Didramtisasikan supaya lebih hoboh.

On Tue, Jan 8, 2019 at 1:32 AM ChanCT [email protected] [nasional-list] <
[email protected]> wrote:

>
>
> Kalau pihak Indonesia saja belum bisa memastikan sampai dimana kebenaran
> Laporan Havocscope dibawah ini, lalu darimana mereka dapatkan data itu?
> Apalagi prostitusi dilangsungkan secara gelap, ... dan berbagai jenis orang
> dan cara perdagangannya itu.
>
>
> Awind [email protected] [GELORA45] 於 7/1/2019 22:27 寫道:
>
>
>
>
>
> https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4374535/perputaran-uang-di-bisnis-prostitusi-ri
> -
>
> capai-rp-32-t
>
>
> Senin, 07 Jan 2019 19:24 WIB
> Perputaran Uang di Bisnis Prostitusi RI
> Capai Rp 32 T?
> Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
>
>
> <https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4374535/perputaran-uang-di-bisnis-prostitusi-ri-capai-rp-32-t#>
> <https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4374535/perputaran-uang-di-bisnis-prostitusi-ri-capai-rp-32-t#komentar>
> [image: Foto: Grandyos Zafna] Foto: Grandyos Zafna
> *Jakarta* - Perputaran uang di dunia hitam prostitusi mencapai ratusan
> miliar dolar. Uang tersebut disumbang dari kontribusi beberapa negara.
>
> Hal itu berdasarkan laporan dari Havocscope, lembaga peneliti pasar gelap
> di dunia, termasuk prostitusi.
>
> Dalam laporan itu, yang mengejutkan adalah ada nama Indonesia sebagai
> salah satu negara dengan perputaran uang dari prostitusi terbesar di dunia.
> Dikutip *detikFinance*, Havocscope mencatat total perputaran uang dari
> bisnis prostitusi mencapai US$ 186 miliar atau bila dihitung dengan kurs
> saat ini mencapai Rp 2.697 triliun (kurs: Rp 14.500/dolar AS).
>
> Indonesia berada di antara 24 negara yang ada di daftar Havocscope.
> Menurut laporan ini, perputaran uang di dunia prostitusi di Indonesia
> mencapai US$ 2,25 miliar atau setara Rp 32 triliun (pada kurs Rp 14.500).
>
> *Baca juga: *Fenomena Bisnis Haram Rambah Dunia Maya
> <https://finance.detik.com/read/2019/01/07/112725/4374237/4/fenomena-bisnis-haram-rambah-dunia-maya>
>
> Selain Indonesia, beberapa negara ASEAN pun ikut masuk ke dalam daftar
> ini, yaitu Thailand dengan jumlah pengeluaran untuk prostitusi sebesar US$
> 6,4 miliar atau setara dengan Rp 92,8 triliun dan Filipina dengan
> pengeluaran sebesar US$ 6 miliar atau setara dengan Rp 87 trilun.
>
> Penilaian yang dilakukan oleh Havocscope berdasarkan sejumlah aspek dan
> sumber, seperti program kesehatan publik, penegakan hukum dan kasus
> kriminal lain, serta laporan media.
>
> Belum ada yang bisa memastikan laporan yang dikeluarkan oleh Havocc ini
> valid atau tidak. Berdasarkan catatan, laporan ini juga pernah ramai
> diperbincangkan pada 2016 lalu.
>
> [image: Perputaran Uang di Bisnis Prostitusi RI Capai Rp 32 T?]Foto:
> Repro Havocscope
>
>
> Pengamat Sosial Vokasi UI, Devie Rahmawati mengatakan bahwa data tersebut
> bisa saja benar adanya. Terlebih lagi menurutnya, memang secara global
> jumlah pengeluaran uang masyarakat untuk kebutuhan prostitusi terus naik
> sejak tahun 2005.
>
> "(Data) Itu berpotensi memiliki kebenaran, cuma tetap kita harus cross
> check lagi terhadap data tersebut. Tapi gini sejak 2005 sudah ada riset
> yang menyebutkan bahwa semakin tinggi peningkatan pembelian seks di luar
> hubungan resmi, itu survey secara global di Eropa," ungkap Devie, saat
> dihubungi *detikFinance*, Senin (7/1/2019).
>
> *Baca juga: *Uang Rp 80 Juta Bisa Beli Berapa Gram Emas Batangan?
> <https://finance.detik.com/read/2019/01/07/184803/4374509/4/uang-rp-80-juta-bisa-beli-berapa-gram-emas-batangan>
>
>
> Menurutnya, untuk memastikan sebesar apa pengeluaran masyarakat Indonesia
> untuk prostitusi dibutuhkan riset khusus. Riset tersebut menurutnya sangat
> sulit di lakukan di Indonesia.
>
> "Indonesia agak sulit riset, perlu ada riset memang untuk hal ini. Riset
> ini butuh waktu lama, banyak orang, siapa yang mau biayai hal tersebut,"
> kata Devie.
> *(zlf/zlf) *
>
>
>
>
>
>
>
>
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
> 不含病毒。www.avg.com
> <http://www.avg.com/email-signature?utm_medium=email&utm_source=link&utm_campaign=sig-email&utm_content=emailclient>
> <#m_-1659738903256094318_DAB4FAD8-2DD7-40BB-A1B8-4E2AA1F9FDF2>
>
> 
>

Kirim email ke