Kan lucu, isu ini sudah 5-6 bulan merembes kemana-mana tapi Jokowi baru 
bereaksi sekarang. Kalau itu dibilang fitnah lha kok hobi sekali nanggapi 
fitnah. Jawab saja dengan kerja nyata, kalau ada. Pastikan Rakyat mengerti soal 
beli saham Freeport, atau soal food estate yang jutaan hektar misalnya.
Mosok presiden kerjanya nanggapi fitnah dan bikin ilusi melulu (borong sabun, 
keluyuran naik moge, bagi-bagi sertifikat "gratis" dsb). Ada apa. Apa ada salah 
mengerti tentang tugas-tugas kepresidenan? Nanti diuninstall mewek....
--- ilmesengero@... wrote:

Kalau Jokowi mau Ma'ruf diganti oleh Ahok, berarti Jokowi tidak lagi mau 
menjadi presiden untuk kedua kali. MUI dan serdadu lapangannya pun akan 
bersorak-sorak bagaikan halilintar membelah bumi.
On Sat, Feb 16, 2019 at 8:21 PM j.gedearka wrote:
https://pemilu.antaranews.com/berita/798959/jokowi-tidak-mungkin-ahok-gantikan-maruf
 
  
Jokowi: tidak mungkin Ahok gantikan Ma'ruf
16 Februari 2019 16:22   Capres nomor urut 01 Joko Widodo memberikan keterangan 
pers kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (16/2/2019). ANTARA News (Agus Salim) 
 Jangan diganggu dengan fitnah-fitnah seperti itu. Sangat tidak mendidik. Itu 
sangat tidak mendidik
 Jakarta (ANTARA News) - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo membantah 
adanya rencana mengganti pasangannya saat ini KH Ma'ruf Amin dengan Basuki 
Tjahaja Purnama atau Ahok. 
 
 "Tidak mungkinlah," kata Jokowi menanggapi adanya rencana atau skenario itu di 
Istana Kepresidenan Jakarta,  Sabtu. 
 
 Jokowi yang merupakan capres petahana mengatakan saat ini Indonesia baru 
menuju kepada pelaksanaan Pilpres dan Pileg secara bersamaan. 
 
 "Jangan diganggu dengan fitnah-fitnah seperti itu. Sangat tidak mendidik. Itu 
sangat tidak mendidik," katanya. 
 
 Sebelumnya Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma’ruf Amin 
mengadukan sebuah harian ke Dewan Pers atas berita yang berjudul “Ahok Gantikan 
Ma’ruf Amin?”. Berita itu dimuat di koran tersebut pada edisi Rabu, 13 Februari 
2019.
 
 Direktur Hukum dan Advokasi TKN, Ade Irfan Pulungan menyebut berita tersebut 
bermuatan fitnah kepada pasangan calon Jokowi - Ma’ruf..
 
 Ia pun meragukan berita itu karena sumber utamanya berdasarkan pada media 
sosial. “Ini kami anggap sebuah fitnah kepada paslon kami.. Pemilu saja belum 
terjadi dan ini sudah diberitakan,” ucap Ade di Kantor Dewan Pers, Jumat 15 
Februari 2019.
 
 Baca juga: Terkait berita "Ahok Gantikan Ma'ruf Amin?", TKN melaporkan Koran 
Indopos ke Dewan Pers
 
 Baca juga: Ahok dan Muchdi Pr tidak masuk TKN
 
 Baca juga: JK: Ahok jangan bergabung ke TKN Pewarta: Agus Salim
 Editor: Unggul Tri Ratomo
 Copyright © ANTARA 2019

Kirim email ke