*Seandainya sebahagian besar dari 1000 pensiunan jenderal ini ada yang ompong, sesak nafas, darah tinggi, timpang harus pakai tongkat, kursi roda, apa yang bisa mereka lalukan. Bukan itu saja mereka ini juga tidak kebagaian rejeki seperti mereka yang tetap berdansa dansi dipanggung politik kekuasaan negara. Jadi kalau dibandingkan dengan kekuatan rakyat mereka tidak ada gunanya, selain untuk menghiasi propaganda kampanye Pemilu. hehehehehe*
http://www.sinarharapan.co/hukumdanpolitik/read/6303/seribu_purnawirawan_tni_polri_deklarasi_dukung_jokowi *Seribu Purnawirawan TNI/Polri Deklarasi Dukung Jokowi* Minggu , 10 Februari 2019 | 15:45 AKARTA - Purnawirawan TNI/Polri mendeklarasikan dukungan pada calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Minggu (10/2/2019) di Jakarta Internasional Expo Kemayoran, Jakarta Pusat. Jumlah purnawirawan yang akan memberikan dukungan ini diklaim mencapai 1.000 orang. Koordinator deklarasi, Laksamana Muda TNI (Purn) Iskandar Sitompul, dalam keterangan tertulisnya mengatakan dukungan diberikan karena kinerja Jokowi sebagai presiden dianggap telah terbukti."Ada seribu purnawirawan yang akan mendeklarasikan dukungan untuk Pak Jokowi," ujarnya. Mantan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI ini mengatakan, para purnawirawan menilai Jokowi adalah pemimpin yang teladan, jujur, dan bersih."Bahkan Jokowi juga *tidak* memiliki permasalahan keluarga sehingga selalu bekerja keras untuk membuat negara ini maju dalam segala hal. Kinerja Jokowi kita bisa lihat," katanya seperti dilansir *antaranews.com <http://antaranews.com>*. Menurut dia, masifnya pembangunan infrastruktur di era Jokowi menjadi alasan lain para purnawirawan memberi dukungan. Sejumlah infrastruktur yang dianggap positif bagi pembangunan bangsa yang dikerjakan oleh pemerintahan Jokowi seperti jalan tol, bendungan, bandara, hingga pelabuhan."Makanya purnawirawan dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, dan Polisi saat bertemu dalam dialog mengatakan mau mendukung," katanya. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak Istana Negara untuk memastikan kehadiran Jokowi. Dukungan dari purnawirawan TNI/Polri juga pernah didapat oleh capres/cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. September 2018 lalu, jumlah purnawirawan jenderal yang mendukung Prabowo-Sandi diklaim mencapai 300 orang. Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal (Purn) Imam Sufaat yang turut memberikan dukungan mengatakan saat ini Indonesia masih berjuang keras untuk mengentaskan kemiskinan, memberantas kebodohan untuk mencapai kesejahteraan. Tawaran ekonomi kerakyatan yang diusung Prabowo dinilai bisa jadi solusi. Karena itu 300 purnawirawan jenderal itu siap berjuang untuk memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.
