Atau karena dinegeri ini sudah terlalu buanyaak hoax berseliweran, jadi
dokumen rahasia AS juga dianggap HOAX yg boleh saja diabaikan??? Dimana
lagi ada data akurat yang bisa dipercaya??? Hehehee, ...
Itulah akibat HUKUM tidak ditegakkan dengan baik! Setiap pelanggaran HAM
yang terjadi tidak dituntaskan dengan baik, bahkan pelanggaran HAM-BERAT
ditahun 1965-1967 juga dibiarkan berlalu begitu saja TANPA ADA
penanggungjawab yang bisa dituntut BERSALAH!!! Kalau pelanggaran
HAM_BERAT yang menelan jutaan jiwa dan ratusan-ribu orang tersiksa
belasan tahun dijebloskan dalam penjara/pembuangan, ... bisa saja
dibiarkan lalu begitu saja, tentu pelanggaran HAM yang kecil-kecil hanya
melibatkan belasan orang saja yaa, lumrah saja bisa lewat begitu saja!
Yang menjadi masalah, SETUJU dengan analogi bung Jo, dimana NALAR lagi
manusia waras kalau saja ada CAPRES terindikasi pelanggaran HAM, masih
juga dipilih dan membiarkan pelanggar HAM itu berkuasa!?
[email protected] [GELORA45] 於 6/1/2019 6:13 寫道:
Berbagai dokumen rahasia sdh diungkap baik Gestok 65 ataupun tragedi
Mei 98, tetapi....... apakah ada gunanya? apakah kemudian pelanggaran2
HAM itu akan dituntaskan? Omong kosong!
Orang2 yg terlibat pd berbagai pelanggaran HAM berat itu bertebaran
dikedua belah pihak.
---In [email protected], <bhjo@...> wrote :
dari milis tetangga:
*Cepetan baca sebelum dihapus oleh pihak BBC.*
Sebagian korban digratifikasi menjadi anggota dpr spy diam
https://www.bbc.com/indonesia/amp/indonesia-44949790
Dokumen rahasia Amerika Serikat diungkap: 'Prabowo perintahkan
penghilangan aktivis 1998'
* 25 Juli 2018
Bagikan artikel ini dengan Email Bagikan artikel ini dengan Facebook
Bagikan artikel ini dengan Twitter Bagikan artikel ini dengan Whatsapp
------------------------------------------------------------------------
Image copyrightERIK PRASETYA20 tahun reformasi
< p class="ygrps-yiv-319754043amp-o-paragraph--bold"
style="color:inherit;margin-top:1em;margin-bottom:1em;font-weight:700;vertical-align:baseline;">Sebanyak
34 dokumen rahasia Amerika Serikat mengungkap rentetan laporan pada
masa prareformasi, salah satunya bahwa Prabowo Subianto disebut
memerintahkan Kopassus untuk menghilangkan paksa sejumlah aktivis pada
1998 dan adanya perpecahan di tubuh militer.
Dokumen-dokumen yang dirilis ke publik
<https://nsarchive.gwu.edu/briefing-book/indonesia/2018-07-24/us-promoted-close-ties-indonesian-military-suhartos-rule-came-end> oleh
lembaga Arsip Keamanan Nasional (NSA) ini mengemukakan berbagai jenis
laporan pada periode Agustus 1997 sampai Mei 1999.
Sebagian merupakan percakapan staf Kedutaan AS di Jakarta dengan
pejabat-pejabat Indonesia, lainnya adalah laporan para diplomat
mengenai situasi di Indonesia ketika itu.
* Dokumen rahasia Amerika: AS mengetahui skala pembantaian tragedi
1965 <https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-41649232>
* Dokumen rahasia AS soal Peristiwa 1965 diungkap, TNI 'tak akan
ubah sejarah' <https://www.bbc.com/indonesia/indonesia-41632433>
* Komnas HAM Didesak Panggil Prabowo dan Kivlan
<https://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2014/05/140507_komnasham>
Prabowo: Era Suharto akan berakhir
Salah satu dokumen merupakan telegram berisi percakapan antara Asisten
Menteri Luar Negeri AS, Stanley Roth, dengan Komandan Kopassus, Mayor
Jenderal Prabowo Subianto.
Dalam pertemuan selama satu jam pada 6 November 1997 itu, kedu anya
membahas situasi Indonesia.
Image copyrightNSA
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com