https://www.hariansuara.com/news/internasional/14203/pangeran-charles-lakukan-kunjungan-resmi-kerajaan-inggris-pertama-ke-kuba



*Pangeran Charles Lakukan Kunjungan Resmi Kerajaan Inggris Pertama ke Kuba*

Internasional

16 Feb 2019

*hariansuara.com <http://hariansuara.com>*, Jakarta - Pangeran Charles akan
melakukan kunjungan resmi kerajaan Inggris pertama kalinya ke Kuba pada
Maret dalam rangka menandai peningkatan hubungan antara kedua negara.

Pewaris takhta dan istrinya Camilla, Duchess of Cornwall, akan melakukan
kunjungan empat hari ke Kuba selama tur di Karibia, menurut  kediaman resmi
Clarence House. Tur ini akan berakhir pada 29 Maret.

Perjalanan 24-27 Maret di Kuba, atas permintaan pemerintah Inggris dan akan
menyoroti hubungan bilateral Inggris dan hubungan budaya antara kedua
negara.

Kepala negara Inggris, Ratu Elizabeth, yang sekarang berusia 92 tahun,
belum melakukan kunjungan ke luar negeri sejak 2015, yang berarti Charles
dan Camilla akan melakukan banyak kunjungan ke luar negeri.

Pasangan kerajaan juga akan melakukan tur St Lucia, Barbados, St Vincent
dan The Grenadines, St Kitts dan Nevis dan Grenada untuk merayakan hubungan
monarki dengan wilayah tersebut. Kunjungan akan selesai di wilayah luar
negeri Inggris di Kepulauan Cayman.

"Kunjungan sang pangeran akan menyoroti hubungan budaya dan akademik,
hubungan antara orang-orang Inggris dan Kuba dan mengeksplorasi seni,
kewirausahaan kaum muda, pemulihan warisan dan pertanian berkelanjutan,"
kata Clarence House.

Mereka akan menjadi tamu kehormatan pada jamuan makan malam resmi yang
diadakan oleh Presiden Miguel Diaz-Canel, yang menggantikan Raul Castro
pada bulan April tahun lalu.

Kementerian luar negeri Kuba menyambut kedatangan Pangeran Charles di media
sosial. "Anda akan disambut di negara kami," katanya di Twitter.

Seorang juru bicara Kantor Luar Negeri Inggris mengatakan, "Ini adalah
bagian dari pendekatan jangka panjang kami terhadap keterlibatan Kuba dan
dialog terbuka dan jujur tentang isu-isu seperti hak asasi manusia, tetapi
juga keterlibatan terhadap kemajuan dalam hal-hal yang kami minati."(*

Kirim email ke