( Note : Jangan keliru > Saya bukan Donald Trump dan bukan juga Fadli Zon 
...hehehe, tapi Donald Duck ....begitu..... ), adik kandung Donald Wowo.

   ----- Pesan yang Diteruskan ----- Dari: Marco 45665 [email protected] 
[nasional-list] <[email protected]>Kepada: 
'[email protected]' [email protected] [temu_eropa] 
<[email protected]>; Chalik Hamid <[email protected]>; RKB 
<[email protected]>; [email protected] 
<[email protected]>; Sheila Kartika [email protected] 
[PERS-Indonesia] <[email protected]>; joko harsono 
[email protected] [nasionalis-indonesia] 
<[email protected]>; SURAT PEMBACA 
<[email protected]>; Eric DMS <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>Cc: GELORA_In 
<[email protected]>; kh djie <[email protected]>; Baduraman Dorpi P. 
<[email protected]>; Billy Gunadi <[email protected]>; 
"[email protected]" <[email protected]>; Jakarta 
Globe <[email protected]>; Nasional-List 
<[email protected]>; "[email protected]" 
<[email protected]>Terkirim: Selasa, 15 Januari 2019 16.01.08 GMT+1Judul: 
[nasional-list] Re: [temu_eropa] TKN: 2 Jam Pidato, Prabowo Hanya Promosikan 
Capaian Jokowi
     


( Note : Jangan keliru > Saya bukan Donald Trump dan bukan juga Fadli Zon 
....hehehe, tapi Donald Duck ....begitu..... )

On Tue, 15 Jan 2019 at 05:16, ChanCT [email protected] [temu_eropa] 
<[email protected]> wrote:

     
 

TKN: 2 Jam Pidato, Prabowo Hanya Promosikan Capaian Jokowi
 jps, CNN Indonesia | Selasa, 15/01/2019 10:30 WIB Bagikan :     Jubir TKN 
Jokowi-Ma'ruf, TB Ace Hasan. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)..  Jakarta, CNN 
Indonesia -- Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Maruf Amin menyatakan 
capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tak menampilkan hal baru dalam pidato 
kenegaraannya. Juru bicara TKN Tubagus Ace Hasan Syadzily mengatakan Prabowo 
hanya mempromosikan capaian Jokowi selama menjadi presiden.
 
 "Jadi, dua jam Prabowo berpidato justru hanya mempromosikan apa yang sudah 
dilakukan oleh Jokowi," ujar Ace lewat pesan singkat, Selasa (15/1).
 
 Ace menuturkan pidato kenegaraan Prabowo hanya dipenuhi oleh retorika yang 
klise dan miskin gagasan baru.
 
 
 Prabowo, kata dia, tetap mengandalkan strategi our brand is crisis, yakni 
dengan menilai situasi negara saat ini di tengah krisis.
 
 "Semua dilihat buruk, sengsara, tertinggal, terbelakang, dan tergantung. 
Dengan cara itu, Prabowo ingin tampil sebagai penyelamat," ujarnya.
 
 
|   
Lihat juga:
  Mencerna Pidato Prabowo, antara Kritik dan Narasi 'Gloomy'  |

 
 Penggambaran situasi oleh Prabowo, lanjut Ace, mengingatkan pada pidato 
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Ia menyebut Prabowo berupaya menjiplak 
Trump dalam pemilu AS dengan mengaduk-aduk sentimen dan emosi.
 
 "Dengan mengangkat contoh-contoh dramatis tapi tidak disertai data dan fakta 
yang akurat," ujar Ace.
 
 Politikus Golkar ini menilai Prabowo tidak menampilkan sesuatu yang murni 
ketika berbicara soal tawaran program aksi yang akan dilakukan. Sebab 
menurutnya sebagian besar yang dijanjikan sudah dikerjakan oleh Jokowi. 
 
 Beberapa hal yang sudah dikerjakan kemudian ditiru oleh Prabowo, kata dia, 
seperti soal stabilisasi harga, pembukaan lapangan kerja, penurunan angka 
kemiskinan, dan ketimpangan.
 
 Selanjutnya soal penguatan BUMN sebagai agen pembangunan, menjaga iklim usaha, 
infrastruktur yang bermanfaat, kepastian hukum pada ojek online, pembenahan 
tata kelola BPJS, serta revitalisasi industri.
 
 "Prabowo baru berjanji, Jokowi sudah memberikan bukti. Lima fokus dan agenda 
aksinya banyak menjiplak program Jokowi," ujarnya.
 
 Terkait dengan pernyataan Prabowo yang mengungkit utang luar negeri di era 
Jokowi, Ace menegaskan utang itu digunakan untuk hal-hal yang produktif. 
Sehingga, ia meyakini Prabowo hanya bermain retorika.
 
 "Di balik retorika, semua menunggu apa yang membedakan program Prabowo dengan 
apa yang sudah dikerjakan Jokowi. Prabowo juga tidak menyampaikan bagaimana 
caranya," ujar Ace.
 
 
|   
Lihat juga:
  Jurkam Jokowi: Pidato Retorik Prabowo Tak Jabarkan Solusi  |

 
 Ace menilai pidato kenegaraan itu juga menegaskan paradoks Prabowo. Ia 
menyebut Prabowo berteriak menuduh terjadinya persekusi, tapi justru membiarkan 
kelompok pendukungnya yang juga sering melakukan persekusi.
 
 Prabowo, lanjut Ace, juga berteriak minta pendukungnya tidak menghujat dan 
mencemooh tapi membiarkan produksi hoaks serta fitnah ke Jokowi yang bertebaran 
setiap hari..
 
 "Berteriak soal bhinneka tunggal ika tapi membiarkan setiap hari pendukungnya 
menebar kebencian pada Jokowi dan kelompok yang berbeda. Malam ini pidato itu 
justru menampilkan paradoks Prabowo," ujarnya.
 
 Lebih dari itu, Ace juga melihat Prabowo pun seperti menuduh TNI, Polri ,dan 
intelijen tidak netral. Menurutnya, hal itu merupakan tuduhan serius yang 
berbahaya. Tuduhan itu juga seperti saat timses Prabowo menyerang legitimasi 
dan independensi KPU.
 
 "Apakah ini semakin memperkuat indikasi bahwa Prabowo sedang ingin 
mendelegitimasi pemilu sebagai cara merespon kekalahan? Dengan mengangkat 
kecurangan dan ketidaknetralan KPU dan aparat keamanan. Hal ini jelas manuver 
yang berbahaya bagi jalannya proses demokrasi di negara kita," ujar Ace. (osc) 
 
|  | 不含病毒。www.avg.com  |

 

   
    

Kirim email ke