PSI Bersyukur Kubu Prabowo Akui Turunan PKI Warga Negara Biasa 
https://nasional.tempo.co/read/1169587/psi-bersyukur-kubu-prabowo-akui-turunan-pki-warga-negara-biasa/full&view=ok
 
 Reporter:  Fikri Arigi
 Editor:  Endri Kurniawati
Senin, 28 Januari 2019 13:33 WIB
 

 https://statik.tempo.co/data/2017/11/05/id_660401/660401_720.jpg Sekretaris 
Jenderal Partai Solidaritas Indonesia Raja Juli Antoni menunjukkan sejumlah 
indikator penilaian seleksi bakal calon legislatif dari PSI, di kantor DPP PSI, 
Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Ahad, 5 November 2017. TEMPO/Putri.
 
 TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI), 
Raja Juli Antoni bersyukur atas keputusan kubu Prabowo 
https://www.tempo.co/tag/prabowo, yang mau mengakui keturunan anggota PKI 
sebagai warga negara biasa yang tidak ada sangkut pautnya dengan urusan politik 
masa lalu. "Jadi, akhirnya diakui sebagai warga negara oleh Gerindra," kata 
Toni, panggilan akrabnya, kepada Tempo, Senin 28 Januari 2019.
 Menurut Toni, sudah sewajarnya jika kubu Prabowo bersikap begitu kepada 
keturunan anggota PKI. “Yang bermasalah kan orang tua atau kakek mereka.”
 Baca: Adik Prabowo: Dukungan dari Cucu Cicit PKI Kami Terima, Asal.... 
https://pilpres.tempo.co/read/1169329/adik-prabowo-dukungan-dari-cucu-cicit-pki-kami-terima-asal
 
 Ahad kemarin, 27 Januari, Hashim mengatakan Gerindra menerima dukungan dari 
siapapun dan dari manapun termasuk keturunan dari orang-orang yang terafiliasi 
dengan PKI. Ia mengatakan hal ini ketika ditanyai tentang alasan citra 
partainya yang lekat dengan dukungan Front Pembela Islam (FPI) dan organisasi 
terlarang yang sudah dibubarkan, Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).
 

 Hashim mengatakan hal itu karena ingin memenangi pemilihan presiden 2019. 
"Bahkan, dukungan dari anak cucu dan cicit PKI, kami terima. Asalkan Prabowo 
tidak dibawa ke arah palu arit," ujar Hashim dalam acara Dialog Nasional 
Kebhinekaan di bilangan Kebayoran, Jakarta Selatan.
 Baca: Hashim: Survei Jokowi - Ma'ruf Unggul 20 persen ... 
https://pilpres.tempo.co/read/1169491/hashim-survei-jokowi-maruf-unggul-20-persen-itu-bohong

 Sikap ini dikecam Toni. Ia menilai cara berpolitik Prabowo dan Gerindra 
primitif. “Ini menunjukkan cara berpolitik paling primitif."
 
 Toni mengatakan politik Gerindra jauh dari politik nilai dan politik 
ideologis, karena selama ini selalu menyuarakan gerakan antikomunisme. Gerindra 
yang selama ini selalu mengemukakan bahaya laten PKI, bahaya laten komunis tapi 
sekarang malah mengharapkan dukungan mereka untuk memenangkan calon presiden 
Prabowo 
https://nasional.tempo.co/read/1169568/soal-keturunan-pki-psi-politik-prabowo-dan-gerindra-primitif.
 "Pernyataan Hashim telah mementahkan ideologi Gerindra demi kekuasaan."

Kirim email ke