*Responsif kepada apa atau siapa? Jangan diputar-balikan apa yang
diucapkannya, makin diputar-putar, makin salah, akan kecil pun tahu apa
yang diucapkan.  Mau jadi tukang tipu publik silahkan,
monggo-monggo.hehehehehehe*

https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/19/02/06/pmhu6u430-tkn-jokowi-bukan-ofensif-tapi-responsif
TKN: Jokowi Bukan Ofensif, Tapi Responsif

*Rabu 06 Feb 2019 14:30 WIB*

*Rep: Muhammad Ikhwanuddin/ Red: Muhammad Hafil*


   -

   0
   
<https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/19/02/06/pmhu6u430-tkn-jokowi-bukan-ofensif-tapi-responsif#>
   -

   8
   
<https://nasional.republika.co.id/berita/nasional/politik/19/02/06/pmhu6u430-tkn-jokowi-bukan-ofensif-tapi-responsif#comment-list>

*Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay*

*TKN menyatakan yang disampaikan Jokowi tegas dan lugas.*

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ujaran calon presiden nomor urut 01, Joko
Widodo, selama beberapa waktu terakhir dinilai ofensif atau menyerang.
Namun, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menyatakan, penilaian itu
tak sepenuhnya benar.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Asrul Sani mengatakan, anggapan bahwa manuver
yang dilakukan Jokowi ofensif merupakan hal yang berlebihan. Menurutnya,
manuver yang dilakukan Jokowi lebih pantas disebut sebagai aksi responsif.

"Yang pas adalah Jokowi menjawab semua tuduhan, kritik, dan *hoaks* yang
dilemparkan secara lebih luas," kata Asrul kepada *Republika.co.id
<http://Republika.co.id>*, Rabu (6/2).

Hal yang disampaikan yang belakangan disebut ofensif oleh Jokowi, kata
Asrul, memang sudah sepatutnya diutarakan untuk mengadang tuduhan yang
selama ini disematkan kepada pejawat. "Itu salah satu cara merespons
tuduhan, terutama yang dipelintir, di-*framing* atau dibuat *hoaks.* Memang
harus dijawab melalui media dan publik," ujar politisi PPP itu.

Soal persepsi masyarakat yang menilai bahwa gaya yang ditampilkan Jokowi
termasuk ofensif, Asrul lebih setuju hal itu disebut sebagai bentuk
ketegasan. "Yang disampaikan Pak Jokowi itu tegas dan lugas tapi dimaknai
ofensif," tuturnya.

Sebelumnya, Jokowi menjelaskan pernyataannya yang sering kali bernada
ofensif terhadap kubu lawan. Menurut dia, selama empat tahun terakhir ini,
dirinya selalu menahan diri saat mendapatkan berbagai serangan.

Namun kali ini, Jokowi mengaku tak akan tinggal diam terhadap tudingan dan
serangan yang dialamatkan kepadanya. Karena itu, ia menilai, kampanye
bernada ofensif pun saat ini perlu dilakukan.

*Baca Juga*

   -

   *Dukung Prabowo-Sandi, BKMT Pastikan Anggota Tak Sebar **Hoaks*
   
<https://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/19/02/06/nasional/politik/19/02/05/pmgjjv414-dukung-prabowosandi-bkmt-pastikan-anggota-tak-sebar-hoaks>
   -

   *PKS Yakin Efek Sandi Jadi Kunci Kemenangan Paslon 02 di NTB*
   
<https://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/19/02/06/nasional/politik/19/02/05/pmgna5409-pks-yakin-efek-sandi-jadi-kunci-kemenangan-paslon-02-di-ntb>
   -

   *Erick: Jokowi tidak Asal Melakukan Ofensif*
   
<https://www.republika.co.id/berita/nasional/politik/19/02/06/nasional/politik/19/02/05/pmgoxy354-erick-jokowi-tidak-asal-melakukan-ofensif>

“Ya kampanye kan perlu obfensif, masa kita empat tahun suruh diam saja. Ya
*endaklah.* Jadi empat tahun diam masa suruh meneruskan,” ujar Jokowi saat
menghadiri peringatan HUT ke-72 HMI di kediaman Akbar Tandjung, Selasa
(5/2) malam.

Kirim email ke