SERANGAN PERTAMA DI 2019
Denny SiregarPenulisDenny
Siregar<https://plus.google.com/117850469240424197638>DiterbitkanKamis,
Januari 03, 2019
<http://www.dennysiregar.com/2019/01/serangan-pertama-di-2019.html>
TAGS
#DENNYSIREGAR
<http://www.dennysiregar.com/search/label/%23DennySiregar?max-results=7>
EDITORIAL <http://www.dennysiregar.com/search/label/Editorial?max-results=7>
HOAKS <http://www.dennysiregar.com/search/label/Hoaks?max-results=7>
HOAX <http://www.dennysiregar.com/search/label/Hoax?max-results=7>
KHILAFAH <http://www.dennysiregar.com/search/label/Khilafah?max-results=7>
PILPRES 2019
<http://www.dennysiregar.com/search/label/Pilpres%202019?max-results=7>
POLITIK <http://www.dennysiregar.com/search/label/Politik?max-results=7>
Hoax
<https://4.bp.blogspot.com/-FzjUhLgJSFI/XC4NRqapm3I/AAAAAAAAFcU/KdUbv6-Xd_gkPaelsueaajPflLi2AvCaACLcBGAs/s1600/Khilafah.jpg>
Khilafah
"Analisamu benar. Tapi ada yang kurang.."
Begitu masuk pesan di handphoneku. Dia seorang "teman" yang banyak
memberikan pandangan-pandangan terhadap situasi politik sekarang. Kami
sering tukar menukar informasi tentang apa yang terjadi.
"Benar, bahwa hoax kontainer kotak suara itu adalah bagian dari isu
untuk mengalihkan perhatian publik supaya melupakan prestasi-prestasi
Jokowi. Tapi itu hanya satu faktor kecil saja, ada faktor yang lebih
besar yang sedang dibangun sekarang.."
"Apa itu??" Tanyaku. Kusiapkan kopi sebagai teman, panas mengepul
seperti rasa penasaran yang berkumpul.
"Mereka sudah menghitung bahwa mereka akan kalah. Dari sisi manapun
mereka tidak akan menang. Karena itu harus dibuat satu cara ekstrim,
tapi efektif. Yaitu kerusuhan..."
Ah, kuseruput kopiku. Bagian ini makin menarik.
"Langkah pertama, bangun persepsi bahwa pemilu ini curang. Karena itulah
keluar hoax pertama tentang 7 kontainer kotak suara itu. Biarpun orang
bilang itu hoax, tapi ada sebagian orang yang percaya bahwa KPU memang
bermain untuk memenangkan salah satu calon. Nanti akan keluar beruntun
hoax hoax lainnya.
Berdasarkan hoax itu, mereka akan membangun gerakan besar untuk
menaikkan isu. Gelombang demi gelombang aksi akan berjalan. Tujuannya
supaya orang terus membicarakan isu mereka dan membangun kepercayaan
lebih dalam.
Nah, dalam aksi besar itu, akan dibuat sebuah kerusuhan. Kerusuhan yang
apinya akan diperbesar ke daerah-daerah sebagai bentuk "perlawanan"
terhadap Pemilu yang menurut mereka curang.
Tujuannya adalah menjatuhkan nama pemerintah sekarang. Dengan kerusuhan,
maka kepercayaan luar negeri akan runtuh, rupiah melemah dan ekonomi
anjlok. Dari sana mereka akan hembuskan isu kemiskinan dan kesenjangan
sosial juga PKI, aseng dan semacam itu. Pemerintah akan disalahkan dan
mereka akan keluar sebagai pahlawan.
Ingat, isu-isu itu tidak berdiri sendiri, karena itu merupakan satu
rangkaian dengan isu-isu lain. Polanya memang begitu. Sejak Pilgub DKI
kami sudah mengamati itu..."
Aku terdiam sejenak, sampai akhirnya satu pesan terakhir darinya muncul
kembali. "Januari ke depan ini permainan akan lebih keras. Mereka harus
menang, bagaimanapun caranya.."
Jadi teringat perkataan seorang teman dulu.
"Ingat. Bagi sebagian kelompok, Pilpres ini adalah pertarungan terakhir
mereka. Karena itu mereka akan bertarung habis-habisan. Banyak yang
tidak senang pada Jokowi, mulai dari mafia migas sampai HTI. Dan mereka
punya musuh bersama untuk diperangi.."
Kubuat satu cangkir kopi lagi. Semoga Tuhan melindungi negeri ini.
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com