Apa benar orang sapa Yusril itu bukan bung Yus, tetapi Bung Lon.......

Pada tanggal Sen, 7 Jan 2019 pukul 05.58 Chalik Hamid
[email protected] [GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
> Hati2 dengan Yusril, yang bisa hidup bagaikan amphibi. Dia bisa hidup di
> darat dan bisa hidup di air. Di zaman Suharto, dia mengambil napas Orba, di
> zaman Gus Dur, dia mengambil napas reformasi.
>
> ----- Pesan yang Diteruskan -----
> *Dari:* Marco 45665 [email protected] [sastra-pembebasan] <
> [email protected]>
> *Kepada:* "[email protected]" <
> [email protected]>; Chalik Hamid <
> [email protected]>
> *Cc:* Gelora 45 <[email protected]>; Yahoo! Inc. <
> [email protected]>; DISKUSI FORUM HLD <
> [email protected]>; RKB <[email protected]>;
> Temu Eropa <[email protected]>
> *Terkirim:* Minggu, 6 Januari 2019 14.35.45 GMT+1
> *Judul:* Re: #sastra-pembebasan# Bela Tengku Zulkarnain dan Bahar Smith,
> Yusril Benalu di Kubu Jokowi?
>
>
>
> *OPINI*
> *TAKTIK-POLITIK JUSRIL  ... >> MEMANCING DI AIR KERIUH <<*
> > JUSRIL SELALU MEMEBELA PIHAK2 YANG JUSTRU JELAS BERMASALAH ! (Mengapa
> ..?)
> ** Karena dimana ada Pihak2 disitu Ia segera Tampil ..... Bukan untuk
> menunjukkan bhw Kesalahan Pihak2 yang bermasalah, melaiankan untuk
> MENAMPILKAN DIRINYA sebagai JURU SELAMAT....  dan dengan demikian *NAMA
> DIRINYA kembali mencuat dan menjadi Tambah Hangat bagi MEDIA *, yang
> menggap Penampilan dan Pembelaan JUSRIL lebih Panas *dari Kasus Pihak2
> yang bersalah itu sendiri.... *
> *** Kesimpulan *
> *> **Singkatnya dan diambil mudahnya** : Dengan menunggangi Kasus TENGKU
> ZULKARNAIN dan BAHAR SMITH , maka JUSRIL sempat dan mendapat kesempatan
> baik untuk MENONJOLKAN DIRINYA dengan bantuan MEDIA* (*yang menjadikan
> salah satu Berita TOP tentang Jusril* ) justru disaat menjelang PEMILU
> ...... dngn demikian JUSRIL mengambil Keutungan tentang Penonjiolan dirinya
> dngan Menunggangi (Mendukung ) TENGKU ZULKARNAIN dan BAHAR SMITH ......
> > SELANJUTNYA ... dilain pihak sebagai Perorangan dengan sendirinya Jusril
> bisa menggunakan Hak Kebebasan  BEROPININYA .Tetapi dalam kenyataannya
> sulit untuk sebagai Pejabat Politik atau Pejabat Partai begitu saja dan
> dengan mudah Mengeluarkan atau menyatakan OPINI Pribadinya secara bebas
> tanpa menyangkut Posisi jabatannya  ( *kecuali jika Hal dan Opininya
> Tidak menyangkut atau Tidak ada rentetannya denagn HAL2 yang bersangkutan
> dng Karrier Jabatan dan Sikap Politiknya , baik sebagai Pejabat
> Pemerintah,Pejabat Politik/Partainya...*. )
>
> Note:
> >>Jika jalan kearah Tujuan tersumbat , maka untuk menyalurkan energie
> Ambisinya....... celah2 atau lubang2 kecil yang ada di Habatan itupun
> bisa dipergunakan  atau dimanfaatkan untuk dikorek-korek agar menjadi Lubang 
> yang
> lebih Besar  dan akhirnya bisa mengambil *Keuntungan dari situasi tsb **dan
> dengan bebas biasa kemudian Lolos dari Hambatan yg mengahalangi
> Jalannya.........*Dalam istilah Pepatah kita seimpulkan dng kalimat yf
> sederhana *'' MEMANCING DI AIR KERUH ''*
> *.................*[image: chaplincharly[1].gif]
>
> <https://www.youtube.com/watch?v=DHSxE8rFkfI>
>
> <https://www.youtube.com/watch?v=DHSxE8rFkfI>
>
> On Sun, 6 Jan 2019 at 06:05, Chalik Hamid [email protected]
> [sastra-pembebasan] <[email protected]> wrote:
>
>
>
> Bela Tengku Zulkarnain dan Bahar Smith, Yusril Benalu di Kubu Jokowi?
> <https://www.youtube.com/watch?v=DHSxE8rFkfI>
>
> Bela Tengku Zulkarnain dan Bahar Smith, Yusril Benalu di Kubu Jokowi?
>
> Pada awal November tahun lalu, Yusril Ihza Mahendra, Ketua Umum Partai
> Bulan Bintang (PBB) yang sebelumnya mendu...
> <https://www.youtube.com/watch?v=DHSxE8rFkfI>
>
>
> 
>

Kirim email ke