Cak Imin: terpilihnya Ma'ruf Amin adalah bukti NU pilar penting kebangsaan
* PILPRES <https://pemilu.antaranews.com/pilpres>
* 27 menit lalu
Penertiban APK di angkutan umumKetua Umum PKB Muhaimin Iskandar saat
menghadiri Harlah NU ke-93 di Cianjur, Jawa Barat, Kamis. (Rangga Jingga)
Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum PKB sekaligus Wakil Ketua MPR RI
Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mengatakan dipilihnya Mustasyar PBNU Ma'ruf
Amin sebagai cawapres, merupakan bukti NU selalu menjadi pilar penting
kebangsaan.
"Pemilu 2014, wapres adalah Mustasyar PBNU yaitu pak JK. Hari ini
Mustasyar PBNU yang hampir pasti jadi wapres adalah Kiai Ma'ruf. Ini
bukti bahwa NU menjadi pilar penting bagi keberlangsungan, perekat
persatuan bangsa, sekaligus menguatkan pemerintahan," kata Cak Imin saat
menemani Ma'ruf menghadiri peringatan Harlah NU ke-93 di Lapangan
Prawitasari, Cianjur, Jawa Barat, Kamis.
Cak Imin mengatakan saat ini semua kalangan, baik ahli, pengamat, bahkan
dunia internasional mengakui dan menyatakan NU Adalah pilar pemersatu
bangsa Indonesia.
"Bahkan ada yang ekstrem (menyebut) kalau tidak ada NU barang kali
Indonesia sudah pecah berantakan ke mana-mana. Inilah bukti bahwa NU
telah memberikan pengabdian karya nyatanya bagi perekat pemersatu umat
dengan berbagai idiom tema rencana yang diawali dengan ghirah keagamaan
yang kuat dan kokoh," ujar Cak Imin.
Menurutnya, NU memiliki senjata berupa tiga ukhuwah yakni Islamiyah,
Wathoniyah, dan Insaniah yang telah melekat dan menjadi bagian dari
kekuatan bangsa.
Dia optimistis jika Ma'ruf menjadi wapres maka NU akan semakin berjaya.
Selain itu kekuatan Islam tanah air juga akan menjadi contoh bagi
kekuatan Islam dunia.
"Kita doakan semoga kiai Ma'ruf Amin benar-benar sehat walafiat,
senantiasa diberi kekuatan untuk terus memimpin kita semua, memimpin
bangsa Indonesia, untuk kemajuan kesejahteraan dan keadilan," ujar Cak
Imin.
Sementara itu cawapres RI sekaligus Mustasyar PBNU Ma'ruf Amin
mengatakan NU adalah pendiri bangsa. Sejak zaman kemerdekaan NU sudah
berjuang mengusir penjajah.
Saat ini, kata Ma'ruf, NU adalah kendaraan penyelamat umat dari
gonjang-ganjing pemahaman keagamaan. NU berada ditengah-tengah dan
menjadi penyelamat ibarat kapal Nabi Nuh.
"Siapa naik kapal NU insyaallah akan selamat dunia akhirat," ujar dia.
Pewarta: Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Kunto Wibisono
---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com