Bung Ajeg yb,

Baiklah kalau begitu, dengan adanya kejelasan bung dibawah ini, bahkan dengan ketambahan link (#164921) merujuk pembicaraan tahun 2015 yl, saya coba lanjutkan jalan pemikiran dan penglihatan saya terhadap jalannya diskusi di GELORA45 ini.

Dengan pengertian diantara kita yang tergabung dalam milis GELORA45 yang saya kelola ini, sekalipun banyak yang tidak saya kenal dan ketahui secara pribadi, tetap bisa saya perlakukan sebagai SAHABAT-SAHABAT baik untuk berdiskusi! Masing-masing cukup berkemampuan mengendalikan dan menguasai diri dalam mengajukan pendapat/pemikirannya dalam diskusi secara baik-baik, ... Tanpa harus ada ketentuan resmi yang tertulis. Sebagaimana selama ini, cukup dengan semprit teguran ataupun himbauan menghentikan diskusi yang saya anggap sudah menjurus kebablasan, berkepanjangan atau membosankan saja. Begitulah selama belasan tahun ini, ... hanya terjadi 3 orang terpaksa saya cabut hak bicara atau bersuaranya!

Prinsip yang sudah seharusnya kita pegang bersama adalah: *sepakat untuk TIDAK ada kesepakatan!* Jadi, kita semua harus SEPAKAT dalam diskusi apapun di GELORA45 ini, TIDAK ADA yang bisa dan boleh berusaha keras memaksakan lawan pendapat untuk SEPAKAT dengan pendapat/pandangan kita sendiri! Setelah masing-masing mengajukan pemikiran, pendapatnya dan dirasakan tidak ada kesesuaian yang bisa disepakati, sudah seharusnya diskusi dihentikan, tanpa harus memaki orang untuk mencapai kesepakatan bersama! Masing-masing kita boleh-boleh saja mempertahankan pemikiran, pendapat yang dianggap BENAR itu! Ini pertama;

Kedua, kita semua juga sama-sama sudah tahu dan mengerti betul dalam menyampaikan pemikiran/pendapat sebaiknya dengan utamakan argumentasi yang diikuti data akurat, tanpa harus menyerang pribadi lawan apalagi dengan caci-maki, ...! Inilah cara diskusi-sehat yang sudah seharusnya kita pertahankan bersama di GELORA45 ini!

Terus terang saja, saya selama belasan tahun ini *HANYA* mengenal bung dan juga bung Nesare dan Jonathan *dari tulisan-tuilisan didunia maya saja*. TIDAK mengenal secara pribadi apalagi mengetahui latar belakangnya. Jadi, lebih dahulu mohon maaf kalau sikap dan kebijakan yang saya ambil dirasakan kurang bahkan TIDAK ADIL!

Dari penglihatan saya, lepas dari kesamaan/perbedaan pandangan politik tentunya, sebetulnya cara diskusi bung Nesare lebih mengutamakan argumentasi, bisa memberikan penjelasan secara baik, dan selalu mengejar lawan untuk ajukan argumentasi. Bisa mengangkat masalah yg jadi penekanan dan menuntut diperjelas oleh lawan diskusi. Bahkan saya banyak belajar berbagai masalah dari diskusi yang terjadi. Sekalipun saya pun TIDAK SETUJU dengan cara meng-GOBLOK-GOBLOK an Jonathan! Dan, saya perhatikan ternyata hanya menyasar Jonathan seorang! Atau lolos dari pengamatan saya??? Entah lah diantara mereka berdua yg nampaknya ada ganjelan lama atau bagaimana?! Itulah sebab selama ini saya biarkan saja umpatan itu berlanjut, sampai masalah mereka berdua bisa diselesaikan sendiri saja.

Nah,  itulah sebab saya juga tidak sependapat dengan bung, yg menganggap bung Nesare sama dengan Ngabalin! Sekalipun sama-sama keras dalam mempertahankan dan perjuangkan pemikirannya. Sekali lagi, tentu penilaian terhadap sikap seseorang juga boleh-boleh saja berbeda dengan sudut pandang masing-masing, ...

Salam,

ChanCT


ajeg [email protected] [GELORA45] 於 19/2/2019 1:54 寫道:
Anda berhasil kok. Memang itu yang dimaksud, centeng yang gampang kalap hanya lantaran beda pendapat. Berbeda dianggapnya sebagai kesombongan yang harus dihajar dan dikata-katai seenak bacotnya.Semua lawan bicara dipaksa ngaku salah dan kalah (sambil jongkok menyembah, bwahahaǃ).

BaguslahAnda bisa melihat cara diskusi yang norak seperti itu tidak sehat. Makanya saya tolak permintaan Anda untuk meneladani "cara ngabalin" yang waktu ituAnda bilang sehat. Ini nostalgia saja, bukan untuk dibahas apalagi berlarut-larut sampai goblog he he he

https://groups.yahoo.com/neo/groups/gelora45/conversations/messages/164921


--- SADAR@... wrote:

Tapi, ... bung Ajeg, saya TIDAK BERHASIL menangkap apa artinya "NGABALIN" itu sesungguhnya dan siapa yang bung maksudkan itu? Cari kamus maupun tanya paman google gak ketemu, jadi teringat apa hubungannya atau hendak dikaitkan  dengan seorang ekstrim Ali Ngabalin, yang semula keras MENENTANG Jokowi terakhir ini malah jadi Staf Kepresidenan itu? Kalau melihat beberapa kali Ngabalin dalam diskusi begitu keras nya, akan mudah membuat orang naik emosi bagaimana mungkin bisa diskusi secara sehat, ...! Kenapa bung katakan "cara diskusi-sehat" si ngabalin? Hehehee, ...

ajeg 於 18/2/2019 16:38 寫道:

Kok jadi serius gini? hahaha.....ǃ

Okelah, saya sih senang saja Anda sediakan wadah terbuka untuk berbincang bebas seperti di warung kopi atau tempat kongkow mana pun, siapa saja boleh nimbrung. Tentu yang dimaksud adalah timbrungan yang nyambung. Contoh, di tengahramenya eyel-eyelan soal Goblok di thread Eka Tjipta ini,Anda nimbrung mengusulkan untuk stop ngeyel dan goblok-goblokan. Sekalipun usul inilebih menyangkut cara ketimbang topik yang dibahas tetapi masih nyambung dengan situasi yang berlangsung. Intinya, Anda berharap terjadinya obrolan yang argumentatif terhadap topik, bukan eyel-eyelan mengumbar emosi.

Bagi saya, harapan Anda itu cukup menggelitik, karena duluAnda minta kita semua meneladani cara diskusi si ngabalin yang jago ngeyel mengumbar emosi itu. Nah, itulah yang saya tanyakan ke Anda, Chan, dalam posting #*241262 <https://groups.yahoo.com/neo/groups/gelora45/conversations/messages/241262>* ... (Bukannya Anda minta kita semua meneladani "cara diskusi sehat" si ngabalin itu?).

Lantas, ngapain si ngabalin yang nongol? Cuma buat membanggakan diri bisa menghajar dengan mengumbar emosi gobloknya pula.

Jadi, ngapain dia mentang-mentang begitu, slonong boy nimbrung menyangka dirinya adalah moderator berbobot yang berhak menjawab / menanggapi pertanyaan saya.

Gitu ceritanya soal hak jawab.

--- SADAR@... wrote:

Bung Ajeg yb,

Sebenarnya saja GELORA45 bisa digunakan sebagai wadah untuk berbincang, berdiskusi apa saja secara BEBAS dan BAIK-BAIK. Siapapun boleh-boleh saja ikut nimbrung ajukan pendapat dan pemikirannya, ... bahkan ajukan pendapat terhadap pribadi seseorang, siapapun dia. Hanya saja, dalam mengajukan pendapat sebaiknya juga tidak asal menuduh tanpa ada alasan dan dasar argumentasi, bahkan tetap tidak memberikan penjelasan sekalipun ditanyakan seperti dibawah yang diajukan bung Nesare.

Saya harapkan, bung bisa berikan penjelasan sebaik-baiknya dan cobalah berikan argumentasi sejelas mungkin, ... biar diskusi kita berlangsung secara SEHAT dan BAIK!

Sungguh, saya pun tidak mengerti apa yg dimaksudkan ngabalik itu? Bagaimanapula bisa dikatakan: *"termasuk merampas hak Chan untuk menjawab/nanggapi".* Ko, serius amat? Sedang saya sendiri tidak merasakannya.

Terimakasih atas perhatian yang diberikan, ...!

Salam,
ChanCT


---------- Forwarded message ---------
*From: *ajeg

Itulah, ente serba nggak ngerti dan banyak bingung (pawai tanda tanya di setiap posting) tapi sok merasa berbobot untuk nimbrung sana-sini.

--- nesare1@... wrote:

Pertama ane gak ngerti bal, ngabalik? Bisa dijelaskan artinya?

Kedua skgn ente klaim “ane membanggakan diri sendiri”…..ini juga ane gak tahu konteksnya? Omongan ane yg mana yg ente tarik kesimpulan ane membanggakan diri sendiri itu?

Koq merampas hak bung chan?

Lah orang yg dirampas haknya gak apa2, eh ente yg sewot ya?

Emangnya dimilis ini ane gak boleh nimbrung diskusi dan kasih komentar.

Lucu amat koq ada hak segala?

Kalau ada hak, apakah ada kewajiban juga dimilis ini?

Kalau ada tolong kasih ane apa hak dan kewajiban dalam milis ini?

Hehehehe lucu jadinya ente ini!

Jelas2 ente sentiment sama ane. Gak tahu siapa sumpah serapah duluan, ente langsung mencap ane menghina siGOBLOK. Moso’ ente gak tahu sih? Atau memang pura2 gak mau tahu?

Nesare*
*
*
*
*
*
*From: *ajeg

Nggak usah membanggakan diri sendiri, itu hak orang lain untuk menilai situ patut dibanggakan apa gimana. Terus2an merampas hak orang gitu kan semakin keliatan betapa ngabalinnya ente: "kalo bukan diri sendiri, siapa lagi yang memuji??ǃ"

Karena situ nggak sehat dan nggak punya otak ya wajar jadi perampas hak orang,*termasuk merampas hak Chan untuk menjawab/nanggapi... *

Ngerti bal, ngabalin?


--- nesare1@... wrote:

Sentime nih yeah?!

Koq diskusi sehat yg disemati disini?!

Gak ada yg sehat diskusi sama siGOBLOK koq!

Ane memang menghajar dia koq supaya jangan sombong petentang petenteng!

Apa yg ente bela ttg siGOBLOK?!

Oh ya silahkan ditelusuri yg menyumpah itu dia duluan!

Mulai dari sini dulu sebelum sentimen2an!

Nesare*
*
*
*
*
*
*From:*ajeg

Bukannya Anda minta kita semua meneladani
"cara diskusi sehat" si ngabalin itu?

Bagus kebanyakan peserta milis ini pada nggak sehat
jadi yah tinggal si ngabalin itu yang masih sehat secara
ngabalin.

--- SADAR@... wrote:

Agar DISKUSI di GELORA45 bisa berlangsung sehat dan TIDAK mengganggu banyak pembaca dengan eyel-eyelan ataupun saling menggeloblok-goblokkan yg tidak ada gunanya itu, perkenankanlah saya mengusulkan UTAMAKAN-lah ajukan ARGUMENTASI atau berhenti ngeyel dan dengan jantan akui kesalahan!

Bagi saya yg awam soal perbankan, ... jarang-jarang terima chek apalagi giro, tapi yang saya tahu di HK, .... chek hanya bisa masuk ke account bank kita dan baru bisa diuangkan keesokan hari kerja, ... kecuali besaran duit di chek itu tidak lebih dari simpanan duit kita dibank itu. Jadi, memang yang saya tahu chek tidak bisa diganti duit langsung begitu saja, bersyarat dan hanya di bank bersangkutan. Sedang di bank berbeda harus masuk ke account kita dulu, ...

Nah, bagi Jonathan yag menyatakan sekarang chek bisa diuitkan langsung, tanpa melalui clearing house dulu, ... sebaiknya bisa buktikan dengan data, ...! TIDAK ngeyel terus.

Salam-diskusi,

ChanCT

Sunny ambon 於13/2/2019 1:14 寫道:


*Mengatakan orang goblok, tolol adalah menghina!*

On Tue, Feb 12, 2019 at 6:09 PM nesare wrote:

Heran rajin sekali meme memean begini, sedangkan argumennya gak ada!

bukan GOBLOK dan merasa sbg orang pinter?!

Nesare*
*
****

*From:*Jonathan Goeij



--- nesare1@... wrote:

GOBLOK GOBLOK dasar GOBLOK!!!





---
此電子郵件已由 AVG 檢查病毒。
http://www.avg.com

Kirim email ke