https://tekno.tempo.co/read/1174680/nasa-umumkan-rencana-membangun-pangkalan-di-bulan/full&view=ok
<https://tekno.tempo.co/read/1174680/nasa-umumkan-rencana-membangun-pangkalan-di-bulan/full&view=ok>
NASA Umumkan Rencana Membangun
Pangkalan di Bulan
Reporter:
Moh Khory Alfarizi
Editor:
Erwin Prima
Selasa, 12 Februari 2019 07:00 WIB
Logo Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA. (NASA)
<https://statik.tempo.co/data/2017/07/14/id_623477/623477_620.jpg>
Logo Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA. (NASA)
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Amerika
Serikat (NASA
<https://tekno.tempo.co/read/1172350/nasa-langka-gempa-palu-sangat-cepat>)
berencana untuk membangun pangkalan di Bulan. Rencana tersebut lebih
jauh dari sebelumnya yang hanya mengirim manusia ke Bulan.
Baca: NASA: Langka, Gempa Palu Sangat Cepat
<https://tekno.tempo.co/read/1172350/nasa-langka-gempa-palu-sangat-cepat>
"Kita akan kembali ke Bulan, menyiratkan akan melakukan hal yang sama
seperti yang kita lakukan 50 tahun lalu. Kita akan pergi ke bulan dengan
teknologi dan sistem baru yang inovatif untuk menjelajahi lebih banyak
lokasi di permukaan daripada yang pernah kita bayangkan," ujar
Andministrator NASA Jim Bridenstine dalam Ozy Magazine, yang dikutip
laman Unilad, Ahad, 10 Februari 2019.
Bridenstine melanjutkan bahwa rencana masa depan itu merupakan arahan
dari Presiden Donald Trump. Sejak 50 tahun lalu manusia terakhir
menginjakkan kaki di permukaan Bulan, teknologi dan industri telah
mengalami perubahan signifikan
Untuk melakukan hal itu, NASA berencana untuk mengembangkan The Gateway,
yang digambarkan sebagai pos terdepan bulan, dirancang untuk memastikan
transit yang aman dari para astronot ke permukaan bulan dan kembali lagi
ke Bumi. Bridenstine menjelaskan bahwa Trump mengatakan agar NASA
belajar bagaimana hidup jauh dari Bumi.
"Misi ini, tidak seperti Apollo, kali ini kita akan pergi ke Bulan untuk
tinggal, dan dari sana kita akan mengambil lompatan raksasa berikutnya
dalam penjelajahan luar angkasa," tutur Bridenstine. "Kehadiran manusia
yang berkelanjutan di luar orbit Bumi adalah penting bagi keamanan
bangsa kita."
Bridenstine mengatakan Gateway akan menjadi pangkalan untuk sistem
pendaratan Bulan manusia pertama yang dapat digunakan kembali. Ini
adalah pendekatan berkelanjutan yang menciptakan lebih banyak peluang
komersial, yang diperlukan untuk eksplorasi ruang angkasa jangka panjang
manusia.
Selain itu, NASA <https://www.tempo.co/tag/nasa> juga berencana untuk
mengirim instrumen sains baru dan demonstrasi teknologi ke permukaan
Bulan pada pengiriman kargo komersial Bulan, yang direncanakan
beroperasi pada akhir 2020.
UNILAD | OZY MAGAZINE
------------------------------------------------------------------------