Berbagai dokumen rahasia sdh diungkap baik Gestok 65 ataupun tragedi Mei 98, tetapi....... apakah ada gunanya? apakah kemudian pelanggaran2 HAM itu akan dituntaskan? Omong kosong!
Orang2 yg terlibat pd berbagai pelanggaran HAM berat itu bertebaran dikedua belah pihak. ---In [email protected], <bhjo@...> wrote : dari milis tetangga: *Cepetan baca sebelum dihapus oleh pihak BBC.* Sebagian korban digratifikasi menjadi anggota dpr spy diam https://www.bbc.com/indonesia/amp/indonesia-44949790 https://www.bbc.com/indonesia/amp/indonesia-44949790 Dokumen rahasia Amerika Serikat diungkap: 'Prabowo perintahkan penghilangan aktivis 1998' 25 Juli 2018 Bagikan artikel ini dengan Email Bagikan artikel ini dengan Facebook Bagikan artikel ini dengan Twitter Bagikan artikel ini dengan Whatsapp Image copyrightERIK PRASETYA Sebanyak 34 dokumen rahasia Amerika Serikat mengungkap rentetan laporan pada masa prareformasi, salah satunya bahwa Prabowo Subianto disebut memerintahkan Kopassus untuk menghilangkan paksa sejumlah aktivis pada 1998 dan adanya perpecahan di tubuh militer. Dokumen-dokumen yang dirilis ke publik https://nsarchive.gwu.edu/briefing-book/indonesia/2018-07-24/us-promoted-close-ties-indonesian-military-suhartos-rule-came-end oleh lembaga Arsip Keamanan Nasional (NSA) ini mengemukakan berbagai jenis laporan pada periode Agustus 1997 sampai Mei 1999. Sebagian merupakan percakapan staf Kedutaan AS di Jakarta dengan pejabat-pejabat Indonesia, lainnya adalah laporan para diplomat mengenai situasi di Indonesia ketika itu. Dokumen rahasia Amerika: AS mengetahui skala pembantaian tragedi 1965 https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-41649232 Dokumen rahasia AS soal Peristiwa 1965 diungkap, TNI 'tak akan ubah sejarah' https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-41632433 Komnas HAM Didesak Panggil Prabowo dan Kivlan https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2014/05/140507_komnasham Prabowo: Era Suharto akan berakhir Salah satu dokumen merupakan telegram berisi percakapan antara Asisten Menteri Luar Negeri AS, Stanley Roth, dengan Komandan Kopassus, Mayor Jenderal Prabowo Subianto. Dalam pertemuan selama satu jam pada 6 November 1997 itu, keduanya membahas situasi Indonesia. Image copyrightNSA
