus 1998. "Saya mengejar penyelesaian, bukan komoditas politik. Sampai > kapanpun saya akan kejar penyelesaiannya," ujar dia. > > Seperti diketahui, Prabowo Subianto pernah dituding menculik sejumlah > aktivis mahasiswa saat terjadinya reformasi 1998. Prabowo pernah > disidangkan Dewan Kehormatan Perwira pada 24 Juli 1998. Prabowo yang saat > itu berpangkat Letnan Jenderal dan merupakan Panglima Komando Cadangan > Strategis Angkatan Darat (Kostrad) dipecat. > > Dalam surat rekomendasi DKP bernomor KEP/03/VIII/1998/DKP itu menyebut > sebelas pertimbangan yang melatari rekomendasi pemecatan Prabowo. Antara > lain, penyalahgunaan wewenang dan pelanggaran prosedur, seperti pengabaian > sistem operasi dan disiplin hukum di lingkungan ABRI. > > Sementara itu, sudah setahun lebih sejak Novel Baswedan diserang orang tak > dikenal pada April 2017. Novel disiram menggunakan air keras seusai salat > subuh di Masjid Al-Ihsan. Namun, hingga kini, polisi belum juga menangkap > pelaku penyerangan. > > Simak: Alghifari Tak Yakin Prabowo Bisa Tuntaskan Kasus Novel Baswedan > <https://nasional.tempo.co/read/1158568/alghifari-tak-yakin-prabowo-bisa-tuntaskan-kasus-novel-baswedan> > > Koalisi masyarakat sipil terus mendesak Presiden Jokowi mengungkap kasus > penganiayaan itu dengan membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) kasus > Novel > Baswedan <https://www.tempo.co/tag/novel-baswedan>. > ------------------------------ > > > - Andi Arief <https://www.tempo.co/tag/andi-arief> > - Novel Baswedan <https://www.tempo.co/tag/novel-baswedan> > - > > > > > > > > > >
