https://gaya.tempo.co/read/1168508/apa-saja-alasan-anak-muda-tidak-suka-politik/full&view=ok
Apa Saja Alasan Anak Muda Tidak Suka Politik
Reporter:
Astari Pinasthika Sarosa
Editor:
Rini Kustiani
Kamis, 24 Januari 2019 18:33 WIB
0 komentar
<https://gaya.tempo.co/read/1168508/apa-saja-alasan-anak-muda-tidak-suka-politik/full&view=ok#comments>
000
#
#
#
#
Ilustrasi kotak suara/ logistik Pemilu Kepala Daerah (Pilkada).
TEMPO/Bram Selo Agung
<https://statik.tempo.co/data/2015/11/26/id_458296/458296_620.jpg>
Ilustrasi kotak suara/ logistik Pemilu Kepala Daerah (Pilkada).
TEMPO/Bram Selo Agung
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Mendekati Pemilu pada April 2019, perbincangan
mengenai politik semakin mengemuka. Namun bagi sebagian orang yang
berusia di bawah 30 tahun, isu politik masih menjadi sesuatu yang asing.
Bahkan ada *anak muda* <http://www.tempo.co/tag/anak-muda> yang memilih
menghindari percakapan politik dengan keluarga dan teman karena bisa
memantik perselisihan.
/*Baca: Policy Institute: Hanya 11 Persen Anak Muda Mau Jadi Politikus
<https://nasional.tempo.co/read/1151267/policy-institute-hanya-11-persen-anak-muda-mau-jadi-politikus>*/
Selain memicu perdebatan, vlogger politik, Cania Citta Irlanie
mengatakan alasan masih banyak anak muda yang tidak suka bicara apalagi
terlibat aktivitas politik. "Ada anak muda yang memilih menjauh dari
politik karena mereka merasa politik itu tidak jelas," ucap Cania Citta
Irlanie di acara kampanye "100 Persen Indonesia Nyoblos" dari organisasi
We The Youth di Jakarta Selatan, Rabu 23 Januari 2019.
Salah satu contoh ketidakjelasan dalam politik, menurut Cania Citta
Irlanie, adalah perdebatan yang sering terjadi saat membicarakan pemilu.
Banyak anak muda yang sebenarnya tidak suka dengan perdebatan yang tidak
jelas dan tidak ada isinya.
Iustrasi mencoblos saat pemilu. TEMPO/Arif Fadillah
Selain itu, masih ada generasi muda yang menganggap orang-orang yang
memiliki posisi sebagai pemimpin dan kandidat dalam Pemilu Presiden
maupun Pemilu Legislatif tidak menunjukkan sifat kepemimpinan yang
memuaskan. "Anak muda merasa suara mereka tidak akan didengar atau
dianggap serius," kata Cania Citta Irlanie.
Dia menambahkan, ada juga anak muda yang tidak pernah belajar politik
dengan jelas dan tidak tahu apapun tentang politik. "Mereka biasanya
memilih golput (golongan putih) saat pemilu," kata Cania. Sayangnya,
terkadang pendidikan politik di sekolah ataupun dari orang tua di rumah
masih belum jelas atau justru memberikan informasi yang salah.
/*Artikel terkait: Tolak Golput, Sejumlah Tokoh Muda Suarakan 100%IN
<https://seleb.tempo.co/read/1168195/tolak-golput-sejumlah-tokoh-muda-suarakan-100in>*/
"Karena itu, banyak anak muda yang tidak mengerti politik, dan memilih
untuk tidak terlibat," ucap Cania Citta Irlanie. Edukasi politik yang
lebih baik, menurut dia, harus diajarkan dari sekolah agar anak muda
mengerti politik yang baik dan benar.