Pasti palsu, kayak gitu kok dibilang molotov. Biarpun palsu tetap dicari nggak pelakunya? -
Polri Pastikan Bom di Rumah Ketua KPK adalah Bom Palsu Reporter:Andita Rahma Editor:Endri Kurniawati Kamis, 10 Januari2019 12:36 WIB TEMPO.CO,Jakarta- Polri pastikan benda mencurigakan yang tergantung di pagar rumah KetuaKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo kemarin, 9 Januari 2019,adalah bom palsu."Konfirm itu fake bomb," kata Kepala DivisiHubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Mohammad Iqbal di Markas BesarPolri, Jakarta Selatan, pada Kamis, 10 Januari 2019. Bompalsu di dalam kantung plastik hitam yang disangkutkan di pagar rumah Agusdirakit menggunakan pipa PVC, detonator, sikring, kabel kuning, biru danorange. Selain itu, terdapat paku berukuran 7 sentimeter, serbuk yang didugasemen putih dan baterai Panasonic Neo 9 Voll berbentuk kotak. “Tetapi tidakmerupakan satu rangkaian yang selayaknya bom,” ujar Iqbal. Hasilanalisis Pusat Laboratorium Forensik menyatakan serbuk yang diduga semen putihitu tidak memiliki daya ledak. "Maka dari itu, kami menyimpulkan itu bompalsu." Polri berjanji akan terus mengusut dalang di balik insidenpelemparan bom itu. Teror bomtidak hanya terjadi di rumah Agus, tetapi juga di kediaman Wakil Ketua KPKLaode M. Syarif. Dua peristiwa itu terjadi di waktu yang berbeda di hari yangsama, 9 Januari 2019. Duabom di rumah Syarif adalah molotov. Yang satu tidak pecah dan tidak meledak,yang satu meledak. “Sedang kami analisis," kata Iqbal. PoldaMetro Jaya dibantu Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri sudah diterjunkan kelapangan untuk memeriksa tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti.
