Waktu bersamaan bagaimana yg anda maksudkan, walaupun hanya selisih detik juga
akan tertolak. Anggap saja kecolongan dan ke-duanya diuangkan, hal itu
tergantung policy bank dengan nasabah bagaimana, saya kira langkah pertama bank
akan mengontak anda untuk mengisi kekurangan saldo dgn batasan waktu tertentu
bila tidak diisi ya paling juga denda dan interest.
On Thursday, February 14, 2019, 3:44:39 AM PST, ChanCT
<[email protected]> wrote:
Entah bagaimana cara kerja bank konkritnya untuk pertahankan prinsip Bank tidak
rugi dengan gunakan chek-uang tunai itu! Atau mungkin ada batasan tidak lebih
dari sekian juta, atau nasabah dituntut menaroh duitnya di ac-chek nya tidak
kurang dari sekian juta? Dengan denda berat, kalau chek-uang tunai diuangkan
orang melebihi duit di ac-cheknya itu?!
Check utk bung Djie terpental balik, karena duitnya kurang, ... pembuka chek
kena denda. Tapi, kalau dua-dua mengambil di sub-branch BCA yg berbeda dalam
waktu bersamaan, apa yg terjadi? Hehehee, ...
[email protected] [GELORA45] 於 14/2/2019 12:46 寫道:
anda terhitung grusa grusu gak mikir ya bisa buka cek kayak gitu
Bank anda BCA misalnya, si Ajeg mau mencairkan cek anda ke BCA, masa gak tahu
ada dananya atau tidak? sdh pasti tahu saldo anda detik itu. Ok, anda punya
saldo 1 Milyar kalau anda buka 2 cek katakanlah 100 juta buat Ajeg dan 950 juta
buat Djie, yg 100 juta oleh Ajeg dibawa ke BCA di-cash-kan sedang Djie
disetorkan kerekeningnya (kliring) di Bank Century keduanya pada hari yang
sama. Anda kira cek mana yg jalan?
---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
Tapi, ... kan bisa saja saya kemarin masih ada 1 M, tapi saat keluarkan chek
sudah tinggal 10 juta saja! Bagaimana bank saya bisa tahu sore hari ini saat
kasih chek pd Ajeg 100 juta utk diuangkan, saya sudah tidak ada duit lagi?! Dan
baru diketahui pd malam hari di clearing house ac bank saya sudah tidak bisa
bayar 100 juta lagi dan chek utk Ajeg harus ditendang balik!
jonathangoeij@... [GELORA45] 於 14/2/2019 9:56 寫道:
?????????????? kok aneh bank anda tidak tahu saldo anda anda buka cek kasih si
Ajeg Rp 100 juta untuk diuangkan, padahal sado cuman Rp 10 juta, ya cek anda
ditolak. as simple as that.
---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
Lalu, ... bagaimana bank tahu pembuka chek itu ada duitnya tidak? Itulah peran
clearing house! Bukankah setiap orang/perusahaan selalu bisa berubah, bisa
saja hari ini kaya besok atau lusa bankrut duit dibank ludess! Jadi, mungkin
saja setiap saat terjadi chek terpental balik kalau tidak cukup duitnya dan
kena denda, sedang sipenerima chek diberi tahu chek gagal diuangkan!
Chek tunai yang saya tahu hanya dalam jumlah kecil saja, ... barangkali
batasannya ditentukan bank yg keluarkan chek dengan ketentuan duitnya dibank
itu tidak boleh kurang dari jumlah tertentu! Jadi, tetap harus ada tanggungan
di bank itu sebagai jaminan! Prinsip Bank tidak mau RUGI!
jonathangoeij@... [GELORA45] 於 14/2/2019 8:13 寫道:
saya bilang "kalau ada dananya"
kalau anda buka cek dan tidak ada dananya ya ditolak.
---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
TIDAK Mungkin itu TERJADI! Kecuali anda yang buka bank dan siap bankrut, ....
Bagaimana tidak? Selama ini saya perhatikan cara kerja bank, dengan PRINSIP
hanya memberikan kredit bagi orang yang jelas mempunyai tanggungan utk membayar
kembali duitnya! Kalau bank membiarkan orang menguangkan chek berapapun
besarnya, TANPA ada panjeran duitnya sendiri dibank, atau melampaui, ... apa
nggak segera orang beramai-ramai buka chek dan ambil duit di bank itu???
Karena PRINSIPnya chek adalah perintah kepada bank untuk membayar tunai!
Sekalipun saya tidak paham betul masalah perbankan, tapi yang saya tahu di HK,
bank tetap akan lebih dahulu melihat dan mencatatkan KTP kita saat menguangkan
chek dalam jumlah agak besar! Siap-siap menelusuri kemana larinya duit itu
kalau ternyata chek itu bermasalah. TIDAK akan membiarkan orang bisa ambil
keluar uang tunia sampai milyar apalagi triliunan, ... Sedang, orang yang
mengambil uang tunai segitu banyaknya tentu sudah GILA! Bukankah didunia ini
pembayaran jual-beli rumah tidak lagi gunakan uang tunai!
jonathangoeij@... [GELORA45] 於 13/2/2019 22:34 寫道:
1 juta itu hanya contoh, biarpun 1 milyar ataupun 1 trilliun sekalipun kalau
ada dananya ya dibayarkan cash keras, seandainya bank yg duitnya tidak cukup
akan meminta ke BI. Prinsipnya cek adalah perintah kepada bank untuk membayar
cash/tunai, kalau nama ditulis penarik ya harus sesuai, kalau nama tdk ditulis
akan dibayarkan pada pembawa. Dan tentu bisa juga lewat clearing house.
---In [email protected], <SADAR@...> wrote :
Ooouuh, ... kalau saja contoh yg anda berikan itu sama-sama BCA dan hanya Rp 1
juta, itu yang saya katakan bersyarat dan hanya di bank bersangkutan bisa
terjadi. Artinya, ac. bank yg keluarkan chek itu sudah ada tangguan duit yg
sepadan dan HANYA bisa diduitkan langsung di bank yg sama, BCA juga! Mungkin
TIDAK BISA di bank lain bukan BCA?! Atau ada ketentuan dari BCA itu, kalau
ternyata di clering house ternyata AC pemberi chek nya ternyata tidak cukup
duit, BCA menjatuhi sansi denda berlipat pd pemberi chek, .... Begitu
kira-kira kerja bank yg memberi pelayaan pada nasabahnya, ya?
Saya tidak ingat lagi siapa yg menuduh goblok lebih dahulu, ... hanya saja
saya harapkan bisa dihentikan kedua belah pihak dan kembali pada diskusi
baik-baik. Katakanlah memberikan contoh konkrit spt diatas kan merupakan satu
argumentasi yg kalau keliru boleh saja dibantah, ...
Mudah-mudahan maksud saya bisa dimengerti dengan baik.
Salam-damai,
ChanCT
Jonathan Goeij 於 13/2/2019 13:00 寫道:
Ngeyel apa bung Chan ini cuman pengetahuan umum dan kenyataan saja tdk ada
yg perlu didiskusikan, kalau tdk tahu dikasih tahu sekali ya cukup. Mau
bukti ya gampang saja kalau anda ke Indonesia minta saja dari teman atau
saudara dibukakan cek katakanlah dari BCA Rp 1 juta, terus pergi ke BCA
uangkan cek itu pasti bisa kalau ada dananya.
Dan anda sebagai moderator bung Chan tidakkah anda lihat setiap kali
posting selalu goblok2 lha apa perlu diladeni, orang goblok2 ya dibales
goblok juga apa lagi????????? Sebaiknya anda jangan berat sebelah tetapi
telusuri betul2 itu baru namanya moderator. Pahamkah anda dalam hal ini??????
On Tuesday, February 12, 2019, 7:33:37 PM PST, ChanCT <sadar@...> wrote:
Agar DISKUSI di GELORA45 bisa berlangsung sehat dan TIDAK mengganggu banyak
pembaca dengan eyel-eyelan ataupun salingmenggeloblok-goblokkan yg tidak ada
gunanya itu, perkenankanlah saya mengusulkan UTAMAKAN-lah ajukan ARGUMENTASI
atau berhenti ngeyel dan dengan jantan akui kesalahan!
Bagi saya yg awam soal perbankan, ... jarang-jarang terima chek apalagi giro,
tapi yang saya tahu di HK, ... chek hanya bisa masuk ke account bank kita dan
baru bisa diuangkan keesokan hari kerja, ... kecuali besaran duit di chek
itu tidak lebih dari simpanan duit kita dibank itu. Jadi, memang yang saya
tahu chek tidak bisa diganti duit langsung begitu saja, bersyarat dan hanya di
bank bersangkutan. Sedang di bank berbeda harus masuk ke account kita dulu,
...
Nah, bagi Jonathan yag menyatakan sekarang chek bisa diuitkan langsung, tanpa
melalui clearing house dulu, ... sebaiknya bisa buktikan dengan data, ...!
TIDAK ngeyel terus.
Salam-diskusi,
ChanCT
Sunny ambon ilmesengero@... [GELORA45] 於 13/2/2019 1:14 寫道:
Mengatakan orang goblok, tolol adalah menghina!
On Tue, Feb 12, 2019 at 6:09 PM 'nesare' nesare1@... [GELORA45]
<[email protected]> wrote:
Heran rajin sekali meme memean begini, sedangkan argumennya gak ada!
bukan GOBLOK dan merasa sbg orang pinter?!
Nesare
From: [email protected] <[email protected]>
Sent: Sunday, February 10, 2019 4:35 PM
To: [email protected]
Subject: RE: [GELORA45] Re: Eka Tjipta
---In [email protected], <nesare1@...> wrote :
GOBLOK GOBLOK dasar GOBLOK!!!!
Sudah dikasih referensi yg begitu sederhana masih kagak ngerti!!!!
Kalau bukan GOBLOK apalagi????!!!!
Sekarang bilang:” Giro hanya melalui kliring, sedang cek selain bisa kliring
juga bisa diuangkan langsung di bank yg mengeluarkan cek.”
Gimana caranya cek dibawa ke bank langsung dapet uang kas?!!!
Pernah ente lakukan?
Ini skenarionya ane kasih 2 aja:
- Ente bawa cek ente ke bank, lalu langsung dikasih uang kas ya? Teller nya
gak babibu langsung kasih kas ya? Kenapa ente gak pergi ke ATM saja instead of
bawa cek utk diuangkan ke bank ente? Kalau ente gak ada uang di bank ente,
emangnya ente langsung dikasih duit kas?
- Ente bawa cek orang lain yg bayar utang sama ente ke bank ente utk
diuangkan. Ini langsung dikasih uang kan menurut ente? Kenapa dikasih uang
langsung kalau pemilik cek gak ada uang? Banknya goblok ya? Wong diskenario 1
saja kalau ente gak ada uang dibank ente, ente gak akan bisa ambil uang. Ini
menurut ane yg gak pernah tahu cara kerja bank dinegara ente loh. Moso segitu
gobloknya orang2 bank dinegara ente? Terus gimana logikanya ada orang yg check
cashing itu ya? Ngapain orang2 bawa cek sendiri ke perusahaan check cashing
utk menguangkan cek nya? Ini cek sendiri loh! Apalagi ceknya milik orang
lain!!!!!
GOBLOK dipelihara!!!!
Nesare
From: [email protected] <[email protected]>
Sent: Thursday, February 7, 2019 2:50 PM
To: Yahoogroups <[email protected]>
Subject: Re: [GELORA45] Re: Eka Tjipta
Bung Djie, di Indonesia dibedakan antara Cek dan Giro. Giro hanya melalui
kliring, sedang cek selain bisa kliring juga bisa diuangkan langsung di bank yg
mengeluarkan cek.
Pengusaha di Indonesia pada umumnya mengeluarkan giro karena selain lebih aman
juga tanggalnya bisa dimundurkan.
---In [email protected], <djiekh@....> wrote :
Movement of a check from the bank in which it was deposited to the bank on
which it was drawn, and the movement of its face amount in the opposite
direction. This process (called 'clearing cycle') normally results in a credit
to the account at the bank of deposit, and an equivalent debit to the account
at the bank on which it was drawn. Also called clearing.
Read more: http://www.businessdictionary.com/definition/check-clearing..html
Cheque sample for a fictional bank in Canada showing the MICR encoding used
during clearing to route the cheque to the appropriate bank
Cheque clearing (or check clearing in American English) or bank clearance is
the process of moving cash (or its equivalent) from the bank on which a cheque
is drawn to the bank in which it was deposited, usually accompanied by the
movement of the cheque to the paying bank, either in the traditional physical
paper form or digitally under a cheque truncation system. This process is
called the clearing cycle and normally results in a credit to the account at
the bank of deposit, and an equivalent debit to the account at the bank on
which it was drawn, with a corresponding adjustment of accounts of the banks
themselves. If there are not enough funds in the account when the cheque
arrived at the issuing bank, the cheque would be returned as a dishonoured
cheque marked as non-sufficient funds.[1]
https://en.wikipedia.org/wiki/Cheque_clearing
(Message over 64 KB, truncated)
| | 不含病毒。www.avg.com |