Bambang Djalisnetra membagikan kiriman.
6 jam · Marisi Rusia Astuti bersama Wina Tan.Kemarin pukul 05.02
Basuki Tjahaja Purnama

Terimakasih atas doa serta dukungannya selama ini untuk saya,

Tidak pernah dalam pengalaman hidup saya, bisa menerima begitu banyak pemberian 
dari makanan, buah-buahan, pakaian, buku-buku dan lain-lain dari 
saudara-saudara.

Saya merasa begitu dikasihi dan kasih yang saudara berikan kepada saya lebih 
baik daripada emas dan perak maupun dibandingkan kekayaan yang besar

Saya mendengar ada yang mau menyambut hari kebebasan saya di Mako Brimob.

Bahkan ada yang mau menginep di depan Mako Brimob.

Saya bebas tanggal 24 Januari 2019, adalah hari Kamis.

Hari orang-orang bekerja, jalanan di depan Mako Brimob dan depan Lapas Cipinang 
adalah satu-satunya jalan utama bagi saudara-saudara kita yang mau mencari 
nafkah.

Saya sarankan demi untuk kebaikan dan ketertiban umum bersama dan untuk 
menolong saya, sebaiknya saudara-saudara tidak melakukan penyambutan apalagi 
menginap.

Saya sangat bersyukur kepada Tuhan, Allah pencipta langit dan bumi, bahwa saya 
diijinkan untuk ditahan di Mako Brimob.

Saya bersyukur diizinkan tidak terpilih Pilkada DKI 2017.

Jika saya terpilih lagi di Pilkada tersebut, saya hanyalah seorang laki-laki 
yang menguasai Balai Kota saja.

Tetapi saya disini belajar menguasai diri seumur hidup saya.

Kuasai Balai Kota hanya untuk 5 tahun lagi, saya jika ditanya jika waktu bisa 
diputar kembali, mau yang mana?

Saya akan katakan saya memilih ditahan di Mako untuk belajar 2 tahun (liburan 
emisi 3,5 bulan), untuk bisa menguasai diri seumur hidupku.

Jika terpilih lagi, aku akan semakin arogan dan kasar dan semakin menyakiti 
hati banyak orang.

Pada kesempatan ini saya juga mau sampaikan kepada Ahokers, para PNS DKI, para 
pembenciku sekalipun, aku mau sampaikan mohon maaf atas segala tutur kata, 
sikap, perbuatan yang sengaja maupun tidak disengaja menyakiti hati dan 
perasaan saudara dan anggota keluarganya.

Saya mohon maaf dan saya keluar dari sini dengan harapan panggil saya BTP, 
bukan Ahok.

Pemilu dan Pilpres 2019 akan dilangsungkan tanggal 17 April 2019.

Saya mengimbau seluruh Ahoker jangan ada yang Golput.

Kita perlu menegakkan 4 pilar berNegara kita.

Yakni Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal ika dan NKRI dan cara mewakili 
partai politik yang mau menegakkan 4 pilar diatas di seluruh Indonesia.

Kita harus mendukung agar DPR RI, DPRD maupun DPD RI memiliki jumlah kursi yang 
mencapai diatas 30 persen untuk partai yang teruji dan berkomitmen pada 
Pancasila.

Saya ingin mengutip Pidato Presiden Soekarno yang saya kutip dari buku Revolusi 
Belum Selesai. Kumpulan pidato Presiden Soekarno 30 September 1965, Pelengkap 
Nawaksara (10 Januari 1967), Penyunting Budi setiyono dan Bonnie Triyanam 
terbitan Serambi.

Menjadi tanduk daripada banteng Indonesia, yang telah kita dirikan pada tanggal 
17 Agustus 1945, engkau adalah penegak daripada Pancasila dan setelah kepada 
Pancasila itu, pegang teguh kepada Pancasila. Bela Pancasila.

Itu sebagaimana aku pun berpegang kepada Pancasila, membela Pancasila, bahkan 
sebagaimana kukatakan lagi tadi, saudara-saudara, laksana panggilan yang aku 
dapat daripada alasan untuk memegang teguh kepada Pancasila ini.

Majulah demi kebenaran, perikamanusiaan dan keadilan.

Ingatlah sejarah dan tujuan Proklamator dirikan negeri ini.

MERDEKA!

Salam dari Mako Brimob

Basuki Tjahaja Purnama

Kirim email ke