https://www.antaranews.com/berita/792564/jenazah-korban-penembakan-kksb-di-mapenduma-dievakuasi-ke-jayapura


Jenazah korban penembakan KKSB di Mapenduma dievakuasi ke Jayapura

*Selasa, 29 Januari 2019 07:40 WIB *

[image: Jenazah korban penembakan KKSB di Mapenduma dievakuasi ke Jayapura]

*ilustrasi penembakan (ANTARA News/Ridwan Triatmodjo)*

Jayapura (ANTARA News) - Jenazah Praka Nasarudin, korban penembakan KKSB di
Mapenduma, Kabupaten Nduga, Selasa pagi (29/1), dievakuasi ke Jayapura
dengan penerbangan sipil.

Wakapen Kodam XVII Cenderawasih Letkol Inf. Dax Sianturi di Jayapura
mengatakan bahwa jenazah anggota Yonif 751 Reider yang gugur dalam kontak
senjata, Senin (28/1), saat mengamankan lapangan terbang Mapenduma itu
sebelumnya di evakuasi ke Timika.

Setibanya di Bandara Sentani, kata dia, jenazah korban langsung dibawa ke
Mako Yonif 751 Raider untuk disemayamkan sebelum dikirim ke Makassar.

"Rencananya jenazah Praka Nasarudin dimakamkan di Makassar," kata Sianturi.

Rekan korban, Praka Muhamad Rivai yang terkena rekoset peluru di tangannya,
menurut Sianturi, masih dirawat di RSUD Timika.

Kedua anggota Yonif 751 mengalami musibah saat mengamankan lapangan terbang
Mapenduma sesaat sebelum tibanya rombongan Bupati Nduga Yarius Gwijangge
yang membawa bantuan logistik untuk masyarakat.

Namun, kata Sianturi, sesaat sebelum pesawat milik Enggang Air Service
mendarat, tiba-tiba aparat keamanan ditembaki dari ketinggian, hingga
terjadi kontak tembak.

Setelah menurunkan bahan bantuan untuk masyarakat, kemudian kedua korban
langsung dievakuasi dengan menggunakan pesawat tersebut didampingi Bupati
Nduga.

Anggota TNI yang bertugas di Pos Mapenduma sekitar satu satuan setingkat
pleton (SST).

*Baca juga: **Kontak senjata di Yambi, seorang anggota TNI tewas*
<https://www.antaranews.com/berita/789315/kontak-senjata-di-yambi-seorang-anggota-tni-tewas>

*Baca juga: **TNI-Polri masih disiagakan di Banti cegah KKB masuk kembali*
<https://www.antaranews.com/berita/787745/tni-polri-masih-disiagakan-di-banti-cegah-kkb-masuk-kembali>

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Unggul Tri Ratomo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kirim email ke