Kelihatannya tidak mangkrak, jalan terus, tetapi terhambat soal pembebasan
tanah.
Mula-mula pakai modal dari BUMN dan perusahaan dari Tiongkok sendiri.
Tidak disebutkan habis berapa. Tidak disebutkan apa saja yang sudah selesai
dengan
dana itu.
Kemudian pinjaman tahap I sebesar 6.7 triljoen cair pada Maret 2018.
Tidak disebutkan untuk pengerjaan apa.
Pinjaman termin II cair pada Augustus 2018 sebesar 3.847 triljoen
Tidak disebutkan pekerjaan apa yang selesai dengan dana termin I dan apa
yang akan
dikerjakan pada tahap II.
Kalau semua correct, makin sering dana cair, atau makin besar dana cair,
berarti  porsi
yang dikerjakan makin besar.
Di negeri Belanda, kalau kami beli rumah, yang mau dibangun, bayarnya
bertahap. kalau
selesai pondasi bayar tahap pertama. Kemudian tiap kali, bayar tahap
berikutnya, dan
kami bisa lihat tiap kali bahwa bagian itu selesai. Kemudian bayar tahap
pintu, jendela
dipasang. Tahap listrik, gas, dapur selesai.
https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4280747/ini-kabar-terkini-proyek-kereta-cepat-jkt-bdg
Rabu, 31 Okt 2018 07:16 WIB
Ini Kabar Terkini Proyek Kereta Cepat JKT-BDG
Eduardo Simorangkir - detikFinance
Share 0
<https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4280747/ini-kabar-terkini-proyek-kereta-cepat-jkt-bdg#>
Tweet 0
<https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4280747/ini-kabar-terkini-proyek-kereta-cepat-jkt-bdg#>
Share 0
<https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4280747/ini-kabar-terkini-proyek-kereta-cepat-jkt-bdg#>14
komentar
<https://finance.detik.com/infrastruktur/d-4280747/ini-kabar-terkini-proyek-kereta-cepat-jkt-bdg#komentar>
[image: Foto: Wijaya Karya]Foto: Wijaya Karya
*FOKUS BERITA*Kereta Cepat Jakarta-Bandung
<https://finance.detik.com/indeksfokus/1266/kereta-cepat-jakarta-bandung>
*Jakarta* - Proyek kereta cepat
<https://www.detik.com/tag/kereta-cepat> Jakarta-Bandung
lama tak terdengar. Sejak groundbreaking pada Januari 2016, perkembangan
proyek ini kerap simpang siur di masyarakat.

Direktur Utama PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) Chandra Dwiputra
menyampaikan proyek ini memang menemui kendala di awal pembangunan.
Ketersediaan lahan membuat pekerjaan pada proyek ini terhambat.

"Pembebasan lahan kita diharuskan tersedia dulu 53% baru dimulai. Lahan
yang belum tersedia membuat cargo yang kerja belum bisa mulai," katanya
saat berkunjung ke markas detikcom di Gedung Trans Media, Jakarta, Selasa
(30/10/2018).

Chandra memaparkan, proses konstruksi baru dimulai pada pertengahan tahun
ini setelah pendanaan dari China mulai cair. Saat ini progres konstruksi
sudah mencapai 3,2% dengan ketersediaan lahan 80%.

*Baca juga: *MRT Saja Tak Cukup Ubah Wajah Jakarta
<https://finance.detik.com/read/2018/10/26/075034/4273722/4/mrt-saja-tak-cukup-ubah-wajah-jakarta>


Sebanyak 7 dari 13 tunnel atau terowongan yang ada pada sepanjang jalur
kereta cepat Jakarta-Bandung sudah dimulai. Termasuk pengerjaan terowongan
sepanjang 4,4 km di daerah Purwakarta.

Sedang berlangsung pula persiapan pengerjaan secondary lining pada crown
side dan wall side di Walini. Galiannya sudah sedalam 143 meter.

Untuk mendukung pekerjaan proyek, tiga casting yard (tempat fabrikasi) dan
tiga batching plant atau tempat memproduksi beton sudah dioperasikan.
Nantinya akan ada 26 batching plant dan 4 casting yard di sepanjang lokasi
proyek.

Total nilai investasi proyek ini mencapai US$ 6,07 miliar atau Rp 91
triliun. Proyek ini ditargetkan selesai dalam tiga tahun ke depan,
terhitung mulai Juni 2018 (36 bulan kalender kerja).

*Baca juga: *Mau Tahu Progres Kereta Cepat JKT-BDG? Ini Penampakannya
<https://finance.detik.com/readfoto/2018/10/25/210244/4273544/461/1/mau-tahu-progres-kereta-cepat-jkt-bdg-ini-penampakannya>
*(eds/ang)*




Pada tanggal Sab, 2 Feb 2019 pukul 07.09 ajeg [email protected]
[GELORA45] <[email protected]> menulis:

>
>
> Sekedar bertanya, apa kabar utang dana proyek kereta cepat?
> Sudah memasuki mangkrak tahun ketiga.
>
> Silaakan saling tuduh. Pemilu sudah dekat.
>
> --- chalik.hamid@... wrote:
>
> Sri Mulyani Indrawati :❤
>
> Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,
>
> Kami menyelesaikan
> Ribuan kilometer jalan raya, toll, jembatan
> Untuk rakyat, untuk kesejahteraan
> Kami menyelesaikan
> Puluhan embung dan air bersih,
> bagi jutaan saudara kita yang kekeringan
> Puluhan ribu rumah,
> untuk mereka yang memerlukan tempat berteduh
>
> Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,
>
> Kami bekerja menyediakan subsidi
> Jutaan sambungan listrik
> untuk rakyat
> untuk menerangi kehidupan, hingga pelosok
> Kami terus bekerja
> Meringankan beban hidup
> 10 juta keluarga miskin
> Menyediakan bantuan pangan
> 15 juta keluarga miskin
> Menyekolahkan 20 Juta anak miskin
> untuk tetap dapat belajar menjadi pintar
>
> Kala kamu menuduh aku Menteri Pencetak Utang,
>
> Kami bekerja siang malam
> Menyediakan jaminan,
> agar 96.8 Juta rakyat terlindungi dan tetap sehat.
> Merawat Ratusan ribu sekolah dan madrasah,
> agar mampu memberi bekal ilmu dan taqwa,
> bagi puluhan juta anak-anak kita untuk membangun masa depannya
> Kami tak pernah berhenti, agar
> 472 000 mahasiswa menerima beasiswa untuk menjadi pemimpin masa depan
> 20.000 generasi muda dan dosen berkesempatan belajar
> di universitas terkemuka dunia untuk jadi pemimpin harapan bangsa.
> Puluhan juta petani mendapat subsidi pupuk, benih dan alat pertanian,
> 170.400 hektar sawah beririgasi untuk petani
> Jutaan usaha kecil mikro memiliki akses modal yang murah
> Jutaan penumpang kereta dan kapal yang menikmati subsidi tiket
> Jutaan keluarga menikmati bahan bakar murah
> Jutaan pegawai negeri, guru, prajurit, polisi, dokter, bidan, dosen hingga
> peneliti mendapat gaji dan tunjangan untuk mengabdi negeri
>
> Terus, Kami terus bekerja, agar
> 74.953 desa mampu membangun, membasmi kemiskinan.
> 8.212 kelurahan terbantu untuk melayani rakyat kebih baik
> Triliunan rupiah tersedia
> membantu saudara kita yang terkena bencana
> membangun kembali kehidupannya
>
> Dan masih banyak lagi yang aku mau ceritakan padamu
>
> Agar engkau TIDAK LUPA
>
> Karena itu adalah cerita tentang kita MEMBANGUN INDONESIA
>
> Aku tak ingin engkau lupa itu.
> sama seperti aku tak ingin engkau lupa akan sejarah negeri kita.
>
> Aku perempuan yang memenuhi panggilan ibu pertiwi
> Aku perempuan, Aku tidak surut demi kecintaanku kepada negeri,
> Untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia
>
> Aku dan tujuh puluh enam ribu jajaran Kemenkeu, adalah KAMI.
>
> KAMI TIDAK PERNAH LELAH MENCINTAI DAN MEMBANGUN INDONESIA.
>
> Bagaimana engkau?
>
> #KemenkeuProfesional
> <https://www.facebook.com/hashtag/kemenkeuprofesional?source=feed_text&epa=HASHTAG>
>
>
> 
>

Kirim email ke