/http://mediaindonesia.com/read/detail/208872-kedua-timses-sepakat-kpu-fair
/
//
//
/*Kedua Timses Sepakat KPU Fair*/
Penulis: *Akmal Fauzi* Pada: Senin, 07 Jan 2019, 21:27 WIB Politik dan
Hukum <http://mediaindonesia.com/politik-dan-hukum>
<http://www.facebook.com/share.php?u=http://mediaindonesia.com/read/detail/208872-kedua-timses-sepakat-kpu-fair>
<http://twitter.com/home/?status=Kedua Timses Sepakat KPU Fair
http://mediaindonesia.com/read/detail/208872-kedua-timses-sepakat-kpu-fair
via @mediaindonesia>
Kedua Timses Sepakat KPU Fair
<http://disk.mediaindonesia.com/thumbs/1200x-/news/2019/01/cbb0e6775d7677947d3e8a0c94726b53.jpg>
/MI/MOHAMAD IRFAN /
KEDUA tim sukses pasangan calon presiden dan calon wakil presiden
menyayangkan narasi yang berkembang di publik yang menyebut Komisi
Pemilihan Umum (KPU) tidak netral dan memihak. Setiap keputusan yang
diambil KPU ditegaskan sudah melalui kesepakatan kedua tim.
Hal tersebut disampaikan kedua tim sukses usai menggelar rapat teknis
persiapan debat perdana di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng,
Jakarta, Senin (7/1).
Direktur Program Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf
Amin, Aria Bima menjelaskan, salah satu yang disoroti terkait polemik
pertanyaan panelis yang akan dikirim ke masing-masing pasangan calon
sebelum debat digelar.
Keputusan itu, kata Aria, hasil kesepakatan kedua tim sukses di dalam
forum rapat bersama KPU. Salah satu pertimbangannya yakni untuk
mengantisipasi adanya anggapan salah satu pasangan calon diberi bocoran
pertanyaan sebelum debat.
“Saya ini empat kali jadi timses selalu muncul hal yang menyangkut isu
pertanyaan bocor. Jadi sekalian aja diberikan (pertanyaan) itu lebih
terbuka,” jelas Aria
Dengan begitu, tidak ada lagi anggapan yang merasa dicurangi.
Menurutnya, dengan pertanyaan telah diberikan sebelum debat, pasangan
calon bisa mengeksplorasi setiap jawabannya.
“Jadi buka aja sekalian dan soal yang tertutup itu masing-masing akan
mengkritisi di tempatnya,” jelasnya
Hal yang sama diungkapkan, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN)
Prabowo-Sandiaga, Priyo Budi Santoso. Menurutnya, ide itu patut untuk
didukung.
“Pertanyaan yang dikirimkan kan bersifat umum, yang penting saat itu
jaminan agar debat ini dipastikan bisa menjelaskan dan tereksprlorasi
gagasan besar terhadap republik ini,” ujarnya
Untuk itu, ia menegaskan, KPU sebagai penyelenggara pemilu telah
menjalankan tugasnya dengan adil.
“KPU kami beri /respect/ tinggi, tetap dan telah menjalankan konsitusi
mereka dalam ranah aturan main dan tata perundangan yang berlaku,”
jelasnya. (OL-7)