https://pilpres.tempo.co/read/1175371/kata-erick-thohir-jika-yusuf-mansur-dan-abdul-somad-dukung-jokowi/full&view=ok
Kata Erick Thohir Jika Yusuf Mansur dan Abdul
Somad Dukung Jokowi
Reporter:
Fikri Arigi
Editor:
Juli Hantoro
Rabu, 13 Februari 2019 18:14 WIB
#
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir dalam acara #01 Satu Arah
untuk Satu Indonesia Maju. Ahad, 10 Februari 2019. Tempo/Fikri Arigi.
<https://statik.tempo.co/data/2019/02/10/id_818516/818516_720.jpg>
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir dalam acara #01 Satu Arah
untuk Satu Indonesia Maju. Ahad, 10 Februari 2019. Tempo/Fikri Arigi.
*TEMPO.CO*, *Jakarta* - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo
atau Jokowi - Ma’ruf Amin, Erick Thohir menolak berkomentar terkait arah
dukungan dua dai kondang, Yusuf Mansur, dan Abdul Somad.
<https://www.tempo.co/tag/abdul-somad>Ia menuturkan, bila akhirnya dua
tokoh ini memutuskan untuk mendukung, tentu dapat menambah barisan
pendukung dengan rekam jejak yang baik.
Baca juga: Pesan Luthfi Bin Yahya untuk Ustad Abdul Somad
<https://nasional.tempo.co/read/1174180/pesan-luthfi-bin-yahya-untuk-ustad-abdul-somad>
“Saya rasa tanyakan beliau langsung ya. Tentu kalau figur-figur seperti
Ustad Yusuf Mansur berani mengambil posisi mendukung Pak Jokowi, sesuatu
yang luar biasa,” ucap Erick ketika ditemui di Hallf Patiunus, Kebayoran
Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 13 Februari 2019.
Ia mengatakan saat ini banyak pendukung Jokowi yang kerap dibully,
bahkan diintimidasi. Tetapi menurutnya hal itu tak menyurutkan tekad
tokoh-tokoh yang turut mendeklarasikan dukungannya.
Hal ini, kata Erick, dibuktikan dengan hasil survei yang menurutnya
terus menunjukkan tren baik. Ia mengklaim di pulau Jawa hanya di Jawa
Barat saja Jokowi tertinggal, sedangkan di Jawa Tengah dan Jawa Timur,
Erick mengklaim elektabilitasnya lebih dari 56 persen.
“Ya ini suatu hal yang positif yang saya yakini kita akan bergerak lebih
positif ke depan. Apalagi tinggal dua bulan tidak ada perubahan dari
hasil survei. Ini yang kita harapkan cukup konsisten,” ucap bos Mahaka
Group ini.
Sebelumnya beredar percakapan Yusuf Mansur dengan mantan Gubernur Nusa
Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi, berisi
kesaksian Yusuf soal ibadah Jokowi dan keluarga. Pada kesaksiannya itu,
Yusuf membela Jokowi dari tudingan-tudingan anti-Islam yang ia nilai
tidak berdasarkan fakta.
Karena kesaksiannya tersebut Yusuf diduga mendukung Jokowi pada Pilpres
2019 ini. Namun Yusuf menampik kabar tersebut. Saat dikonfirmasi Yusuf
mengaku mendoakan kedua kandidat. “Saya mendoakan Jokowi dan mendoakan
Prabowo,” ucapnya di Hallf Patiunus, Rabu, 13 Februari.
Baca juga: Abdul Somad Diajak Kokohkan Dakwah Melalui NU
<https://nasional.tempo.co/read/1173893/abdul-somad-diajak-kokohkan-dakwah-melalui-nu>
Sementara itu Abdul Somad atau kerap disapa UAS diduga mendukung Jokowi
karena belakangan sempat mengunjungi ulama-ulama Nahdlatul Ulama
pendukung Paslon 01. UAS sempat mengunjungi pendiri Jam’iyah Thariqah
Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (JATMAN NU), Lutfhi Bin Yahya, dan pendiri
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Maimoen Zubair.
Namun hal ini ditampik oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin
Maimoen (Gus Yasin), yang rumahnya dijadikan lokasi pertemuan
Abdul Somad
<https://nasional.tempo.co/read/1174277/pesan-luthfi-bin-yahya-ke-abdul-somad-besarkan-nu>
dengan Maimoen. Kunjungan-kunjungan UAS ini disebut Gus Yasin sebagai
perjalanan spiritual. Di mana di dalam pertemuan itu tidak ada sama
sekali pembicaraan mengenai politik. “Tujuan beliau adalah meminta
silsilah keilmuan dari Mbah Moen yang sampai kepada Rasulullah,” ucap dia.