https://islamislami.com/2017/06/28/inilah-bukti-bahwa-yesus-adalah-muslim/
*INILAH BUKTI BAHWA YESUS ADALAH MUSLIM*

28 Juni 2017
<https://islamislami.com/2017/06/28/inilah-bukti-bahwa-yesus-adalah-muslim/>
· by Umat Indonesia <https://islamislami.com/author/judarwanto22/> · in Kisah
Para Nabi <https://islamislami.com/category/tokoh-islam/kisah-para-nabi/>,
Mualaf <https://islamislami.com/category/mualaf/>. ·

*Inilah Bukti Bahwa Yesus Adalah Muslim*

*Mantan pendeta yang dulu bernama Agustinus Christovel Kainama menjadi
muslim, bukan karena ia mempelajari Al-Quran, melainkan karena ia
memperdalam Injil sebagai kecintaannya kepada Yesus. * *Saat memahami Nabi
Isa ternyata juga menjalankan puasa, shalat, disunat, wudhu, tahajud dan
bersedekah. “Semua itu dilakukan pula oleh umat Islam,” ujarnya. Saat sudah
begitu dalam mengkaji Injil, ia malah memutuskan menjadi muslim karena apa
yang dilakukan oleh Yesus. Menurut ajaran agama Islampun sesuai yang di
firmankan Allah dalam al Quran bahwa semua nabi adalah muslim termasuk nabi
Isa atau Yesus*

Muslim adalah secara harfiah berarti “seseorang yang berserah diri
kepada Allah”, termasuk segala makhluk yang ada di langit dan bumi. Kata
muslim kini merujuk kepada penganut agama Islam saja, kemudian pemeluk pria
disebut dengan Muslimin  dan pemeluk wanita disebut Muslimah adalah sebutan
untuk wanita Islam. Al Qur’an menjelaskan tentang
semua nabi dan rasul adalah sebagai Muslim, dari Adam, Nuh, Ibrahim,
Musa, Isa dan Muhammad. Al Qur’an menyatakan bahwa mereka adalah Muslim
karena mereka hanya berserah diri kepada Tuhan, memberikan firman, dan
menegakkan agama Allah. Demikian pula dalam surah Al-Imran dalam Al-Qur’an.
“Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) berkata kepada Isa: “Kamilah
penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah
bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri.” (Al-Imran
3:52)”

Umat Muslim meyakini bahwa Allah adalah zat kekal, yang memiliki semua
sifat ke-Maha-an, tidak tertandingi, mandiri, tidak melahirkan, dan tidak
pula diperanakkan, mereka meyakini doktrin atau aqidah
ketauhidan (monoteisme).

Menurut ajaran agama Islam Yesus atau Nabi Isa sebenarnya adalah muslim.
Ini Adalah Bukti bahwa Yesus Muslim Menurut Kitab Injil

   -

   Yesus mengajarkan umatnya bersyahadat. Yohanes Inilah hidup yang kekal
   itu, yaitu bahwa mereka mengenal dia, satu-satunya Allah yang benar, dan
   mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.{ Yohanes 17:3 }
   -

   Yesus mengajarkan umatnya Sholat dan bertobat. Matius Sejak waktu itulah
   Yesus memberitakan : “Bertobatlah, sebab Surga sudah dekat!”. Maka Ia MAJU,
   lalu bersujud dan berdoa, Berkata: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin,
   biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang
   Kukehendaki, melainkan sebuah yang Engkau kehendaki.”{ Matius 4:17 }
   -

   Yesus sunat. Lukas ketika sudah genap delapan hari dan Ia harus
   disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat
   sebelum Ia dikandung ibu-Nya.{ Lukas 2:21 }
   -

   Yesus puasa. Matius Matius Dan setelah berpuasa selama empat puluh hari
   dan malam, akhirnya laparlah Yesus.{ Matius Matius 4:2 }. Matius berkata
   “Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik.
   Mereka mengubah air mukanya, supaya orang melihat bahwa mereka sedang
   berpuasa. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya
   { Matius 6:16 }
   -

   Yesus mengajarkan untuk berbuat amal sholeh (berbuat baik). Tetapi Aku
   berkata kepadamu: Janganlah engkau melawan orang yang berbuat jahat
   kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kanan dan kirimu. Dan
   kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu,
   serahkanlah juga jubahmu. Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh
   satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. Berilah orang yang
   meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam ke padamu..
   Kamu telah mendengar firman, bahawa: Kasihilah sesamamu manusia dan
   bencilah musuhmu.{ Matius 5:39 }
   -

   Yesus Mengucapkan Insya Allah. Dalam perencanaan berkaitan dengan
   hal-hal yang akan datang kita diajarkan untuk tidak mendahului kehendak
   yang diatas dengan memastikan segala sesuatunya namun hendaknya kita
   mengucapkan Insya Allah. Ajaran yang sama telah disampaikan oleh Nabi Isa
   Almasih as/Yesus Kristus kepada umatnya {Yakobus 4:13-17} (kalimat “JIKA
   TUHAN MENGHENDAKINYA” pada ayat ke-15,dalam ALKITAB EDISI BAHASA ARAB,
   tertulis “INSYA ALLAH”).
   -

   Yesus Mengajarkan Wanita Untuk memakai Jilbab PERINTAH MENUTUP AURAT
   BAGI PEREMPUAN. “Tetapi PEREMPUAN YANG BERDOA ATAU MENUDUNGI DENGAN KEPALA
   sedangkan yang TIDAK BERTUDUNG, iyalah menghina kepalanya karena ia sama
   dengan perempuan yang dicukur rambutnya. Sebab JIKA PEREMPUAN TIDAK MAU
   MENUDUNGI KEPALANYA,maka ia wajib menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi
   perempuan adalah penghinaan bahwa rambutnya dipotong, MAKA HARUSLAH IA
   MENUDUNGI KEPALANYA.”{ 1Korintus 11:5-6 }
   -

   Yesus Mengajarkan Bersuci / Wudhu. “MUSA DAN HARUN serta anak-anaknya
   MEMBASUH TANGAN DAN KAKI MEREKA DENGAN AIR Apabila mereka masuk ke dalam
   Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, MAKA
   MEREKA MEMBASUH KAKI DAN TANGAN – SEPERTI YANG DIPERINTAHKAN TUHAN KEPADA
   MUSA.” {Keluaran 40:31-32}
   -

   Mengajarkan Mengkafani Jenazah. Dan Yusufpun mengambil mayat itu,
   MENGKAPANINYA DENGAN KAIN LENAN YANG PUTIH BERSIH.”{Matius 27:59}

*Diingkari*

Tetapi, entah mengapa kehidupan dan ajaran Nabi Isa  yang berperilaku
muslim tersebut tidak diikuti umat Nasrani . Bahkan banyak hal perilaku
kehidupan Yesus diingkari. Salah satunya pengingkaran dalam Yesus di Sunat
adalah karena tradisi budaya Yahudi.

Padahal banyak kitab Injil mengabarkan trntang Yesus di sunat.

   -

   Dan ketika genap delapan hari dan ia disunatkan.  Ia diberi nama Yesus,
   yaitu nama yang disebut oleh malaikat Ia dikandung ibu-Nya” (Lukas 2 : 21)
   -

   “Inilah perjanjianku yang harus kamu pegang, perjanjian antara aku dan
   kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus
   disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda
   perjanjian antara aku dan kamu.  Anak yang berumur delapan hari haruslah
   disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun temurun, baik yang
   lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dari salah seorang asing, tetapi tidak
   termasuk keturunanmu. Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki dikerat
   kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang
   sebangsanya, ia telah mengingkari perjanjianKu”  (Kejadian 17 : 10-14)
   -

   “Kemudian Abraham menyunat Ishak anak itu, ketika berumur delapan hari,
   seperti yang diperintahkan Allah kepadanya” (Kejadian 21 : 4)
   -

   “Lalu Allah memberikan kepadanya perjanjian sunat; dan demikianlah
   Abraham meperanakkan Ishak, lalu menyunatkannya pada hari yang kedelapan;
   dan Ishak memperanakkan Yakub, dan Yakub memperanakkan keduabelas bapa
   leluhur kita” (Kisah Para Rasul 7 : 8)
   -

   “Ketika genaplah delapan hari sesuai dengan hukum Allah, sebagaimana
   yang tertulis dalam kitab Nabi Musa, mereka bopong anak itu dan membawanya
   ke rumah ibadat untuk mengkhitankannya.  Dan begitulah mereka sunatkan anak
   itu, lalu memberinya nama Yesus, sebagaimana malaikat utusan Allah telah
   mengatakan lebih dahulu setelah ia dikandang di dalam rahim” (Injil
   Barnabas pasal 5)

Kirim email ke